Inflansi Prancis Stabil. EUR/USD Incar 1,3030

   By: Rachmat    view: 1247

Inflasi Prancis dalam 12 bulan stabil di angka 1,0 persen pada Maret 2013. Namun, jika dilihat dari tingkat bulanan naik tajam. Lembaga Statistik Nasional Prancis, Insee mengemukakan, inflasi pada Februari-Maret mencapai 0,8 persen, menandai kenaikan tingkat bulanan 0,3 persen pada Februari.

'Tekanan ke atas terbesar pada perubahan CPI (indeks harga konsumen) Maret, terutama berasal dari lonjakan musiman harga produk yang diproduksi pada akhir penjualan musim dingin dan dari kenaikan musiman harga pangan segar,' kata Insee, seperti dilansir dari Business Times dan sindonews, Kamis (11/4/2013).

Untuk 17 negara anggota zona euro, seluruh staf di Bank Sentral Eropa (ECB) telah meramalkan inflasi rata-rata 1,6 persen tahun ini.

Inflansi Prancis Stabil. EUR/USD Incar


Euro saat ini berkonsolidasi diatas 1.3050 mengikuti pergerakan naik di awal sesi hari Rabu kemarin. Euro saat ini sempat mencapai tingginya sejak 8 Maret di angka 1.3120 di sesi Asia, tetapi gagal mempertahankan level 1.3100, bergerak menuju area 1.3070 di sesi Eropa dan AS.
Euro menutup pergerakan hariannya dengan pergerakan turun dalam 6 sesi sebelumnya saat pasar keuangan didominias oleh aksi risk aversion, tetapi dalam 5 sesi belakangan, Euro bergerak naik 375 pips dari rendahnya di 4 April di 1.2745 ke tingginya saat ini di 1.3120.

Memasuki sesi Eropa, Level kunci EUR/USD berada di 1,3090. Selama harga diperdagangkan dibawah area tersebut, pasangan EUR/USD berpotensi melemah dengan pelemahan menuju area 1,3030.

Dolar AS Mulai Menggeliat Di Sesi Eropa

Dolar AS Mulai Menggeliat Di Sesi Eropa

Memasuki sesi perdagangan Eropa hari ini, para dealer sedang memberikan rekasi terhadap aneka laporan media tentang sinyal yang akan diberikan oleh PM Theresa May dalam pidatonya Selasa besok.
Pesanan Mesin Jepang Terimbas Rencana Cabutnya AS Dari TPP

Pesanan Mesin Jepang Terimbas Rencana Cabutnya AS Dari TPP

Pesanan inti (core orders) jeblok 5.1 persen pada bulan November dibandingkan bulan lalu (MoM). Rencana Trump untuk tarik AS dari anggota TPP ditengarai menjadi penyebabnya.
Terjungkalnya Pound Hebohkan Pasar Forex Awal Pekan

Terjungkalnya Pound Hebohkan Pasar Forex Awal Pekan

Sterling mencuri perhatian pasar yang sebelumnya sibuk memperhatikan Dolar pekan lalu. Theresa May akan berpidato Selasa besok, masih dengan metode "Hard Brexit"-nya.
Retail Sales AS Desember Meningkat Signifikan, Ini Penyebabnya

Retail Sales AS Desember Meningkat Signifikan, Ini Penyebabnya

Retail Sales tumbuh solid di Amerika Serikat pada bulan Desember sebesar 0.6 persen , melewati estimasi ekonom pada jajak pendapat Reuters untuk kenaikan 0.5 persen.
Yellen: Tak Ada Masalah Serius Dalam Ekonomi AS Jangka Pendek

Yellen: Tak Ada Masalah Serius Dalam Ekonomi AS Jangka Pendek

Yellen optimis akan pertumbuhan tenaga kerja, upah, dan inflasi. Ia tidak berkomentar tentang kebijakan maupun pemerintahan AS yang baru. Dolar AS bereaksi sedang.
China Akui Tantangan Perdagangan Di 2017, AUD/USD Bertahan

China Akui Tantangan Perdagangan Di 2017, AUD/USD Bertahan

Departemen Perdagangan China mengakui bahwa sektor perdagangan masih akan rumit dan menantang di tahun 2017. AUD/USD sebagai mata uang proxy bergeming di level tinggi.
Sterling Tertekan Lagi, Masih Dihantui Hard Brexit PM May

Sterling Tertekan Lagi, Masih Dihantui Hard Brexit PM May

Keresahan terhadap Inggris yang akan menggunakan metode "hard exit" dari Uni Eropa, masih menjadi faktor yang dominan bagi pergerakan Pounds Sterling meski Dolar juga loyo.
Dolar Masih Kalem, Sterling Mengerem Penurunan

Dolar Masih Kalem, Sterling Mengerem Penurunan

Dolar AS merosot 0.2 persen ke angka 115.90 dan berlanjut ke 115.36 saat berita ini ditulis. Pergerakan yang terjadi tampak cukup mencolok karena pasar Tokyo tekah aktif.
FOMC November Tak Ubah Kebijakan, Fed Hike Desember Hampir Pasti

FOMC November Tak Ubah Kebijakan, Fed Hike Desember Hampir Pasti

Komite rapat FOMC memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuannya di bulan November ini. Inflasi AS dinilai makin menguat, sehingga pernyataan tentang rendahnya inflasi dalam jangka pendek dihapus.
Dolar AS Berjaya, Keoknya Euro Setelah Kebijakan ECB

Dolar AS Berjaya, Keoknya Euro Setelah Kebijakan ECB

Presiden ECB, Mario Draghi, menekankan bahwa kenaikan inflasi yang dinanti-nantikan Zona Euro berada dalam predikat yang "sangat substansial", sehingga tak ada alasan meyakini tapering stimulus. Euro pun terjerumus.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.