Inflansi Prancis Stabil. EUR/USD Incar 1,3030

   By: Rachmat    view: 1237

Inflasi Prancis dalam 12 bulan stabil di angka 1,0 persen pada Maret 2013. Namun, jika dilihat dari tingkat bulanan naik tajam. Lembaga Statistik Nasional Prancis, Insee mengemukakan, inflasi pada Februari-Maret mencapai 0,8 persen, menandai kenaikan tingkat bulanan 0,3 persen pada Februari.

'Tekanan ke atas terbesar pada perubahan CPI (indeks harga konsumen) Maret, terutama berasal dari lonjakan musiman harga produk yang diproduksi pada akhir penjualan musim dingin dan dari kenaikan musiman harga pangan segar,' kata Insee, seperti dilansir dari Business Times dan sindonews, Kamis (11/4/2013).

Untuk 17 negara anggota zona euro, seluruh staf di Bank Sentral Eropa (ECB) telah meramalkan inflasi rata-rata 1,6 persen tahun ini.

Inflansi Prancis Stabil. EUR/USD Incar


Euro saat ini berkonsolidasi diatas 1.3050 mengikuti pergerakan naik di awal sesi hari Rabu kemarin. Euro saat ini sempat mencapai tingginya sejak 8 Maret di angka 1.3120 di sesi Asia, tetapi gagal mempertahankan level 1.3100, bergerak menuju area 1.3070 di sesi Eropa dan AS.
Euro menutup pergerakan hariannya dengan pergerakan turun dalam 6 sesi sebelumnya saat pasar keuangan didominias oleh aksi risk aversion, tetapi dalam 5 sesi belakangan, Euro bergerak naik 375 pips dari rendahnya di 4 April di 1.2745 ke tingginya saat ini di 1.3120.

Memasuki sesi Eropa, Level kunci EUR/USD berada di 1,3090. Selama harga diperdagangkan dibawah area tersebut, pasangan EUR/USD berpotensi melemah dengan pelemahan menuju area 1,3030.

AUD/USD Tergelincir Meski Kebijakan RBA Sesuai Ekspektasi

AUD/USD Tergelincir Meski Kebijakan RBA Sesuai Ekspektasi

RBA mempertahankan suku bunga di level 1.5 persen. Bank Sentral Australia tersebut juga mencatat bangkitnya inflasi global, tetapi ada hal yang masih perlu diperhatikan.
Euro Stabil Setelah Rebound 1 Persen, Fokus Masih Italia

Euro Stabil Setelah Rebound 1 Persen, Fokus Masih Italia

"Setelah melihat reli kemarin dan mengingat bahwa PM Renzi masih menjabat, maka minim alasan untuk sell Euro dalam waktu dekat," kata analis Mizuho Securities.
Para Pejabat The Fed Cemaskan Risiko Reformasi Pajak Agresif

Para Pejabat The Fed Cemaskan Risiko Reformasi Pajak Agresif

Para pejabat Federal Reserve AS memperingatkan bahwa administrasi kebijakan fiskal harus dirancang secara cerdas dan tidak memperlakukan negara seolah-olah sedang krisis.
Sektor Jasa AS Bulan November Naik Signifikan, Greenback Bergerak Mixed

Sektor Jasa AS Bulan November Naik Signifikan, Greenback Bergerak Mixed

Institute for Supply Management (ISM) melaporkan data sektor Jasa AS selama bulan November melonjak ke 57.2, atau melebihi estimasi ekonom sebelumnya 55.3.
Indeks PMI Jasa Inggris Sangat Memuaskan, GBP/USD Mendaki

Indeks PMI Jasa Inggris Sangat Memuaskan, GBP/USD Mendaki

PMI Jasa Inggris untuk bulan November naik ke angka 55.2 dari 54.5 pada bulan Oktober. GBP/USD mendaki, tapi Pounds terpukul mundur versus Euro.
Pejabat ECB Ini Sebut Referendum Italia Tak Sebanding Dengan Brexit

Pejabat ECB Ini Sebut Referendum Italia Tak Sebanding Dengan Brexit

Pejabat penting ECB, Francois Villeroy de Galhau, tak memungkiri referendum Italia sebabkan ketidakpastian. Namun, ada faktor yang membedakannya dengan Brexit
GBP/USD Naik Setelah Laporan GDP Inggris Estimasi Kedua

GBP/USD Naik Setelah Laporan GDP Inggris Estimasi Kedua

Kenaikan GBP/USD lebih karena pelemahan Dolar akibat aksi profit taking, ketimbang laporan GDP Inggris estimasi kedua.
Poundsterling Merosot Jelang UK Autumn Budget Statement

Poundsterling Merosot Jelang UK Autumn Budget Statement

GBP/USD merosot menjelang UK Autumn Budget Statement yang akan disampaikan oleh Menteri Keuangan Inggris, Philip Hammond, malam nanti.
FOMC November Tak Ubah Kebijakan, Fed Hike Desember Hampir Pasti

FOMC November Tak Ubah Kebijakan, Fed Hike Desember Hampir Pasti

Komite rapat FOMC memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuannya di bulan November ini. Inflasi AS dinilai makin menguat, sehingga pernyataan tentang rendahnya inflasi dalam jangka pendek dihapus.
Dolar AS Berjaya, Keoknya Euro Setelah Kebijakan ECB

Dolar AS Berjaya, Keoknya Euro Setelah Kebijakan ECB

Presiden ECB, Mario Draghi, menekankan bahwa kenaikan inflasi yang dinanti-nantikan Zona Euro berada dalam predikat yang "sangat substansial", sehingga tak ada alasan meyakini tapering stimulus. Euro pun terjerumus.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.