EUR/USD Incar Posisi Bearish

   By: Rachmat    view: 1426

Komentar dari para pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa pada hari Senin menekankan bahwa penurunan inflasi dan buruknya prospek pertumbuhan di zona Eropa menunjukkan bahwa ECB mungkin akan cenderung lebih memangkas tingkat suku bunga kedepannya.

ECB saat ini menetapkan suku bunga di rekor terendah di 0.75 persen di bulan April, namun Presiden ECB Mario Draghi mengatakan setelah pertemuan kebijakan bulanan bahwa bank akan memonitor dengan sangat ketat pada semua data dan berdiri untuk siap bertindak untuk mendorong zona Eropa keluar dari resesi.

EUR/USD Incar Posisi

Euro saat ini diperdagangkan turun sebanyak 8 pips di angka 1.3050, dengan pasangan mata uang tersebut yang tidak banyak memberikan reaksi terhadap rilis dari data HSBC China Manufacturing PMI. Agenda ekonomi Eropa akan banyak mengalami gerakan dari data PMI Jerman dan PMI Eropa.

Level kunci EUR/USD berada di area 1,3085.
Selama harag diperdagangkan sibawah area tersebut, pasangan EUR/USD berpotensi melemah dengan pelemahan menuju area 1,3010.

Housing Starts AS Juli Di Bawah Ekspektasi

Housing Starts AS Juli Di Bawah Ekspektasi

US Commerce Department pada hari Rabu (16/8) mempublikasikan data Pembangunan Rumah bulan Juli yang berada di bawah ekspektasi, disebabkan oleh karena adanya penurunan jumlah konstruksi Single-Family dan Multi-Family House.
Laporan Ketenagakerjaan Inggris Cerah, Sterling Terangkat

Laporan Ketenagakerjaan Inggris Cerah, Sterling Terangkat

Tingkat Pengangguran Inggris melorot ke level terendah sejak tahun 1975, sedangkan pertumbuhan upahnya mengalami peningkatan.
AUD/USD Rebound Abaikan Data Gaji Karyawan Australia

AUD/USD Rebound Abaikan Data Gaji Karyawan Australia

Wage Price Index Australia hanya naik 0.5 persen saja pada April-Juni. Kondisi itu memang sesuai dengan ekspektasi, namun dapat mengancam inflasi Australia ke depan.
Dolar AS Stabil Di Sesi Asia Setelah Timbun Gain

Dolar AS Stabil Di Sesi Asia Setelah Timbun Gain

Notulen rapat The Fed Juli lalu, akan diterbitkan pada malam nanti. Analis tak ekspektasikan akan ada kesan hawkish yang dapat menambah kekuatan Dolar AS.
Retail Sales AS Juli Melonjak, Catat Kenaikan Terbesar 7 Bulan

Retail Sales AS Juli Melonjak, Catat Kenaikan Terbesar 7 Bulan

Penjualan Ritel AS menunjukkan trend Consumer Spending terus membaik dan momentum pertumbuhan ekonomi berlanjut pada kuartal ketiga 2017.
Kim Jong Un Batalkan Serangan Ke Guam, Dolar Terangkat

Kim Jong Un Batalkan Serangan Ke Guam, Dolar Terangkat

Kim Jong Un resmi membatalkan serangan rudal ke Guam yang dijadwalkan pada minggu ini, dengan syarat, tindak-tanduk Washington akan terus diawasi.
Korea Utara Ancam Wilayah AS Di Guam, Yen Meroket

Korea Utara Ancam Wilayah AS Di Guam, Yen Meroket

Korea Utara menyatakan bahwa mereka berencana melakukan uji serangan misil ke teritorial Pasifik AS di Guam. Yen meroket diburu partisipan pasar.
FOMC Juli 2017 Tak Beri Petunjuk Baru

FOMC Juli 2017 Tak Beri Petunjuk Baru

The Fed mempertahankan tingkat suku bunganya di 1.00 persen - 1.25 persen sesuai ekspektasi. Pemangkasan balance sheet akan dilakukan dalam waktu yang "relatif segera".

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.