EUR/USD Incar Posisi Bearish

   By: Rachmat    view: 1400

Komentar dari para pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa pada hari Senin menekankan bahwa penurunan inflasi dan buruknya prospek pertumbuhan di zona Eropa menunjukkan bahwa ECB mungkin akan cenderung lebih memangkas tingkat suku bunga kedepannya.

ECB saat ini menetapkan suku bunga di rekor terendah di 0.75 persen di bulan April, namun Presiden ECB Mario Draghi mengatakan setelah pertemuan kebijakan bulanan bahwa bank akan memonitor dengan sangat ketat pada semua data dan berdiri untuk siap bertindak untuk mendorong zona Eropa keluar dari resesi.

EUR/USD Incar Posisi

Euro saat ini diperdagangkan turun sebanyak 8 pips di angka 1.3050, dengan pasangan mata uang tersebut yang tidak banyak memberikan reaksi terhadap rilis dari data HSBC China Manufacturing PMI. Agenda ekonomi Eropa akan banyak mengalami gerakan dari data PMI Jerman dan PMI Eropa.

Level kunci EUR/USD berada di area 1,3085.
Selama harag diperdagangkan sibawah area tersebut, pasangan EUR/USD berpotensi melemah dengan pelemahan menuju area 1,3010.

New Home Sales AS Dibawah Ekspektasi, Kepercayaan Konsumen Melandai

New Home Sales AS Dibawah Ekspektasi, Kepercayaan Konsumen Melandai

Selama periode bulan Januari lalu penjualan rumah baru di Negeri Paman Sam naik sebanyak 3.7 persen menjadi 555k unit dari periode sebelumnya 535k. Sementara itu ekonom sebelumnya memprediksi New Home Sales Januari akan melonjak 6.3 persen menjadi 570k
Dolar Flat Di Sesi Eropa, Pasca Komentar Mnuchin

Dolar Flat Di Sesi Eropa, Pasca Komentar Mnuchin

Analis mengatakan, berhubung data ekonomi AS masih bagus, maka masih dibutuhkan waktu untuk memastikan bearish Dolar.
Komentar Menteri Keuangan AS Menggugah Dolar

Komentar Menteri Keuangan AS Menggugah Dolar

Mnuchin mengatakan bahwa kabinet pemerintahan Trump ingin agar rencana pemotongan pajak sudah bisa lolos di Kongres setidaknya pada bulan Agustus.
Jobless Claims AS Naik, Rata-Rata 4 Pekan Terendah Sejak 1973

Jobless Claims AS Naik, Rata-Rata 4 Pekan Terendah Sejak 1973

Departement of Labor melaporkan jumlah warga AS yang mengisi formulir atas kehilangan pekerjaan bertambah 244k untuk perhitungan yang berakhir pada tanggal 18 Februari lalu.
Notulen FOMC Tak Beri Dorongan Signifikan, Dolar Melunak

Notulen FOMC Tak Beri Dorongan Signifikan, Dolar Melunak

Secara umum, isi notulen FOMC bulan Februari masih mempertahankan prospek kenaikan suku bunga pada bulan Maret mendatang.
GDP Inggris Q4 Tak Seburuk Perkiraan, GBP/USD Tergelincir

GDP Inggris Q4 Tak Seburuk Perkiraan, GBP/USD Tergelincir

Dalam basis YoY, pertumbuhan Inggris secara aktual lebih rendah daripada estimasi awalnya, dimana kenaikan hanya 2.0 persen dari 2.2 persen. GBP/USD terkonsolidasi.
Akankah Notulen FOMC Februari Bullish-kan Dolar?

Akankah Notulen FOMC Februari Bullish-kan Dolar?

Pernyataan Ketua The Fed dalam testimoninya minggu lalu tidak sewaspada pernyataan pasca FOMC. Karena itulah notulen The Fed menyedot perhatian minggu ini.
Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Greenback tergelincir bersama yield obligasi AS. Menghadapi Yen Jepang, Dolar AS diperdagangkan flat. Gejolak jelang Pemilu Prancis masih pengaruhi EUR/USD.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.