Bank Pertahankan Program Pelonggaran Kuantitatif

   By: Rachmat    view: 742

Share to Whatsapp

Komite Kebijakan Moneter Bank Inggris (MPC) dipimpin Sir Mervyn King hari ini melakukan pertemuan kedua terakhir, sebelum Mark Carney mengambil alih jabatannya sebagai gubernur Bank Sentral Inggris (BoE).

Seperti diketahui, bank memutuskan untuk mempertahankan program pelonggaran kuantitatif (QE) sebesar 375 miliar pounds dan menjaga tingkat dasar suku bunga 0,50 persen dalam 51 bulan berturut-turut.

Angka-angka produk domestik bruto (PDB) terbaru menunjukkan pertumbuhan 0,3 persen secara triwulanan cenderung  mengurangi kepercayaan di antara para pembuat kebijakan bahwa QE lebih diperlukan.

Namun, sebagian besar analis tidak berharap melihat perubahan dalam kebijakan dan percaya tak akan ada perubahan sampai Carney mengambil alih jabatan pada Juli 2013.

"Hal ini mungkin yang paling mungkin, bahwa QE lebih lanjut akan ditunda sampai Mark Carney mengambil alih Gubernur BoJ pada Juli, di saat kami berharap dia akan sangat tertarik untuk segera menyediakan tanda," kata Kepala Ekonom Inggris & Eropa dari IHS Global Insight, Howard Archer, seperti dilansir My Finances dan sindonews, Sabtu (11/5/2013).

"Tampaknya hari ini ada keputusan perubahan dari MPC, pada Bank Rate dan ukuran dari program QE, bahwa komite dianggap sebagai desakan dari Kanselir untuk merangsang ekonomi, bahkan dengan mengorbankan inflasi jika perlu, yang tercermin dalam sikap saat ini, menyusul perpanjangan pendanaan untuk skema pinjaman," ujar Broker hipotek Ray Boulger,  John Charcoal.

Tiga pertemuan terakhir telah melihat suara gubernur saat ini untuk pelonggaran kualitatif 25 miliar pounds. Dia telah bergabung dengan anggota MPC lainnya, Paul Fisher dan David Miles, tapi suara mereka kalah dari seluruh panitia 3-6.

Pertumbuhan GDP AS Suram, Greenback Terjungkal

Pertumbuhan GDP AS Suram, Greenback Terjungkal

Berdasarkan laporan Bureau of Economic Analysis yang merilis data estimasi pertumbuhan GDP AS menunjukan terjadi kemerosotan cukup dalam pada kuartal kedua 2016. Greenback langsung bereaksi pasca data GDP tersebut dimana melemah terhadap sebagian besar major currency pada jumat (29/7)...
Euro Merangkak Naik Lagi Pasca Rilis Data CPI Zona Euro

Euro Merangkak Naik Lagi Pasca Rilis Data CPI Zona Euro

Selama sesi perdagangan Eropa hari Jumat sore hari ini (29/07), Euro mampu merangkak naik kembali terhadap dolar AS seiring dengan positifnya data inflasi di Zona Euro dan tidak adanya perubahan kebijakan dalam rapat FOMC yang terakhir. Dua hal tersebut kemudian membuat greenback sedikit melemah....
GBP/USD Naik Lalu Turun Lagi, Pasar Fokus Kebijakan BoE

GBP/USD Naik Lalu Turun Lagi, Pasar Fokus Kebijakan BoE

Pounds Sterling melangkah turun setelah mendaki sesaat terhadap Dolar AS di hari Jumat (29/Juli) setelah dirilisnya data ekonomi Inggris sore ini. Padahal, Dolar AS sebagai rival Pounds Sterling, tak terlalu berotot pasca kebijakan FOMC Juli. GBP/USD menggapai angka 1.3214 selama sesi perdagangan...
NZD/USD Turuni Puncak; Kepercayaan Bisnis New Zealand Mengendur

NZD/USD Turuni Puncak; Kepercayaan Bisnis New Zealand Mengendur

Kepercayaan Bisnis New Zealand dilaporkan jatuh pada bulan Juli, namun para ekonom ANZ New Zealand menyatakan bahwa kondisi tersebut hanya merupakan kondisi musiman karena konstruksi masih positif dan investasi rumah tinggal mengarah naik. Pada hari Jumat (29/Juli) pagi tadi, Outlook Bisnis ANZ...
BoJ Hanya Tambah Pembelian ETF, USD/JPY Jatuh Tersungkur

BoJ Hanya Tambah Pembelian ETF, USD/JPY Jatuh Tersungkur

Bank Sentral Jepang (BoJ) berjanji untuk meningkatkan jumlah pembelian Equity Traded Funds (ETF) namun tetap mempertahankan tingkat suku bunga dalam level yang stabil, demikian pengumuman kebijakan moneter BoJ setelah rapat dua hari pada hari Jumat (29/Juli) ini. Menjelang kebijakan tersebut,...
Yen Terus Menguat, Analis: Jepang Harus Lupakan Ide Lemahkan Yen

Yen Terus Menguat, Analis: Jepang Harus Lupakan Ide Lemahkan Yen

Yen terus memukul mundur Dolar AS pada sesi perdagangan hari Jumat (29/Juli) ini kendati data-data ekonomi Jepang yang baru saja dirilis tercatat melambat, sembari menanti hasil rapat kebijakan moneter Bank Sentral Jepang (BoJ) yang akan diumumkan hari ini dengan waktu yang tidak dijadwalkan...
FOMC Juli Tak Ubah Kebijakan Namun Sinyalkan Penguatan Ekonomi AS

FOMC Juli Tak Ubah Kebijakan Namun Sinyalkan Penguatan Ekonomi AS

Federal Reserve AS memutuskan untuk tidak mengubah suku bunganya kendati menyebutkan bahwa risiko-risiko yang dihadapi oleh ekonomi AS telah memudar. Pasar tenaga kerja pun dianggap mulai solid sehingga kondisi saat ini terbilang cukup tepat untuk menaikkan tingkat suku bunga. "Risiko-risiko...
CPI Australia Juni Buka Peluang Pemangkasan Suku Bunga RBA

CPI Australia Juni Buka Peluang Pemangkasan Suku Bunga RBA

Inflasi konsumen (CPI) Australia untuk kuartal bulan Juni dilaporkan tumbuh dalam rentang yang paling lemah selama 17 tahun terakhir. Pada hari Rabu (27/Juli) pagi ini, Biro Statistik Australia (ABS) melaporkan data CPI untuk kuartal kedua 2016 naik hanya 0.4 persen, sehingga perubahan inflasi...

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.

Sudahkah Brexit Mempengaruhi Ekonomi Inggris?

  By: A Muttaqiena   View: 512
Sudahkah Brexit Mempengaruhi Ekonomi Inggris?