Bank Pertahankan Program Pelonggaran Kuantitatif

   By: Rachmat    view: 795

Komite Kebijakan Moneter Bank Inggris (MPC) dipimpin Sir Mervyn King hari ini melakukan pertemuan kedua terakhir, sebelum Mark Carney mengambil alih jabatannya sebagai gubernur Bank Sentral Inggris (BoE).

Seperti diketahui, bank memutuskan untuk mempertahankan program pelonggaran kuantitatif (QE) sebesar 375 miliar pounds dan menjaga tingkat dasar suku bunga 0,50 persen dalam 51 bulan berturut-turut.

Angka-angka produk domestik bruto (PDB) terbaru menunjukkan pertumbuhan 0,3 persen secara triwulanan cenderung  mengurangi kepercayaan di antara para pembuat kebijakan bahwa QE lebih diperlukan.

Namun, sebagian besar analis tidak berharap melihat perubahan dalam kebijakan dan percaya tak akan ada perubahan sampai Carney mengambil alih jabatan pada Juli 2013.

"Hal ini mungkin yang paling mungkin, bahwa QE lebih lanjut akan ditunda sampai Mark Carney mengambil alih Gubernur BoJ pada Juli, di saat kami berharap dia akan sangat tertarik untuk segera menyediakan tanda," kata Kepala Ekonom Inggris & Eropa dari IHS Global Insight, Howard Archer, seperti dilansir My Finances dan sindonews, Sabtu (11/5/2013).

"Tampaknya hari ini ada keputusan perubahan dari MPC, pada Bank Rate dan ukuran dari program QE, bahwa komite dianggap sebagai desakan dari Kanselir untuk merangsang ekonomi, bahkan dengan mengorbankan inflasi jika perlu, yang tercermin dalam sikap saat ini, menyusul perpanjangan pendanaan untuk skema pinjaman," ujar Broker hipotek Ray Boulger,  John Charcoal.

Tiga pertemuan terakhir telah melihat suara gubernur saat ini untuk pelonggaran kualitatif 25 miliar pounds. Dia telah bergabung dengan anggota MPC lainnya, Paul Fisher dan David Miles, tapi suara mereka kalah dari seluruh panitia 3-6.

Sterling Terjebak Politik, Dan Undervalued

Sterling Terjebak Politik, Dan Undervalued

Sterling akhir-akir ini telah menjadi mata uang politik, yang ditarik ulur oleh kesepakan Brexit antara UK dan Zona Eropa. Pergerakan Sterling di sinyalemen akan Undervalued. Namun yang mengherankan Sterling masih kuat. Seolah tidak ada masalah dengan situasi pasar.
Barclays Prediksi, Aussie Akan Melemah Di Akhir Tahun

Barclays Prediksi, Aussie Akan Melemah Di Akhir Tahun

Barclays memperbaharui perkiraan pergerakan Dolar Aussie di tahun ini. Bank terbesar yang berbasis di Inggris ini, memperingatkan para klien bahwa lintasan untuk mata uang Aussie akan cenderung lebih rendah.
Brexit : Inggris Harus Bayar Biaya Perpisahan Sebesar 60 Milyar Euro

Brexit : Inggris Harus Bayar Biaya Perpisahan Sebesar 60 Milyar Euro

Para pemimpin kawasan Uni Eropa baru saja merayakan ulang tahun ke-60 organisasi ekonomi dan politik terbesar didunia ini. Di samping itu Pejabat Eropa ini membicarakan RUU denda terhadap Brexit Inggi sebagai biaya perpisahan.
Nilai Tukar Sterling Harus Lebih Murah, Article 50 Akan Di Aktifkan

Nilai Tukar Sterling Harus Lebih Murah, Article 50 Akan Di Aktifkan

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengimplementasikan proses Brexit akan lebih cepat dari sebelumnya, yaitu dua tahun setelah referendum dilakukan. Pekan depan Theresa akan melakukan penandatangan untuk mengaktifkan pasal 50 perjanjian Lisbon.
Durable Goods Orders AS Februari Naik Lewati Estimasi, Dollar Bergerak Variatif

Durable Goods Orders AS Februari Naik Lewati Estimasi, Dollar Bergerak Variatif

Durable Goods Orders naik cukup menyakinkan 1.7 persen selama bulan lalu, lebih baik dibandingkan estimasi ekonom melalui jajak pendapat Reuters untuk kenaikan 1.1 persen. Pesanan barang tahan lama AS selama Februari melanjutkan kembali trend positif setelah naik 2 persen pada bulan Januari lalu.
Kuroda BoJ Tak Berniat Hentikan Stimulus, Yen Flat

Kuroda BoJ Tak Berniat Hentikan Stimulus, Yen Flat

Gubernur BoJ, Haruhiko Kuroda, menepis asumsi pasar yang meyakini bahwa BoJ akan "ikut-ikutan" menghentikan stimulus.
Kenaikan Dolar Rentan, Pasar Nantikan Voting Trumpcare

Kenaikan Dolar Rentan, Pasar Nantikan Voting Trumpcare

Pasar fokus terhadap pemungutan suara di Kongres tentang undang-undang layanan kesehatan AS hari ini. Kenaikan Dolar rapuh karena ada risiko jika usulan Trump ditolak.
PM May Aktifkan Article 50 Tanggal 29 Maret, Sterling Terguling

PM May Aktifkan Article 50 Tanggal 29 Maret, Sterling Terguling

PM Theresa May akan memicu Article 50 pada tanggal 29 Maret minggu depan. Setelah itu, negosiasi dua tahun dengan Uni Eropa (UE) akan resmi dimulai.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.