Bank Pertahankan Program Pelonggaran Kuantitatif

   By: Rachmat    view: 749

Share to Whatsapp

Komite Kebijakan Moneter Bank Inggris (MPC) dipimpin Sir Mervyn King hari ini melakukan pertemuan kedua terakhir, sebelum Mark Carney mengambil alih jabatannya sebagai gubernur Bank Sentral Inggris (BoE).

Seperti diketahui, bank memutuskan untuk mempertahankan program pelonggaran kuantitatif (QE) sebesar 375 miliar pounds dan menjaga tingkat dasar suku bunga 0,50 persen dalam 51 bulan berturut-turut.

Angka-angka produk domestik bruto (PDB) terbaru menunjukkan pertumbuhan 0,3 persen secara triwulanan cenderung  mengurangi kepercayaan di antara para pembuat kebijakan bahwa QE lebih diperlukan.

Namun, sebagian besar analis tidak berharap melihat perubahan dalam kebijakan dan percaya tak akan ada perubahan sampai Carney mengambil alih jabatan pada Juli 2013.

"Hal ini mungkin yang paling mungkin, bahwa QE lebih lanjut akan ditunda sampai Mark Carney mengambil alih Gubernur BoJ pada Juli, di saat kami berharap dia akan sangat tertarik untuk segera menyediakan tanda," kata Kepala Ekonom Inggris & Eropa dari IHS Global Insight, Howard Archer, seperti dilansir My Finances dan sindonews, Sabtu (11/5/2013).

"Tampaknya hari ini ada keputusan perubahan dari MPC, pada Bank Rate dan ukuran dari program QE, bahwa komite dianggap sebagai desakan dari Kanselir untuk merangsang ekonomi, bahkan dengan mengorbankan inflasi jika perlu, yang tercermin dalam sikap saat ini, menyusul perpanjangan pendanaan untuk skema pinjaman," ujar Broker hipotek Ray Boulger,  John Charcoal.

Tiga pertemuan terakhir telah melihat suara gubernur saat ini untuk pelonggaran kualitatif 25 miliar pounds. Dia telah bergabung dengan anggota MPC lainnya, Paul Fisher dan David Miles, tapi suara mereka kalah dari seluruh panitia 3-6.

Mortgage Approval Inggris Mengecewakan, Sterling Melemah

Mortgage Approval Inggris Mengecewakan, Sterling Melemah

Sterling melemah pasca rilis data persetujuan hipotek (mortgage approval) dan data pinjaman (net lending) untuk individu yang menurun dibawah ekspektasi para analis sebelumnya.
Fokus Investor Beralih Ke NFP AS, Dolar Kian Menguat

Fokus Investor Beralih Ke NFP AS, Dolar Kian Menguat

Dolar AS menguat di hari Selasa (30/Agustus) sore ini karena fokus para investor kembali beralih pada data ekonomi AS yang akan dirilis akhir pekan ini. USD/JPY telah menghimpun kenaikan 0.4 persen ke level 102.297 sore ini, sedangkan EUR/USD flat di level rendah 1.1169.
AUD/USD Tergelincir Pasca Data Perijinan Bangunan Australia

AUD/USD Tergelincir Pasca Data Perijinan Bangunan Australia

Perijinan Bangunan Australia melonjak di luar ekspektasi pada bulan Juli dan menjadi indikasi bahwa boom sektor konstruksi masih mungkin terjadi. AUD/USD diperdagangkan sedikit menurun setelah laporan ini, ke anga 0.7567 0.1 persen di bawah posisi sebelumnya.
Penguatan Yen Pasca Data Ketenagakerjaan Jepang Tak Lama

Penguatan Yen Pasca Data Ketenagakerjaan Jepang Tak Lama

Tingkat pengangguran di Jepang merosot hingga di luar ekspektasi pada bulan Juli. Yen sempat menguat terhadap Dolar AS mencapai angka 101.86 namun bergerak naik lagi ke posisi 102.202 karena para investor kembali mengalihkan perhatiannya ke data NFP AS.
EUR/USD Terbenam Masuki Sesi Eropa, Pandangan JP Morgan Tentang ECB

EUR/USD Terbenam Masuki Sesi Eropa, Pandangan JP Morgan Tentang ECB

Meski tak ada jadwal rilis data ekonomi dari Eropa, EUR/USD masih dipengaruhi gerak Greenback yang mencerna komentar hawkish dari Ketua The Fed, Janet Yellen, di Jackson Hole akhir pekan lalu. EUR/USD memantul turun ke level rendah dua minggu di angka 1.1175.
Dolar AS Berusaha Menguat Pasca Komentar Yellen

Dolar AS Berusaha Menguat Pasca Komentar Yellen

Dolar AS mencoba mengumpulkan penguatan di sesi perdagangan Asia, Senin (29/Septembr) pagi ini setelah pernyataan Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, mengemukakan komentar yang bernada optimis terhadap ekonomi AS. Dolar AS menambah kenaikan hingga 0.2 persen menuju angka 102.03 yen.
Pertemuan Jackson Hole : Janet Yellen Tidak Beri Kepastian Rate Hike

Pertemuan Jackson Hole : Janet Yellen Tidak Beri Kepastian Rate Hike

Janet Yellen mengatakan bahwa peluang kenaikan suku bunga makin dekat karena beberapa data ekonomi penting belakangan ini kian mendekati target The Fed. Namun, ia tak menyatakan tepatnya kapan.
Goldman Sachs: 3 Pair Ini Akan Banyak Bereaksi Jika Yellen Kejutkan Pasar Besok

Goldman Sachs: 3 Pair Ini Akan Banyak Bereaksi Jika Yellen Kejutkan Pasar Besok

Goldman Sachs mengatakan bahwa komunikasi The Fed tahun ini cenderung berubah-ubah. Di awal tahun, The Fed menunjukkan sentimen yang sangat hawkish namun pada bulan Juni, justru bersikap sebaliknya. Berikut ini 3 pair yang diperkirakan akan beraksi hebat setelah Jackson Hole besok.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.