4 Inti Kebijakan Moneter ECB Desember 2016

   By: N Sabila    view: 2448

Seputarforex.com - Bank Sentral Eropa (ECB) mengumumkan bahwa mereka akan mengurangi ukuran program pembelian asetnya tahun depan. Namun, programnya diperpanjang untuk sembilan bulan atau lebih, bukan enam bulan seperti yang diekspektasikan pasar. Pelaksanaannya dimulai setelah jadwal berakhirnya pada Maret 2017 mendatang. Berikut ini rangkuman inti kebijakan ECB Kamis (08/Desember) kemarin malam.

mario-draghi-ecb


1. Mengurangi Anggaran QE Tapi Memperpanjang Waktu Pelaksanaannya

ECB mengatakan akan mempertahankan program pelonggaran kuantitatif bulanannya sebanyak 80 miliar euro sampai akhir bulan Maret 2017 seperti yang sudah dijadwalkan. Namun, akan mengurangi jumlahnya menjadi 60 miliar euro mulai April. Program pembelian aset akan dilanjutkan dalam laju 60 miliar euro per bulan hingga Desember 2017 atau lebih sesuai kebutuhan, kata ECB.

Bank sentral tersebut juga mengubah parameter program pembelian obligasinya dengan menghapus batas bawah deposit, mengingat adanya kemungkinan bahwa ECB bisa kehabisan obligasi untuk dibeli.

2. Tak Ada Perubahan Suku Bunga

Untuk suku bunga, ECB tak mengubah level saat ini. Di bawah aturan baru program pembelian aset tersebut, ECB akan bisa membeli obligasi pemerintah yang berimbal hasil lebih kecil daripada rate deposit-nya yang saat ini berada di level minus 0.4 persen. ECB juga akan bisa mulai membeli obligasi pemerintah yang ultra-safe seperti surat utang jangka pendek Jerman.

 

3. Kebijakan Tersebut Bukan 'Tapering'

Meski demikian, Gubernur ECB, Mario Draghi, mengatakan bahwa pemotongan QE menjadi 60 miliar perbulan bukanlah 'tapering'. Tapering bahkan tak didiskusikan dalam rapat kemarin. Keputusan tersebut, kata Draghi, diambil dengan tujuan untuk memastikan bahwa ECB masih eksis di pasar.


4. Proyeksi Pertumbuhan Diekspektasi Lebih Cepat

Untuk perkiraan ekonomi, ECB memperbarui prediksinya, dengan mengekspektasikan pertumbuhan yang sedikit lebih cepat dan inflasi yang lebih tinggi di tahun 2017. Tak lupa, Draghi juga memperingatkan pemerintah negara-negara Zona Euro untuk selalu mendukung kebijakan moneter dengan reformasi struktural di kebijakan fiskal.

GDP AS Kuartal Pertama Direvisi Naik, Dollar Berbalik Menguat

GDP AS Kuartal Pertama Direvisi Naik, Dollar Berbalik Menguat

GDP AS yanga merupakan Second Realease kuartal pertama mencatatkan kenaikan 1.2 persen, melampaui kenaikan 0.7 persen (GDP First Realease), namun rilis data GDP AS malam ini membukukan kinerja lebih lambat.
Williams The Fed Kritik Kebijakan Fiskal AS, Dolar Hentikan Reli

Williams The Fed Kritik Kebijakan Fiskal AS, Dolar Hentikan Reli

Dolar AS tampak urung melanjutkan terhadap mata uang-mata uang mayor sore ini. Williams The Fed belum lihat dampak kebijakan fiskal yang disusun Trump.
Mata Uang Komoditas Terperosok Akibat Keputusan OPEC

Mata Uang Komoditas Terperosok Akibat Keputusan OPEC

AUD/USD merosot nyaris dua persen ke 0.7428, sedangkan USD/CAD membubung ke 1.3492. Kebijakan OPEC di bawah ekspekasi pasar.
Pounds Anjlok Pasca Turunnya GDP Dan Elektabilitas PM May

Pounds Anjlok Pasca Turunnya GDP Dan Elektabilitas PM May

GBP/USD sudah tumbang nyaris 5 persen ke kisaran 1.2882, meningkatkan loss bagi buyer Pounds setelah anjlok 0.3 persen pada hari Kamis.
Pejabat Eropa Dan IMF Gagal Capai Kesepakatan Bailout Yunani

Pejabat Eropa Dan IMF Gagal Capai Kesepakatan Bailout Yunani

Pejabat Eurozone dan IMF gagal mencapai kesepakatan mengenai bantuan utang Yunani. Sementara itu, Pasar tengah menunggu rapat FOMC.
Harker The Fed Masih Yakini Fed Hike Juni

Harker The Fed Masih Yakini Fed Hike Juni

"Saya masih melihat tiga kali kenaikan suku bunga untuk tahun 2017 sebagai kemungkinan yang sesuai," kata Harker.
Data Ekonomi Jerman Dan Zona Euro Langgengkan Bull EUR

Data Ekonomi Jerman Dan Zona Euro Langgengkan Bull EUR

IFO Jerman menyatakan bahwa iklim bisnis negara tersebut naik ke angka 114.6 pada bulan Mei ini, dari 113.0 pada bulan April.
Poundsterling Lanjutkan Loss, Ledakan Bom Di Manchester

Poundsterling Lanjutkan Loss, Ledakan Bom Di Manchester

Poundsterling memperpanjang penurunan di sesi perdagangan Selasa (23/Mei) pagi ini, menyusul ledakan bom dalam konser Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris
Euro Melonjak Pasca Komentar Merkel Mengenai Ekonomi Jerman

Euro Melonjak Pasca Komentar Merkel Mengenai Ekonomi Jerman

Mata uang Euro terlihat kembali meneruskan trend naik sejak awal sesi Eropa tadi sore hingga memasuki sesi New York malam ini setelah komentar Hawkish Kanselir Jerman, Angela Merkel.
Dolar Makin Tersungkur, Trump Terancam Pemakzulan

Dolar Makin Tersungkur, Trump Terancam Pemakzulan

Hampir dipastikan semua rencana ekonomi yang telah disusun oleh presiden AS, Donald Trump akan tertunda. Isu pemakzulan mulai merebak, termasuk dari Partai Republik.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.