4 Inti Kebijakan Moneter ECB Desember 2016

   By: N Sabila    view: 2492

Seputarforex.com - Bank Sentral Eropa (ECB) mengumumkan bahwa mereka akan mengurangi ukuran program pembelian asetnya tahun depan. Namun, programnya diperpanjang untuk sembilan bulan atau lebih, bukan enam bulan seperti yang diekspektasikan pasar. Pelaksanaannya dimulai setelah jadwal berakhirnya pada Maret 2017 mendatang. Berikut ini rangkuman inti kebijakan ECB Kamis (08/Desember) kemarin malam.

mario-draghi-ecb


1. Mengurangi Anggaran QE Tapi Memperpanjang Waktu Pelaksanaannya

ECB mengatakan akan mempertahankan program pelonggaran kuantitatif bulanannya sebanyak 80 miliar euro sampai akhir bulan Maret 2017 seperti yang sudah dijadwalkan. Namun, akan mengurangi jumlahnya menjadi 60 miliar euro mulai April. Program pembelian aset akan dilanjutkan dalam laju 60 miliar euro per bulan hingga Desember 2017 atau lebih sesuai kebutuhan, kata ECB.

Bank sentral tersebut juga mengubah parameter program pembelian obligasinya dengan menghapus batas bawah deposit, mengingat adanya kemungkinan bahwa ECB bisa kehabisan obligasi untuk dibeli.

2. Tak Ada Perubahan Suku Bunga

Untuk suku bunga, ECB tak mengubah level saat ini. Di bawah aturan baru program pembelian aset tersebut, ECB akan bisa membeli obligasi pemerintah yang berimbal hasil lebih kecil daripada rate deposit-nya yang saat ini berada di level minus 0.4 persen. ECB juga akan bisa mulai membeli obligasi pemerintah yang ultra-safe seperti surat utang jangka pendek Jerman.

 

3. Kebijakan Tersebut Bukan 'Tapering'

Meski demikian, Gubernur ECB, Mario Draghi, mengatakan bahwa pemotongan QE menjadi 60 miliar perbulan bukanlah 'tapering'. Tapering bahkan tak didiskusikan dalam rapat kemarin. Keputusan tersebut, kata Draghi, diambil dengan tujuan untuk memastikan bahwa ECB masih eksis di pasar.


4. Proyeksi Pertumbuhan Diekspektasi Lebih Cepat

Untuk perkiraan ekonomi, ECB memperbarui prediksinya, dengan mengekspektasikan pertumbuhan yang sedikit lebih cepat dan inflasi yang lebih tinggi di tahun 2017. Tak lupa, Draghi juga memperingatkan pemerintah negara-negara Zona Euro untuk selalu mendukung kebijakan moneter dengan reformasi struktural di kebijakan fiskal.

Commerzbank: EUR/USD Masih Siap Naik Lagi Sampai 1.20

Commerzbank: EUR/USD Masih Siap Naik Lagi Sampai 1.20

Ancang-ancang tapering oleh European Central Bank (ECB) disinyalir bakal mendorong EUR/USD mencapai 1.20 pada akhir tahun 2017.
AUD/USD Tumbang Pasca Pidato Debelle RBA

AUD/USD Tumbang Pasca Pidato Debelle RBA

Hanya karena bank-bank sentral lain mulai menaikkan suku bunga mereka, bukan berarti suku bunga RBA juga perlu dinaikkan, kata Debelle.
Dolar AS Akhiri Pekan Dengan Penurunan

Dolar AS Akhiri Pekan Dengan Penurunan

Pasca kebijakan ECB, Dolar AS tak sanggup mengungguli pamor Euro. EUR/USD bertengger di level tertinggi sejak Agustus 2015 hingga sesi Asia pagi ini.
Jobless Claims AS Turun, Euro Terangkat Berkat ECB

Jobless Claims AS Turun, Euro Terangkat Berkat ECB

Data Klaim Pengangguran AS yang turun hingga menyentuh level terendah dalam kurun lima bulan, menunjukkan semakin membaiknya kondisi pasar tenaga kerja kuartal kedua 2017.
Pernyataan Menteri Ini Buat Pound Abaikan Penjualan Ritel

Pernyataan Menteri Ini Buat Pound Abaikan Penjualan Ritel

Menteri Perdagangan Inggris, Liam Fox, memberikan komentar di sebuah radio bahwa Inggris tetap dapat selamat meski tanpa kesepakatan perdagangan Brexit.
Euro Bisa Jatuh Jika Kebijakan ECB Tak Hawkish

Euro Bisa Jatuh Jika Kebijakan ECB Tak Hawkish

ECB diekspektasikan akan memberikan penjelasan terkait pernyataan hawkish Mario Draghi bulan lalu. Namun, jika ternyata nanti tak se-hawkish perkiraan, Euro bisa mundur.
EUR/USD Melandai, Nantikan Kebijakan ECB Besok

EUR/USD Melandai, Nantikan Kebijakan ECB Besok

Para pelaku pasar membangun antisipasi menjelang pertemuan ECB besok, khususnya setelah Presiden Mario Draghi melontarkan komentar hawkish di Portugal pada bulan lalu.
Reformasi RUU Layanan Kesehatan Gagal, Dolar Terjungkal

Reformasi RUU Layanan Kesehatan Gagal, Dolar Terjungkal

Ekuitas futures goyah, dolar AS pun dilanda sell-off. Emas kembali menjadi aset menggiurkan menyusul kabar kegagalan dukungan untuk layanan kesehatan (Trumpcare).
Dolar AS Ditumbangkan Testimoni Yellen Dan Rate Hike BoC

Dolar AS Ditumbangkan Testimoni Yellen Dan Rate Hike BoC

Yellen tidak menunjukkan sentimen yang se-hawkish perkiraan pasar. Akibatnya, Dolar AS pun tertendang oleh mata uang-mata uang mayor lainnya.
Inflasi Eropa Juni Sedikit Melambat, Euro Hapus Gain

Inflasi Eropa Juni Sedikit Melambat, Euro Hapus Gain

Kantor Stastistik Uni Eropa memprakirakan inflasi di 19 negara kawasan tumbuh 1.3 persen secara y/y hingga bulan Juni, lebih rendah dari pertumbuhan 1.4 persen y/y hingga bulan Mei lalu.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.