FOMC Desember Mufakat Suku Bunga Naik, Berlanjut Sampai 2018

   By: A Muttaqiena    view: 3277

Seputarforex.com - Para pejabat Federal Reserve sepakat menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke tingkat 0.75% dalam rapat FOMC yang digelar dua hari terakhir, berikut mematok jalur kenaikan lanjutan yang lebih tajam di tahun 2017 dan 2018. Estimasi median dalam proyeksi dot plot menampilkan perkiraan tiga kali kenaikan suku bunga dalam tahun 2017 sebesar masing-masing 25 basis poin --naik dari dua di forecast FOMC September--, disusul tiga kali lagi dengan besaran yang sama di tahun 2018. Ekspektasi inflasi yang telah meningkat dan indikasi penguatan bidang ketenagakerjaan di masa depan berada dibalik keputusan mufakat penuh FED pertama sejak bulan Juli ini.

Janet Yellen

 

Dikarenakan Ekspektasi Peningkatan Inflasi Dan Ketenagakerjaan

Para anggota rapat FOMC menilai pasar tenaga kerja telah terus menguat dan aktivitas ekonomi telah berekspansi dalam laju moderat sejak pertengahan tahun. Kenaikan peluang kerja solid, belanja konsumen naik secara moderat, dan investasi bisnis tetap lemah. Selain itu, dalam pernyataan pasca rapat FOMC Desember, diungkapkan bahwa kebijakan moneter mendukung "sejumlah penguatan kondisi pasar tenaga kerja dan kembalinya inflasi ke 2 persen", dengan menambahkan bahwa kata "sejumlah" dipergunakan karena para anggota FOMC melihat ada sedikit peluang perbaikan outlook ketenagakerjaan. 

Pergeseran ekspektasi inflasi dan ketenagakerjaan menjadi dasar Rate Hike, berikut rencana kenaikan total enam kali lagi di tahun 2017 dan 2018 dalam estimasi median proyeksi dot plot yang digariskan anggota rapat. Namun demikian, proyeksi pertumbuhan, ketenagakerjaan, dan inflasi hanya berubah sedikit. GDP diperkirakan akan tumbuh 2.1% di tahun 2017, naik tipis dari forecast 2 persen sebelumnya. Sedangkan outlook ketenagakerjaan diperkirakan turun ke 4.5% dari saat ini 4.6%.

 

Menolak Spekulasi Tentang Rezim Trump

Terkait dengan bagaimana FED akan merespon transisi ke pemerintahan baru tahun depan; dalam sesi tanya jawab pasca rapat, ketua FED Janet Yellen menyatakan menolak berspekulasi sebelum mendapatkan kepastian tentang detail tertentu. Walaupun, ia mengakui bahwa menajamnya estimasi median pada proyeksi dot plot bisa jadi dipengaruhi oleh antisipasi sejumlah anggota FOMC terkait prediksi perubahan arah kebijakan fiskal.

Ekonomi kemungkinan akan terus bertumbuh dengan baik. Namun demikian, Yellen meyakini perusahaan-perusahaan akan memangkas lowongan kerja karena adanya perubahan teknologi, serta meminta pemerintah AS untuk memperhatikan pula kecenderungan tersebut dalam pembuatan kebijakan ke depan.

 

Dolar Meroket

Walaupun kenaikan sebesar 25 basis poin sudah diperkirakan, tetapi proyeksi tiga kali Rate Hike susulan di tahun 2017 dipandang lebih hawkish dari apa yang telah diperhitungkan pasar sebelumnya. Indeks Dolar pun melonjak hingga mencapai level tertinggi 13 tahun di angka 102.270 saat berita ini diangkat. Seusai pengumuman dini hari tadi (15/12), EUR/USD bergerak untuk menguji level 1.0500, sedangkan USD/JPY meloncat sekitar 150 pips ke atas kisaran 117.00 untuk pertama kalinya sejak bulan Januari. Indeks saham Wall Street melorot, sementara yield obligasi AS kembali terbang ke atas ambang 2.5% hingga kini telah mencapai 2.584%.

Rapat kebijakan FED berikutnya akan digelar pada 31 Januari dan 1 Februari di Washington, tetapi takkan disertai dengan proyeksi ekonomi maupun konferensi pers. Pertemuan FOMC yang diiringi konferensi pers baru bakal diadakan lagi tanggal 14-15 Maret 2017.

Pemilu Prancis : Emmanuel Macron Diprediksi Menang, Investor Masih Berhati-Hati

Pemilu Prancis : Emmanuel Macron Diprediksi Menang, Investor Masih Berhati-Hati

Survei memposisikan, Emmanuel Macron, mendapat suara terbanyak diputaran pertama. Investor masih menunggu hasil keputusan penghituangan suara.
EUR/USD Sedikit Menurun Namun Masih Di Level Tinggi

EUR/USD Sedikit Menurun Namun Masih Di Level Tinggi

EUR/USD diperdagangkan turun ke angka 1.0701, setelah melonjak ke kisaran 1.0777 kemarin sore.
NZD/USD Merosot Dari Puncak, Pasca Data Kepercayaan Konsumen

NZD/USD Merosot Dari Puncak, Pasca Data Kepercayaan Konsumen

Indeks Kepercayaan Konsumen versi ANZ-Roy Morgan tercatat menurun ke angka 121.7 dari 125.2 pada bulan Maret, masih di atas rata-rata 118.
Pemilu Prancis: Insiden Penembakan Terjadi, Euro Bisa Melemah

Pemilu Prancis: Insiden Penembakan Terjadi, Euro Bisa Melemah

Jelang pemilu Prancis, insiden penembakan terjadi. Calon Presiden Francois Fillon, membatalkan jadwal kampanye di pegunungan Alpen.
Fed Kaplan: Tiga Kali Rate Hike Tahun 2017 Masih Memungkinkan

Fed Kaplan: Tiga Kali Rate Hike Tahun 2017 Masih Memungkinkan

Presiden Federal Reserve Dallas, Robert Kaplan melontarkan sebuah pernyataan bahwa kenaikan suku bunga acuan The Fed bisa tiga kali sepanjang tahun 2017.
Euro Tiba-Tiba Melonjak Di Sesi Eropa, Ini Sebabnya

Euro Tiba-Tiba Melonjak Di Sesi Eropa, Ini Sebabnya

Perhitungan dari lembaga survei Prancis terbaru menyebutkan bahwa Emmanuel Macron, unggul dan berpeluang memenangi pemilu presiden Prancis tahun ini.
Ahok Kalah, Rupiah Melemah

Ahok Kalah, Rupiah Melemah

Rupiah jeblok dan menjadi mata uang Asia berperforma terburuk siang ini setelah hasil quick count menyatakan kekalahan Ahok terhadap Anies Baswedan.
Misterius: PM May Akan Pidato Mendadak, Sterling Terjungkal

Misterius: PM May Akan Pidato Mendadak, Sterling Terjungkal

PM Inggris Theresa May mendadak mengumumkan bahwa dirinya akan menyampaikan pernyataan di Downing Street pada sekitar pukul 18.15 WIB.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.