Pernyataan PM May Runtuhkan Pound Sterling

   By: A Muttaqiena    view: 2841   Berita Forex

Seputarforex.com - Perdana Menteri Inggris, Theresa May, menyatakan kesediaannya untuk melakukan apa saja demi mendapatkan kembali kendali atas aturan-aturan di bidang imigrasi, meski harus memutus akses sepenuhnya dari pasar tunggal Uni Eropa. Sebagai akibat dari pernyataan yang disampaikan pada Sky News tersebut, hari Senin ini (9/1) Pound Sterling ambruk ke level terendah dalam 10 pekan.

 

Pernyataan PM May Runtuhkan Sterling

 

Transkrip interview PM May dengan Sky News yang dikutip oleh Bloomberg diantaranya berisikan pernyataan bahwa meninggalkan Uni Eropa adalah tentang "mendapatkan hubungan yang tepat, bukan menyimpan bagian kecil dari keanggotaan."

Lebih tegas lagi, May mengatakan, "Kita meninggalkannya. Kita keluar. Kita takkan menjadi anggota Uni Eropa lagi, jadi pertanyaannya adalah hubungan apa yang tepat bagi Inggris untuk dimiliki bersama dengan Uni Eropa ketika kita berada di luar. Kita akan bisa mendapatkan kendali atas perbatasan kita, kendali atas undang-undang kita, tetapi kita masih menginginkan kesepakatan terbaik yang mungkin didapatkan agar perusahaan-perusahaan Inggris bisa berdagang ke dan di dalam Uni Eropa, dan (agar) perusahaan-perusahaan Eropa bisa beroperasi dan berdagang di Inggris."

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa dengan kian mendekatnya deadline 31 Maret 2017, momen saat ia berjanji akan memicu proses Brexit secara resmi dengan mengajukan Article 50 dari Pakta Lisbon, PM May mengambil sikap condong pada "hard brexit". Ia siap mempertaruhkan hubungan dagang Inggris dengan pasar terbesarnya demi mendapatkan kembali kedaulatan negeri.

Merespon ditayangkannya wawancara PM May ini, sepanjang sesi Asia hingga memasuki sesi London hari Senin ini GBP/USD anjlok sampai menyentuh 1.2178. Demikian pula EUR/GBP melonjak ke 0.8649, tertinggi sejak akhir Desember. Pound Sterling juga luluh versus Yen, dengan GBP/JPY terpuruk di 142.89 saat berita ini diterbitkan. 

Terlepas dari maju-mundur proses Brexit, data ekonomi Inggris konsisten mencatat pencapaian lebih baik dibanding perkiraan. Indeks Harga Perumahan Halifax bulan Desember, yang baru beberapa menit lalu dipublikasikan, menunjukkan peningkatan sebesar 1.7% MoM; mengungguli ekspektasi 0.2% maupun kenaikan periode sebelumnya yang sebesar 0.6%. Dalam basis tahunan, Indeks Harga Perumahan pun meningkat 6.5%, lebih tinggi dibanding forecast maupun data periode November.

277061

Breaking News: Anggaran Gagal Disepakati, Pemerintah AS Shutdown Lagi Breaking News: Anggaran Gagal Disepakati, Pemerintah AS Shutdown Lagi
By A Muttaqiena, 20 Jan 2018, In Berita Forex, View 853
Senat AS tak mampu mencapai kesepakatan terkait anggaran belanja pemerintah AS, sehingga Government Shutdown benar-benar terjadi mulai Sabtu ini hingga waktu yang belum diketahui.
Penjualan Ritel Inggris Buruk, Pounds Kukuh Di Level Tinggi Penjualan Ritel Inggris Buruk, Pounds Kukuh Di Level Tinggi
By A Muttaqiena, 19 Jan 2018, In Berita Forex, View 295
Sejumlah analis menyarankan untuk mengabaikan data Penjualan Ritel Inggris kali ini, karena penurunan tersebut dianggap wajar.
Housing Starts AS Desember Merosot, Jobless Claims Sentuh Low 45 Tahun Housing Starts AS Desember Merosot, Jobless Claims Sentuh Low 45 Tahun
By Pandawa, 18 Jan 2018, In Berita Forex, View 505
Pembangunan rumah di AS untuk periode Desember turun hingga mencatatkan penurunan terbesar dalam kurun waktu satu tahun.
UU Brexit Dapat Angin Segar, Sterling Tembus 1.3850 Versus Dolar UU Brexit Dapat Angin Segar, Sterling Tembus 1.3850 Versus Dolar
By A Muttaqiena, 18 Jan 2018, In Berita Forex, View 727
Poundsterling tembus ke level tertinggi sejak pertengahan tahun 2016 terhadap Dolar AS, seusai pengesahan legislasi Brexit tahap pertama di Parlemen.
Dolar AS Defensif Di Tengah Risiko Government Shutdown Dolar AS Defensif Di Tengah Risiko Government Shutdown
By A Muttaqiena, 17 Jan 2018, In Berita Forex, View 877
Indeks Dolar AS berupaya merangkak naik lagi di sesi Eropa hari Rabu ini (17/Januari), sedikit di atas level terendah tiga tahunnya.
Wapres ECB Khawatir Apresiasi Euro, Ingin Pertahankan QE Wapres ECB Khawatir Apresiasi Euro, Ingin Pertahankan QE
By A Muttaqiena, 17 Jan 2018, In Berita Forex, View 505
Vitor Constancio, Wakil Presiden ECB, khawatir Euro tidak selaras dengan fundamental ekonomi dan menyarankan agar ECB tak buru-buru merubah kebijakan.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 749
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
PM Inggris Akan Reshuffle Kabinet, Singkirkan Pimpinan Partai PM Inggris Akan Reshuffle Kabinet, Singkirkan Pimpinan Partai
By A Muttaqiena, 8 Jan 2018, In Berita Forex, View 482
Menghadapi krisis terkait proposal UU Brexit dan terhambatnya kerja kabinet, PM Theresa May dikabarkan akan melakukan reshuffle besar-besaran dalam pekan ini.
NFP Desember Mengecewakan, Dolar AS Berakhir Mixed NFP Desember Mengecewakan, Dolar AS Berakhir Mixed
By A Muttaqiena, 6 Jan 2018, In Berita Forex, View 656
Dolar AS berbalik menguat terhadap sebagian mata uang mayor pasca rilis NFP Desember, tetapi apreasiasinya dibatasi oleh reli bullish Dolar Kanada.
Poundsterling Melompat Meski Tanpa Rilis Data High Impact Poundsterling Melompat Meski Tanpa Rilis Data High Impact
By N Sabila, 21 Dec 2017, In Berita Forex, View 571
Menurut analisis teknikal dari Karen Jones di Commerzbank, GBP/USD pada dasarnya sedang berjuang untuk bertahan naik.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.

SHARE:

SHARE:

 

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.