Greenback Solid Menjelang Pidato Trump

   By: Pandawa    view: 1361

Seputarforex.com - Mata uang dollar AS pada awal sesi New York hari Selasa (10/1) akhirnya memangkas pelemahannya yang sudah terjadi sejak sesi Asia, sebagai gambaran kekhawatiran pelaku pasar menjelang diadakannya konferensi pers pertama Presiden terpilih Donald Trump yang akan berlangsung Rabu besok.

 

Greenback Solid Menjelang Pidato Trump

 

Performa Greenback awal pekan ini tidak begitu menggembirakan; sempat melemah hingga lebih dari 1 persen terhadap beberapa mata uang utama. Penguatan dollar AS seperti yang terlihat pada malam ini sebenarnya disebabkan oleh karena banyak investor khawatir terhadap Donald Trump yang kerap kali mengeluarkan penyataan "kontroversial". Hal itu diyakini bisa menguncang pasar modal, sehingga investor lebih memilih menutup posisi pada market.

Pernyataan lain dikemukakan oleh Niels Christensen selaku pakar mata uang di Nordea, sebuah lembaga finansial yang berbasis di Copenhagen, "Trump bisa saja akan membuat penyataan banyak ataupun sedikit pada Konferensi nanti, namun saya pikir Trump akan berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan karena (penyataannya) sudah diarahkan”.

Perlu diketahui juga bahwa, Index Dollar AS telah naik sebanyak 4 persen setelah pidato kemenangan Trump November lalu. Investor optimis dengan program fiskal yang dicanangkan pada masa pemerintahan Trump akan mendorong pertumbuhan tingkat Inflasi, peluasan pembangunan infrastruktur dan menurunkan pajak.

Saat berita ini diturunkan, pada pukul 21:40 WIB pengerakan Dollar AS cenderung solid terhadap sebagian besar major currency. EUR/USD berada di level 1.0587, sedangkan GBP/USD tetap berada di level rendah pasca pernyataan Theresa May tentang proses Brexit dan diperdagangkan pada harga 1.2167. 

Nilai Tukar Rupiah Stabil, Sentimen Positif

Nilai Tukar Rupiah Stabil, Sentimen Positif

Nilai tukar Rupiah mencapai Rp13.343 per Dolar AS, 4 poin lebih kuat daripada sebelumnya. Pergerakannya cenderung stabil di tengah positifnya harga komoditas.
Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Greenback tergelincir bersama yield obligasi AS. Menghadapi Yen Jepang, Dolar AS diperdagangkan flat. Gejolak jelang Pemilu Prancis masih pengaruhi EUR/USD.
Mester The Fed Yakin Ekonomi AS Tangguh, Dolar Bangkit

Mester The Fed Yakin Ekonomi AS Tangguh, Dolar Bangkit

Loretta Mester, Presiden The Fed untuk wilayah Cleveland, mengatakan bahwa ekonomi AS telah cukup mantap. Ia lebih nyaman jika suku bunga The Fed naik secepatnya.
Yen Ditekan Pelebaran Defisit Neraca Perdagangan Jepang

Yen Ditekan Pelebaran Defisit Neraca Perdagangan Jepang

Impor Jepang membengkak karena kenaikan harga minyak untuk pertama kalinya sejak Desember 2014 menyusul kesepakatan OPEC untuk memangkas produksinya.
Pasar Cerna Kebijakan, Lompatan Dolar Terhalang

Pasar Cerna Kebijakan, Lompatan Dolar Terhalang

"Semburan reli Dolar terjadi pada minggu ini, tetapi tampaknya kurang meyakinkan. Lihat saja USD/JPY yang urung menyentuh ambang level 115.00," kata Ahli Strategi Forex.
Jobless Claims AS Rendah, Full Employment Semakin Dekat

Jobless Claims AS Rendah, Full Employment Semakin Dekat

Jumlah warga AS yang mengajukan klaim atas kehilangan pekerjaan untuk perhitungan yang berakhir pada 11 Februari bertambah sebanyak 239k.
Pasar Makin Yakin Fed Hike Maret, Hawkish-nya Pejabat The Fed

Pasar Makin Yakin Fed Hike Maret, Hawkish-nya Pejabat The Fed

Para trader derivatif memasang kemungkinan 42 persen akan Fed Hike dalam rapat FOMC tanggal 14-15 Maret mendatang. Naik dari persentase sebelumnya sebanyak 24 persen.
Tak Ada Info Baru Dari Testimoni Yellen Hari Kedua, Dolar Rehat

Tak Ada Info Baru Dari Testimoni Yellen Hari Kedua, Dolar Rehat

Data ekonomi AS yang dilaporkan mengalami peningkatan, kian menguatkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.