Greenback Solid Menjelang Pidato Trump

   By: Pandawa    view: 1443

Seputarforex.com - Mata uang dollar AS pada awal sesi New York hari Selasa (10/1) akhirnya memangkas pelemahannya yang sudah terjadi sejak sesi Asia, sebagai gambaran kekhawatiran pelaku pasar menjelang diadakannya konferensi pers pertama Presiden terpilih Donald Trump yang akan berlangsung Rabu besok.

 

Greenback Solid Menjelang Pidato Trump

 

Performa Greenback awal pekan ini tidak begitu menggembirakan; sempat melemah hingga lebih dari 1 persen terhadap beberapa mata uang utama. Penguatan dollar AS seperti yang terlihat pada malam ini sebenarnya disebabkan oleh karena banyak investor khawatir terhadap Donald Trump yang kerap kali mengeluarkan penyataan "kontroversial". Hal itu diyakini bisa menguncang pasar modal, sehingga investor lebih memilih menutup posisi pada market.

Pernyataan lain dikemukakan oleh Niels Christensen selaku pakar mata uang di Nordea, sebuah lembaga finansial yang berbasis di Copenhagen, "Trump bisa saja akan membuat penyataan banyak ataupun sedikit pada Konferensi nanti, namun saya pikir Trump akan berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan karena (penyataannya) sudah diarahkan”.

Perlu diketahui juga bahwa, Index Dollar AS telah naik sebanyak 4 persen setelah pidato kemenangan Trump November lalu. Investor optimis dengan program fiskal yang dicanangkan pada masa pemerintahan Trump akan mendorong pertumbuhan tingkat Inflasi, peluasan pembangunan infrastruktur dan menurunkan pajak.

Saat berita ini diturunkan, pada pukul 21:40 WIB pengerakan Dollar AS cenderung solid terhadap sebagian besar major currency. EUR/USD berada di level 1.0587, sedangkan GBP/USD tetap berada di level rendah pasca pernyataan Theresa May tentang proses Brexit dan diperdagangkan pada harga 1.2167. 

Ekspektasi Ekonomi Membaik, Sentimen Konsumen AS Agustus Melonjak

Ekspektasi Ekonomi Membaik, Sentimen Konsumen AS Agustus Melonjak

Indeks Consumer Sentiment AS bulan Agustus naik menjadi 97.6 (forecast 94.0) atau lebih dari dibandingkan bulan Juli yang berada pada level 93.4.
Minat Safe Haven Naik, Keresahan Di White House Masih Tekan Dolar

Minat Safe Haven Naik, Keresahan Di White House Masih Tekan Dolar

Serangan teror di Barcelona mendorong investor menghindari aset berisiko termasuk Dolar AS, sementara Euro terkekang oleh notulen rapat ECB terbaru.
Klaim Pengangguran AS Kembali Dekati Low 7 Bulan

Klaim Pengangguran AS Kembali Dekati Low 7 Bulan

Jumlah warga AS yang mengajukan klaim pengangguran turun mendekati level terendah 7 bulan sepanjang pekan lalu, berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Departemen Tenaga Kerja.
Poundsterling Bergerak Mixed Setelah Data Penjualan Ritel Inggris

Poundsterling Bergerak Mixed Setelah Data Penjualan Ritel Inggris

ONS melaporkan bahwa volume Penjualan Ritel Inggris tumbuh 0.3 persen (MoM) pada bulan Juli, sedikit di atas perkiraan para ekonom yang dipatok pada 0.2 persen.
Dolar AS Tergencet Rilis Notulen FOMC Dan Politik Trump

Dolar AS Tergencet Rilis Notulen FOMC Dan Politik Trump

Para anggota rapat FOMC mengkhawatirkan lemahnya inflasi AS. Selain itu, Trump membubarkan dua dewan Penasihat Bisnis AS pasca peristiwa berdarah di Virginia.
Housing Starts AS Juli Di Bawah Ekspektasi

Housing Starts AS Juli Di Bawah Ekspektasi

Data Pembangunan Rumah bulan Juli berada di bawah ekspektasi karena adanya penurunan jumlah konstruksi Single-Family dan Multi-Family House.
Korea Utara Ancam Wilayah AS Di Guam, Yen Meroket

Korea Utara Ancam Wilayah AS Di Guam, Yen Meroket

Korea Utara menyatakan bahwa mereka berencana melakukan uji serangan misil ke teritorial Pasifik AS di Guam. Yen meroket diburu partisipan pasar.
FOMC Juli 2017 Tak Beri Petunjuk Baru

FOMC Juli 2017 Tak Beri Petunjuk Baru

The Fed mempertahankan tingkat suku bunganya di 1.00 persen - 1.25 persen sesuai ekspektasi. Pemangkasan balance sheet akan dilakukan dalam waktu yang "relatif segera".

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.