USD/JPY Menanjak, Waspadai Pidato Trump Tentang China

   By: N Sabila    view: 1507

Seputarforex.com - Dolar AS mengalami kenaikan terhadap Yen di sesi perdagangan Asia Rabu (11/Jan) pagi ini menjelang konferensi pers resmi Presiden AS terpilih, Donald Trump, yang diantisipasi oleh pasar. USD/JPY naik 0.15 persen, diperdagangkan di harga 116.133 saat berita ini ditulis.

donald-trump

"Dolar ambil ancang-ancang untuk melanjutkan reli (setelah terpilihnya) Trump apabila ia menyediakan (rincian) rencana stimulus secara spesifik, khususnya yang berhubungan dengan pemotongan pajak," kata Junichi Ishikawa, Ahli Strategi Forex Senior di IG Securities Tokyo yang dikutip oleh Reuters. "Di sisi lain, pasar juga fokus pada potensi faktor risiko, seperti kebijakan Trump terhadap China. Kondisi ini dapat membuat Dolar merosot terhadap Yen."

Sementara itu, Analis BK Asset Management, Kathy Lien, kemarin memprediksi bahwa uptrend masih bisa terbentuk selama USD/JPY masih beredar di atas 113. Berdasarkan analisis itu, Lien mengekspektasikan para buyer untuk membeli di kisaran 115 khususnya jika kondisi fundamental terus mendukung reli Greenback.


Sebelum Trump Dilantik, Ketidakpastian Masih Besar

Dalam dua bulan ini, beredar ekspektasi bahwa kebijakan Trump akan membangkitkan pengukuran stimulus ekonomi, karena dilatarbelakangi oleh belanja fiskal yang diperbesar.

Meski demikian, pejabat The Fed memperingatkan bahwa pasar tak seharusnya terlalu memasang spekulasi mengenai kebijakan Trump, karena sebelum presiden baru tersebut memberikan pidato resmi, perubahan masih mungkin terjadi. Dennis Lockhart, Presiden The Fed untuk wilayah Atlanta, menyoroti Donald Trump dalam pidatonya akhir pekan lalu. Lockhart mengatakan bahwa terlalu dini untuk mempertimbangkan kebijakan Trump sementara presiden AS terpilih tersebut belum dilantik.

Poundsterling Terpukul Isu Referendum Skotlandia Kedua

Poundsterling Terpukul Isu Referendum Skotlandia Kedua

Laporan dari Times of London menunjukkan bahwa May sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi referendum Skotlandia kedua. Poundsterling ramai-ramai dijual.
New Home Sales AS Di Bawah Ekspektasi, Kepercayaan Konsumen Melandai

New Home Sales AS Di Bawah Ekspektasi, Kepercayaan Konsumen Melandai

Melambatnya performa New Home Sales Januari kemungkinan besar disebabkan oleh karena bencana banjir yang menimpa California.
Dolar Flat Di Sesi Eropa, Pasca Komentar Mnuchin

Dolar Flat Di Sesi Eropa, Pasca Komentar Mnuchin

Analis mengatakan, berhubung data ekonomi AS masih bagus, maka masih dibutuhkan waktu untuk memastikan bearish Dolar.
Komentar Menteri Keuangan AS Menggugah Dolar

Komentar Menteri Keuangan AS Menggugah Dolar

Mnuchin mengatakan bahwa kabinet pemerintahan Trump ingin agar rencana pemotongan pajak sudah bisa lolos di Kongres setidaknya pada bulan Agustus.
Jobless Claims AS Naik, Rata-Rata 4 Pekan Terendah Sejak 1973

Jobless Claims AS Naik, Rata-Rata 4 Pekan Terendah Sejak 1973

Departement of Labor melaporkan jumlah warga AS yang mengisi formulir atas kehilangan pekerjaan bertambah 244k untuk perhitungan yang berakhir pada tanggal 18 Februari lalu.
Notulen FOMC Tak Beri Dorongan Signifikan, Dolar Melunak

Notulen FOMC Tak Beri Dorongan Signifikan, Dolar Melunak

Secara umum, isi notulen FOMC bulan Februari masih mempertahankan prospek kenaikan suku bunga pada bulan Maret mendatang.
GDP Inggris Q4 Tak Seburuk Perkiraan, GBP/USD Tergelincir

GDP Inggris Q4 Tak Seburuk Perkiraan, GBP/USD Tergelincir

Dalam basis YoY, pertumbuhan Inggris secara aktual lebih rendah daripada estimasi awalnya, dimana kenaikan hanya 2.0 persen dari 2.2 persen. GBP/USD terkonsolidasi.
Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Greenback tergelincir bersama yield obligasi AS. Menghadapi Yen Jepang, Dolar AS diperdagangkan flat. Gejolak jelang Pemilu Prancis masih pengaruhi EUR/USD.
Aussie Dapat Asupan Dari GDP China Dan Lemahnya Greenback

Aussie Dapat Asupan Dari GDP China Dan Lemahnya Greenback

Meningkatnya GDP China sebagai negara partner perdagangan utama bagi Australia, menjadi dorongan naik bagi AUD/USD. Selain itu, Dolar AS sedang mundur jelang inaugurasi.
China Akui Tantangan Perdagangan Di 2017, AUD/USD Bertahan

China Akui Tantangan Perdagangan Di 2017, AUD/USD Bertahan

Departemen Perdagangan China mengakui bahwa sektor perdagangan masih akan rumit dan menantang di tahun 2017. AUD/USD sebagai mata uang proxy bergeming di level tinggi.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.