Antisipasi Konferensi Pers Trump, Dolar Naik

   By: N Sabila    view: 1629

Seputarforex.com - Dolar AS merangkak naik terhadap mata uang-mata uang mayor pada hari Rabu (11/Jan) siang ini, menjelang konferensi pers Presiden AS terpilih, Donald Trump. Pasar mengharapkan Trump akan menguraikan secara lebih rinci rencana-rencananya dalam bidang ekonomi.

dolar-as


Sesi Tokyo Sepi Karena Pasar Antisipasi

Indeks Dolar naik 0.2 persen ke angka 102.18. EUR/USD menurun 0.1 persen ke angka 1.0545 setelah menghapus level tinggi 10 hari di angka 1.0628 di sesi perdagangan malam tadi. Terhadap Yen Jepang, Dolar menguat 0.3 persen ke angka 116.100 yen. Sebelumnya, Dolar AS mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut terhadap mata uang Jepang tersebut.

"Saya tak menyangka sesi perdagangan Tokyo selengang ini," kata Masashi Murata, Ahli Forex Senior di Brown Brothers Harriman Tokyo. "Hal ini merefleksikan level kewaspadaan yang wajar di pasar menjelang penampilan Trump di hadapan publik,"

Dua bulan lalu, Donald Trump terpilih menjadi presiden AS. Pasar mengekspektasikan rancangan kebijakan-kebijakan Trump bisa membangkitkan stimulus ekonomi sehubungan dengan belanja fiskal yang akan digalakkannya. Yield obligasi AS pun memasuki level yang belum pernah terlihat sejak tahun 2014. Dari latar belakang itulah, pasar saat ini antusias untuk membuktikan apakah Trump akan benar-benar mewujudkan janji-janji kampanyenya.

Selain itu, menurut Junichi Ishikawa, Ahli Strategi Forex dari IG Securities yang diwawancarai oleh Reuters di Tokyo, Dolar sedang bersiap untuk melanjutkan reli yang terbentuk setelah Donald Trump terpilih. Asalkan, Trump menyediakan (rincian) rencana stimulus secara spesifik, khususnya yang berhubungan dengan pemotongan pajak.

Selain itu, Trump dikenal sebagai sosok berpengaruh yang sering melontarkan komentar berisiko memicu perang dagang AS dengan China. Oleh karena itu, lanjut Ishikawa, pasar juga fokus pada potensi risiko yang ditimbulkan oleh kebijakan Trump terhadap perdagangan dari dan ke China. Kemungkinan, hal ini dapat membuat Dolar melorot terhadap Yen.

 

Dolar Terhadap Pound

Di sisi lain, Sterling tergelincir 0.1 persen ke angka 1.2168, mundur mendekati level rendah dua bulan terhadap Dolar AS. Kondisi Sterling lebih dipengaruhi kekhawatiran akan metode "Hard-Brexit" yang mungkin digunakan PM Theresa May untuk bernegosiasi dengan Uni Eropa.

Conference Board : Indeks Kepercayaan Konsumen AS Juni Naik

Conference Board : Indeks Kepercayaan Konsumen AS Juni Naik

Indeks Consumer Confidence menunjukan terjadi kenaikan signifikan selama bulan Juni hingga berada di level 118.9 , naik bila dibandingkan 117.6 selama periode Mei.
Mario Draghi ECB Beri Pernyataan Positif, Euro Melambung

Mario Draghi ECB Beri Pernyataan Positif, Euro Melambung

Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi pada hari Selasa (27/6) mendapatkan kesempatan berbicara dalam forum ECB di Sintra.
Greenback Kokoh Terhadap Yen Jelang Pidato Yellen

Greenback Kokoh Terhadap Yen Jelang Pidato Yellen

Dollar AS berdiri kokoh versus Yen jelang pidato Yellen dan berpotensi akan terus naik bila muncul komentar positif mengenai prospek ekonomi AS.
Pesanan Barang Tahan Lama AS Bulan Mei Dibawah Ekspektasi, Dollar Melemah

Pesanan Barang Tahan Lama AS Bulan Mei Dibawah Ekspektasi, Dollar Melemah

Durable Goods Orders atau pesanan barang tahan lama AS melambat selama periode Mei, menunjukan sektor manufaktur kehilangan momentum ditengah kuartal kedua 2017.
Ekspektasi Fed Rate Memudar Dan Yields Turun, Dollar AS Melorot

Ekspektasi Fed Rate Memudar Dan Yields Turun, Dollar AS Melorot

Keraguan Investor terhadap peluang kenaikan suku bunga kembali pada pertemuan September meningkat saat rilis neraca AS yang rilis baru baru ini menunjukan gagal memenuhi ekspektasi pasar.
Dolar AS Masih Loyo Di Sesi Asia

Dolar AS Masih Loyo Di Sesi Asia

Tanpa katalis, Dolar AS bergerak melemah, terutama terhadap Yen Jepang. Pidato Deputi Gubernur BoJ, Kikuo Iwata, memperkuat Yen siang ini.
FOMC Juni 2017 Naikkan Suku Bunga, Dolar Justru Melemah

FOMC Juni 2017 Naikkan Suku Bunga, Dolar Justru Melemah

Kebijakan FOMC Juni 2017 memutuskan untuk menaikkan suku bunganya sebanyak seperempat basis poin, menjadi 1.00 - 1.25 persen.
Poundsterling Dibuka Lemah, Respon Teror London Bridge

Poundsterling Dibuka Lemah, Respon Teror London Bridge

Teror London Bridge terjadi hanya beberapa hari jelang Pemilu Inggris. GBP/USD diperdagangkan di kisaran 1.2865, setelah sempat menyentuh low di 1.2854.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.