Antisipasi Konferensi Pers Trump, Dolar Naik

   By: N Sabila    view: 1644

Seputarforex.com - Dolar AS merangkak naik terhadap mata uang-mata uang mayor pada hari Rabu (11/Jan) siang ini, menjelang konferensi pers Presiden AS terpilih, Donald Trump. Pasar mengharapkan Trump akan menguraikan secara lebih rinci rencana-rencananya dalam bidang ekonomi.

dolar-as


Sesi Tokyo Sepi Karena Pasar Antisipasi

Indeks Dolar naik 0.2 persen ke angka 102.18. EUR/USD menurun 0.1 persen ke angka 1.0545 setelah menghapus level tinggi 10 hari di angka 1.0628 di sesi perdagangan malam tadi. Terhadap Yen Jepang, Dolar menguat 0.3 persen ke angka 116.100 yen. Sebelumnya, Dolar AS mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut terhadap mata uang Jepang tersebut.

"Saya tak menyangka sesi perdagangan Tokyo selengang ini," kata Masashi Murata, Ahli Forex Senior di Brown Brothers Harriman Tokyo. "Hal ini merefleksikan level kewaspadaan yang wajar di pasar menjelang penampilan Trump di hadapan publik,"

Dua bulan lalu, Donald Trump terpilih menjadi presiden AS. Pasar mengekspektasikan rancangan kebijakan-kebijakan Trump bisa membangkitkan stimulus ekonomi sehubungan dengan belanja fiskal yang akan digalakkannya. Yield obligasi AS pun memasuki level yang belum pernah terlihat sejak tahun 2014. Dari latar belakang itulah, pasar saat ini antusias untuk membuktikan apakah Trump akan benar-benar mewujudkan janji-janji kampanyenya.

Selain itu, menurut Junichi Ishikawa, Ahli Strategi Forex dari IG Securities yang diwawancarai oleh Reuters di Tokyo, Dolar sedang bersiap untuk melanjutkan reli yang terbentuk setelah Donald Trump terpilih. Asalkan, Trump menyediakan (rincian) rencana stimulus secara spesifik, khususnya yang berhubungan dengan pemotongan pajak.

Selain itu, Trump dikenal sebagai sosok berpengaruh yang sering melontarkan komentar berisiko memicu perang dagang AS dengan China. Oleh karena itu, lanjut Ishikawa, pasar juga fokus pada potensi risiko yang ditimbulkan oleh kebijakan Trump terhadap perdagangan dari dan ke China. Kemungkinan, hal ini dapat membuat Dolar melorot terhadap Yen.

 

Dolar Terhadap Pound

Di sisi lain, Sterling tergelincir 0.1 persen ke angka 1.2168, mundur mendekati level rendah dua bulan terhadap Dolar AS. Kondisi Sterling lebih dipengaruhi kekhawatiran akan metode "Hard-Brexit" yang mungkin digunakan PM Theresa May untuk bernegosiasi dengan Uni Eropa.

Ekspektasi Ekonomi Membaik, Sentimen Konsumen AS Agustus Melonjak

Ekspektasi Ekonomi Membaik, Sentimen Konsumen AS Agustus Melonjak

Indeks Consumer Sentiment AS bulan Agustus naik menjadi 97.6 (forecast 94.0) atau lebih dari dibandingkan bulan Juli yang berada pada level 93.4.
Minat Safe Haven Naik, Keresahan Di White House Masih Tekan Dolar

Minat Safe Haven Naik, Keresahan Di White House Masih Tekan Dolar

Serangan teror di Barcelona mendorong investor menghindari aset berisiko termasuk Dolar AS, sementara Euro terkekang oleh notulen rapat ECB terbaru.
Klaim Pengangguran AS Kembali Dekati Low 7 Bulan

Klaim Pengangguran AS Kembali Dekati Low 7 Bulan

Jumlah warga AS yang mengajukan klaim pengangguran turun mendekati level terendah 7 bulan sepanjang pekan lalu, berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Departemen Tenaga Kerja.
Poundsterling Bergerak Mixed Setelah Data Penjualan Ritel Inggris

Poundsterling Bergerak Mixed Setelah Data Penjualan Ritel Inggris

ONS melaporkan bahwa volume Penjualan Ritel Inggris tumbuh 0.3 persen (MoM) pada bulan Juli, sedikit di atas perkiraan para ekonom yang dipatok pada 0.2 persen.
Dolar AS Tergencet Rilis Notulen FOMC Dan Politik Trump

Dolar AS Tergencet Rilis Notulen FOMC Dan Politik Trump

Para anggota rapat FOMC mengkhawatirkan lemahnya inflasi AS. Selain itu, Trump membubarkan dua dewan Penasihat Bisnis AS pasca peristiwa berdarah di Virginia.
Dolar Australia Meroket Bersama Harga Logam Industri

Dolar Australia Meroket Bersama Harga Logam Industri

Dolar Australia melesat naik sejak semalam sehubungan dengan melambungnya harga logam-logam industri. Ditambah dengan melemahnya Dolar AS, AUD/USD puncaki 0.79.
Korea Utara Ancam Wilayah AS Di Guam, Yen Meroket

Korea Utara Ancam Wilayah AS Di Guam, Yen Meroket

Korea Utara menyatakan bahwa mereka berencana melakukan uji serangan misil ke teritorial Pasifik AS di Guam. Yen meroket diburu partisipan pasar.
FOMC Juli 2017 Tak Beri Petunjuk Baru

FOMC Juli 2017 Tak Beri Petunjuk Baru

The Fed mempertahankan tingkat suku bunganya di 1.00 persen - 1.25 persen sesuai ekspektasi. Pemangkasan balance sheet akan dilakukan dalam waktu yang "relatif segera".

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.