Yen Diprediksi Jatuh Ke Level 125 Di Tahun 2017 Ini

   By: N Sabila    view: 1377

Seputarforex.com - Di tengah pelemahan Yen Jepang semenjak terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS, seorang analis forex yang pernah menyangkal pelemahan Yen pada tahun 2016, Mansoor Mohi-Uddin di NatWest Markets, salah satu unit Royal Bank of Scotland Group Plc, kembali meramalkan pelemahan Yen di awal tahun 2017 ini.

dolar-as-dan-yen


Gap Kebijakan Moneter AS Dan Jepang

Yen diperkirakan akan melemah hingga 125 per Dolar AS, dengan sedikit kesempatan untuk melanjutkan perolehan di bawah 115. Mohi-Uddin merujuk pada pengetatan kebijakan moneter oleh Federal Reserve, serta makin lebarnya gap antara suku bunga AS dan Jepang, sebagai dasar dari analisanya. Prediksi tersebut menunjukkan bahwa Mohi-Uddin--yang sebelumnya mengestimasi trading range dari 110 ke 120 yen terhadap Dolar--telah berbalik lebih bearish.

"Bank Sentral Jepang (BoJ) adalah salah satu bank sentral mayor yang tetap mempertahankan kebijakan moneter super longgar tahun ini," kata Mohi-uddin saat diwawancarai Bloomberg di Singapura hari Selasa kemarin. "USD/JPY termasuk pair yang populer saat ini, tetapi memasang posisi short pada yen adalah strategi yang paling dasar di tengah Dolar yang menguat. Yen tampaknya akan menjadi mata uang mayor paling lemah tahun ini.

Penurunan sampai 125 per dolar akan membawa yen ke level yang terakhir muncul di pertengahan tahun 2015. Mata uang Jepang tersebut telah terdepresiasi lebih dari 9 persen sejak pemilu presiden AS pada bulan November, dan membuatnya menjadi mata uang berperforma terburuk di antara mata uang negara-negara G-10. USD/JPY menyentuh low 10 bulan di angka 118.66 pada bulan Desember dan mendekati level tersebut lagi minggu lalu.


Data Ketenagakerjaan AS Bisa Dorong Naik USD/JPY

Mohi-Uddin menambahkan bahwa kuatnya data ketenagakerjaan dan gaji AS, kian mendukung wacana kenaikan suku bunga The Fed sebanyak tiga kali di tahun 2017 ini. "The Fed nampak harus menunggu sampai bulan Juni, ketika FOMC telah memiliki kejelasan atas kebijakan fiskal yang baru dan persetujuan kongres," tambah Mohi-Uddin. "Akan tetapi, pasar mungkin akan lebih memperhatikan kenaikan suku bunga pada bulan Maret, jika pasar tenaga kerja AS terus mendukung inflasi. Kondisi ini akan menjadi benefit bagi USD/JPY."

Housing Starts AS Agustus Turun  2 Bulan Beruntun

Housing Starts AS Agustus Turun 2 Bulan Beruntun

Housing Start tergelincir 0.8 persen menjadi 1.18 juta unit pada bulan lalu dan data periode Juli direvisi naik 1.16 juta menjadi 1.19 juta unit, Housing Start bisa turun lebih jauh selama bulan September akibat dampak Badai Harvey.
Euro Pertahankan Bull, Ekonomi Jerman Tak Goyah Oleh Pemilu

Euro Pertahankan Bull, Ekonomi Jerman Tak Goyah Oleh Pemilu

Pemilu Jerman rupanya tak dianggap sebagai sumber ketidakpastian. ZEW melaporkan bahwa outlook sentimen ekonomi Jerman mmeningkat di bulan September ini.
Jelang FOMC, Dolar AS Stabil Dengan Potensi Meninggi

Jelang FOMC, Dolar AS Stabil Dengan Potensi Meninggi

Para investor bersiap mendengar pernyataan yang lebih hawkish dari Federal Reserve. USD/JPY kemungkinan dapat naik hingga 112 yen menjelang kebijakan FOMC besok.
Sempat Melonjak, AUD/USD Melandai Pasca Notulen RBA

Sempat Melonjak, AUD/USD Melandai Pasca Notulen RBA

Siang ini AUD/USD diperdagangkan landai pada 0.7967, setelah jarum candle pair tersebut sempat menusuk ke atas level high 0.7993 di awal sesi Asia karena data perumahan.
Yen Jepang Dijegal Rumor Pemilu Dadakan

Yen Jepang Dijegal Rumor Pemilu Dadakan

PM Shinzo Abe menyatakan akan mengadakan Pemilu Dini (snap election) di tengah kuatnya ketegangan geopolitik yang disebabkan oleh tindakan provokatif Korea Utara.
Retail Sales AS Catat Penurunan Terbesar 6 Bulan, Greenback Melemah

Retail Sales AS Catat Penurunan Terbesar 6 Bulan, Greenback Melemah

Penjualan Ritel AS secara tidak terduga turun pada bulan Agustus, kemungkinan besar disebabkan oleh karena dampak Badai Harvey yang berpengaruh negatif terhadap pembelian kendaraan bermotor.
Sterling Meroket Sore Ini Gegara Pernyataan Vlieghe BoE

Sterling Meroket Sore Ini Gegara Pernyataan Vlieghe BoE

Jika tren data ekonomi Inggris memenuhi syarat, maka waktu yang paling tepat untuk menaikkan suku bunga kemungkinan adalah mulai bulan depan.
Korea Utara Tembakkan Rudal Ke Jepang (Lagi), Yen Menguat Sesaat

Korea Utara Tembakkan Rudal Ke Jepang (Lagi), Yen Menguat Sesaat

Cepatnya pemulihan harga USD/JPY terjadi karena pasar telah bersiap menghadapi uji coba rudal Korut sejak beberapa waktu lalu.
USD/JPY Stabil, Analis Tak Harapkan Tambahan Gain

USD/JPY Stabil, Analis Tak Harapkan Tambahan Gain

PPI Jepang untuk bulan Agustus hanya flat, dibandingkan dengan ekspektasi perolehan 0.1 persen (MoM). USD/JPY stabil di level 110.
Euro Kian Menjulang Pasca Kebijakan ECB Dan Loyonya Dolar

Euro Kian Menjulang Pasca Kebijakan ECB Dan Loyonya Dolar

Draghi mengatkan bahwa pertimbangan keputusan mengenai tapering pembelian obligasi ECB kemungkinan akan diambil pada bulan Oktober mendatang.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.