Yang Diekspektasikan Pasar Dari Konferensi Pers Trump Malam Ini

   By: N Sabila    view: 2749

Seputarforex.com - Beberapa jam lagi, Presiden terpilih AS, Donald Trump, akan tampil dalam konferensi pers resminya untuk pertama kali sejak memenangi pemilu 8 November lalu. Di Wall Street, kemenangan Trump sempat meruntuhkan Dolar dan pasar saham hingga kemudian keadaan berbalik setelah pidato kemenangannya sehari kemudian.

donald-trump-dan-jared-kushner


Tak Akan Memberi Kepastian

Sejak itu, para trader dan investor mendapatkan asupan informasi dari kicauan-kicauan dan laporan dari Trump Tower. Mereka pun menanti, apakah akan ada perubahan atau tidak dari pidato Trump malam nanti.

Pelantikan Trump memang masih dua minggu lagi, tetapi Alan Ruskin, ahli strategi mata uang di Deutsche Bank, meramalkan bahwa Trump akan memanfaatkan moment malam nanti untuk menyerang gaya dan nada bicara kepresidenan pada umumnya.

"Konferensi pers nanti akan lebih spontan dan tajam dengan hasil yang tak pasti," kata Ruskin. Alih-alih memberikan kejelasan, konferensi pers Trump hanya akan menyediakan informasi minim tentang rencana kebijakan mana yang akan menjadi realita.


Market-Making

"Konferensi pers nanti akan lebih menjadi 'market-making' ketimbang sebuah pelantikan," kata Nick D'Onofrio, Kepala Eksekutif UK-based hedge fund North Asset Management yang dikutip oleh Financial Times.

Dalam pasar forex, Dolar AS mengalami reli yang tajam hingga 8 persen. Namun minggu lalu, Dolar AS telah menghentikan kenaikannya dan merosot hingga 2 persen. Meski demikian, kemerosotan itu tak berlanjut tajam karena tertopang oleh data gaji tenaga kerja AS yang dilaporkan memuaskan.

Menurut Steven Englander, Kepala Bagian Forex di Citigroup mengatakan,"Langkah dolar berikutnya harus mendapatkan klarifikasi dari kebijakan fiskal dan rencana infrastruktur. Jika (klarifikasi tersebut) tidak dari Trump pekan ini, maka mungkin saja akan datang dari House of Representatif AS."

Prediksi Englander diperkuat oleh Derek Halpenny, Ahli Strategi MUFG,"Kami tak memperkirakan akan banyak kemajuan sampai pasar mendapatkan kejelasan arah kebijakan Trump di fase awal pemerintahannya."

GDP AS Kuartal Pertama Direvisi Naik, Dollar Berbalik Menguat

GDP AS Kuartal Pertama Direvisi Naik, Dollar Berbalik Menguat

GDP AS yanga merupakan Second Realease kuartal pertama mencatatkan kenaikan 1.2 persen, melampaui kenaikan 0.7 persen (GDP First Realease), namun rilis data GDP AS malam ini membukukan kinerja lebih lambat.
Williams The Fed Kritik Kebijakan Fiskal AS, Dolar Hentikan Reli

Williams The Fed Kritik Kebijakan Fiskal AS, Dolar Hentikan Reli

Dolar AS tampak urung melanjutkan terhadap mata uang-mata uang mayor sore ini. Williams The Fed belum lihat dampak kebijakan fiskal yang disusun Trump.
Mata Uang Komoditas Terperosok Akibat Keputusan OPEC

Mata Uang Komoditas Terperosok Akibat Keputusan OPEC

AUD/USD merosot nyaris dua persen ke 0.7428, sedangkan USD/CAD membubung ke 1.3492. Kebijakan OPEC di bawah ekspekasi pasar.
Pounds Anjlok Pasca Turunnya GDP Dan Elektabilitas PM May

Pounds Anjlok Pasca Turunnya GDP Dan Elektabilitas PM May

GBP/USD sudah tumbang nyaris 5 persen ke kisaran 1.2882, meningkatkan loss bagi buyer Pounds setelah anjlok 0.3 persen pada hari Kamis.
Pejabat Eropa Dan IMF Gagal Capai Kesepakatan Bailout Yunani

Pejabat Eropa Dan IMF Gagal Capai Kesepakatan Bailout Yunani

Pejabat Eurozone dan IMF gagal mencapai kesepakatan mengenai bantuan utang Yunani. Sementara itu, Pasar tengah menunggu rapat FOMC.
Harker The Fed Masih Yakini Fed Hike Juni

Harker The Fed Masih Yakini Fed Hike Juni

"Saya masih melihat tiga kali kenaikan suku bunga untuk tahun 2017 sebagai kemungkinan yang sesuai," kata Harker.
Poundsterling Lanjutkan Loss, Ledakan Bom Di Manchester

Poundsterling Lanjutkan Loss, Ledakan Bom Di Manchester

Poundsterling memperpanjang penurunan di sesi perdagangan Selasa (23/Mei) pagi ini, menyusul ledakan bom dalam konser Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris
Dolar Makin Tersungkur, Trump Terancam Pemakzulan

Dolar Makin Tersungkur, Trump Terancam Pemakzulan

Hampir dipastikan semua rencana ekonomi yang telah disusun oleh presiden AS, Donald Trump akan tertunda. Isu pemakzulan mulai merebak, termasuk dari Partai Republik.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.