Yang Diekspektasikan Pasar Dari Konferensi Pers Trump Malam Ini

   By: N Sabila    view: 2802

Seputarforex.com - Beberapa jam lagi, Presiden terpilih AS, Donald Trump, akan tampil dalam konferensi pers resminya untuk pertama kali sejak memenangi pemilu 8 November lalu. Di Wall Street, kemenangan Trump sempat meruntuhkan Dolar dan pasar saham hingga kemudian keadaan berbalik setelah pidato kemenangannya sehari kemudian.

donald-trump-dan-jared-kushner


Tak Akan Memberi Kepastian

Sejak itu, para trader dan investor mendapatkan asupan informasi dari kicauan-kicauan dan laporan dari Trump Tower. Mereka pun menanti, apakah akan ada perubahan atau tidak dari pidato Trump malam nanti.

Pelantikan Trump memang masih dua minggu lagi, tetapi Alan Ruskin, ahli strategi mata uang di Deutsche Bank, meramalkan bahwa Trump akan memanfaatkan moment malam nanti untuk menyerang gaya dan nada bicara kepresidenan pada umumnya.

"Konferensi pers nanti akan lebih spontan dan tajam dengan hasil yang tak pasti," kata Ruskin. Alih-alih memberikan kejelasan, konferensi pers Trump hanya akan menyediakan informasi minim tentang rencana kebijakan mana yang akan menjadi realita.


Market-Making

"Konferensi pers nanti akan lebih menjadi 'market-making' ketimbang sebuah pelantikan," kata Nick D'Onofrio, Kepala Eksekutif UK-based hedge fund North Asset Management yang dikutip oleh Financial Times.

Dalam pasar forex, Dolar AS mengalami reli yang tajam hingga 8 persen. Namun minggu lalu, Dolar AS telah menghentikan kenaikannya dan merosot hingga 2 persen. Meski demikian, kemerosotan itu tak berlanjut tajam karena tertopang oleh data gaji tenaga kerja AS yang dilaporkan memuaskan.

Menurut Steven Englander, Kepala Bagian Forex di Citigroup mengatakan,"Langkah dolar berikutnya harus mendapatkan klarifikasi dari kebijakan fiskal dan rencana infrastruktur. Jika (klarifikasi tersebut) tidak dari Trump pekan ini, maka mungkin saja akan datang dari House of Representatif AS."

Prediksi Englander diperkuat oleh Derek Halpenny, Ahli Strategi MUFG,"Kami tak memperkirakan akan banyak kemajuan sampai pasar mendapatkan kejelasan arah kebijakan Trump di fase awal pemerintahannya."

Housing Starts AS Agustus Turun  2 Bulan Beruntun

Housing Starts AS Agustus Turun 2 Bulan Beruntun

Housing Start tergelincir 0.8 persen menjadi 1.18 juta unit pada bulan lalu dan data periode Juli direvisi naik 1.16 juta menjadi 1.19 juta unit, Housing Start bisa turun lebih jauh selama bulan September akibat dampak Badai Harvey.
Euro Pertahankan Bull, Ekonomi Jerman Tak Goyah Oleh Pemilu

Euro Pertahankan Bull, Ekonomi Jerman Tak Goyah Oleh Pemilu

Pemilu Jerman rupanya tak dianggap sebagai sumber ketidakpastian. ZEW melaporkan bahwa outlook sentimen ekonomi Jerman mmeningkat di bulan September ini.
Jelang FOMC, Dolar AS Stabil Dengan Potensi Meninggi

Jelang FOMC, Dolar AS Stabil Dengan Potensi Meninggi

Para investor bersiap mendengar pernyataan yang lebih hawkish dari Federal Reserve. USD/JPY kemungkinan dapat naik hingga 112 yen menjelang kebijakan FOMC besok.
Sempat Melonjak, AUD/USD Melandai Pasca Notulen RBA

Sempat Melonjak, AUD/USD Melandai Pasca Notulen RBA

Siang ini AUD/USD diperdagangkan landai pada 0.7967, setelah jarum candle pair tersebut sempat menusuk ke atas level high 0.7993 di awal sesi Asia karena data perumahan.
Yen Jepang Dijegal Rumor Pemilu Dadakan

Yen Jepang Dijegal Rumor Pemilu Dadakan

PM Shinzo Abe menyatakan akan mengadakan Pemilu Dini (snap election) di tengah kuatnya ketegangan geopolitik yang disebabkan oleh tindakan provokatif Korea Utara.
Retail Sales AS Catat Penurunan Terbesar 6 Bulan, Greenback Melemah

Retail Sales AS Catat Penurunan Terbesar 6 Bulan, Greenback Melemah

Penjualan Ritel AS secara tidak terduga turun pada bulan Agustus, kemungkinan besar disebabkan oleh karena dampak Badai Harvey yang berpengaruh negatif terhadap pembelian kendaraan bermotor.
Sterling Meroket Sore Ini Gegara Pernyataan Vlieghe BoE

Sterling Meroket Sore Ini Gegara Pernyataan Vlieghe BoE

Jika tren data ekonomi Inggris memenuhi syarat, maka waktu yang paling tepat untuk menaikkan suku bunga kemungkinan adalah mulai bulan depan.
Euro Kian Menjulang Pasca Kebijakan ECB Dan Loyonya Dolar

Euro Kian Menjulang Pasca Kebijakan ECB Dan Loyonya Dolar

Draghi mengatkan bahwa pertimbangan keputusan mengenai tapering pembelian obligasi ECB kemungkinan akan diambil pada bulan Oktober mendatang.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.