FOMC Awal 2017 : Pertahankan Kebijakan Moneter

   By: N Sabila    view: 1993

Seputarforex.com - Federal Reserve AS tidak mengubah suku bunganya pada hari Kamis (02/Feb) ini, sesuai dengan ekspektasi. Ketidakpastian yang melingkupi kebijakan fiskal merupakan dasar bagi pengambilan kebijakan tersebut. Setelah rapat FOMC yang digelar selama dua hari, suku bunga The Fed dipertahankan pada angka 0.50 persen dan 0.75 persen dengan mengutip pertumbuhan pasar tenaga kerja.

federal-reserve
"Perolehan ketenagakerjaan masih solid dan tingkat pengangguran masih berada di dekat level rendah terbaru," tulis The Fed dalam pernyataan yang dirilisnya. "Belanja masyarakat terus naik secara moderat, sedangkan investasi bisnis masih saja lemah. Pengukuran konsumen dan sentimen bisnis telah meningkat,"

The Fed juga menegaskan pernyataan bahwa "risiko jangka pendek ke outlook ekonomi tampil cukup seimbang". Artinya, perekonomian AS lebih mungkin untuk naik, daripada terjun bebas secara mengejutkan.

Secara umum, pantauan The Fed terhadap data-data ekonomi AS terbilang positif walaupun peningkatannya bergerak perlahan. Pertumbuhan ISM Manufaktur AS dilaporkan lebih baik daripada ekspektasi, laporan kepercayaan konsumen terbukti kuat, dan payroll pun cukup memuaskan. Tingkat Pengangguran AS masih di kisaran 5 persen dalam setahun lalu. Sejumlah ekonom yakin full-employment akan segera tercapai. Akan tetapi, pertumbuhan output melambat dalam kuartal keempat dengan GDP riil yang diestimasi hanya akkan naik sebanyak 1.9 persen.

Sementara itu, inflasi memang belum mencapai target 2 persen, tetapi sudah menunjukkan tanda-tanda kenaikan. Setelah Donald Trump terpilih sebagai presiden, inflasi AS diperkirakan akan melonjak karena adanya rencana program pemotongan pajak dan peningkatan kebijakan fiskal.


The Fed Wait And See Sampai Juni?

Menurut Paul Ashworth, Kepala Ekonom Capital Economics, mengatakan bahwa The Fed akan wait and see sampai mendapatkan kejelasan ukuran, komposisi, dan waktu pelaksanaan stimulus fiskal yang direncakan Trump. Menurut pihaknya, detail itu baru akan terlaksana pada bulan Juni, sehingga Ashworth memprediksi bahwa The Fed akan menunggu hingga Juni sebelum menaikkan suku bunga kembali. 

Conference Board : Indeks Kepercayaan Konsumen AS Juni Naik

Conference Board : Indeks Kepercayaan Konsumen AS Juni Naik

Indeks Consumer Confidence menunjukan terjadi kenaikan signifikan selama bulan Juni hingga berada di level 118.9 , naik bila dibandingkan 117.6 selama periode Mei.
Mario Draghi ECB Beri Pernyataan Positif, Euro Melambung

Mario Draghi ECB Beri Pernyataan Positif, Euro Melambung

Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi pada hari Selasa (27/6) mendapatkan kesempatan berbicara dalam forum ECB di Sintra.
Greenback Kokoh Terhadap Yen Jelang Pidato Yellen

Greenback Kokoh Terhadap Yen Jelang Pidato Yellen

Dollar AS berdiri kokoh versus Yen jelang pidato Yellen dan berpotensi akan terus naik bila muncul komentar positif mengenai prospek ekonomi AS.
Pesanan Barang Tahan Lama AS Bulan Mei Dibawah Ekspektasi, Dollar Melemah

Pesanan Barang Tahan Lama AS Bulan Mei Dibawah Ekspektasi, Dollar Melemah

Durable Goods Orders atau pesanan barang tahan lama AS melambat selama periode Mei, menunjukan sektor manufaktur kehilangan momentum ditengah kuartal kedua 2017.
Ekspektasi Fed Rate Memudar Dan Yields Turun, Dollar AS Melorot

Ekspektasi Fed Rate Memudar Dan Yields Turun, Dollar AS Melorot

Keraguan Investor terhadap peluang kenaikan suku bunga kembali pada pertemuan September meningkat saat rilis neraca AS yang rilis baru baru ini menunjukan gagal memenuhi ekspektasi pasar.
Dolar AS Masih Loyo Di Sesi Asia

Dolar AS Masih Loyo Di Sesi Asia

Tanpa katalis, Dolar AS bergerak melemah, terutama terhadap Yen Jepang. Pidato Deputi Gubernur BoJ, Kikuo Iwata, memperkuat Yen siang ini.
FOMC Juni 2017 Naikkan Suku Bunga, Dolar Justru Melemah

FOMC Juni 2017 Naikkan Suku Bunga, Dolar Justru Melemah

Kebijakan FOMC Juni 2017 memutuskan untuk menaikkan suku bunganya sebanyak seperempat basis poin, menjadi 1.00 - 1.25 persen.
Poundsterling Dibuka Lemah, Respon Teror London Bridge

Poundsterling Dibuka Lemah, Respon Teror London Bridge

Teror London Bridge terjadi hanya beberapa hari jelang Pemilu Inggris. GBP/USD diperdagangkan di kisaran 1.2865, setelah sempat menyentuh low di 1.2854.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.