FOMC Awal 2017 : Pertahankan Kebijakan Moneter

   By: N Sabila    view: 1934

Seputarforex.com - Federal Reserve AS tidak mengubah suku bunganya pada hari Kamis (02/Feb) ini, sesuai dengan ekspektasi. Ketidakpastian yang melingkupi kebijakan fiskal merupakan dasar bagi pengambilan kebijakan tersebut. Setelah rapat FOMC yang digelar selama dua hari, suku bunga The Fed dipertahankan pada angka 0.50 persen dan 0.75 persen dengan mengutip pertumbuhan pasar tenaga kerja.

federal-reserve
"Perolehan ketenagakerjaan masih solid dan tingkat pengangguran masih berada di dekat level rendah terbaru," tulis The Fed dalam pernyataan yang dirilisnya. "Belanja masyarakat terus naik secara moderat, sedangkan investasi bisnis masih saja lemah. Pengukuran konsumen dan sentimen bisnis telah meningkat,"

The Fed juga menegaskan pernyataan bahwa "risiko jangka pendek ke outlook ekonomi tampil cukup seimbang". Artinya, perekonomian AS lebih mungkin untuk naik, daripada terjun bebas secara mengejutkan.

Secara umum, pantauan The Fed terhadap data-data ekonomi AS terbilang positif walaupun peningkatannya bergerak perlahan. Pertumbuhan ISM Manufaktur AS dilaporkan lebih baik daripada ekspektasi, laporan kepercayaan konsumen terbukti kuat, dan payroll pun cukup memuaskan. Tingkat Pengangguran AS masih di kisaran 5 persen dalam setahun lalu. Sejumlah ekonom yakin full-employment akan segera tercapai. Akan tetapi, pertumbuhan output melambat dalam kuartal keempat dengan GDP riil yang diestimasi hanya akkan naik sebanyak 1.9 persen.

Sementara itu, inflasi memang belum mencapai target 2 persen, tetapi sudah menunjukkan tanda-tanda kenaikan. Setelah Donald Trump terpilih sebagai presiden, inflasi AS diperkirakan akan melonjak karena adanya rencana program pemotongan pajak dan peningkatan kebijakan fiskal.


The Fed Wait And See Sampai Juni?

Menurut Paul Ashworth, Kepala Ekonom Capital Economics, mengatakan bahwa The Fed akan wait and see sampai mendapatkan kejelasan ukuran, komposisi, dan waktu pelaksanaan stimulus fiskal yang direncakan Trump. Menurut pihaknya, detail itu baru akan terlaksana pada bulan Juni, sehingga Ashworth memprediksi bahwa The Fed akan menunggu hingga Juni sebelum menaikkan suku bunga kembali. 

Emmanuel Macron Menang, Indikasi Awal Euro Akan Melonjak Ke 1.09

Emmanuel Macron Menang, Indikasi Awal Euro Akan Melonjak Ke 1.09

Emmanuel Macron dan Le Pen dipastikan akan bersaing diputaran kedua. Pasar akan menilai, putaran kedua sebagai persaingan pro dan anti Uni Eropa.
Pemilu Prancis : Emmanuel Macron Diprediksi Menang, Investor Masih Berhati-Hati

Pemilu Prancis : Emmanuel Macron Diprediksi Menang, Investor Masih Berhati-Hati

Survei memposisikan, Emmanuel Macron, mendapat suara terbanyak diputaran pertama. Investor masih menunggu hasil keputusan penghituangan suara.
EUR/USD Sedikit Menurun Namun Masih Di Level Tinggi

EUR/USD Sedikit Menurun Namun Masih Di Level Tinggi

EUR/USD diperdagangkan turun ke angka 1.0701, setelah melonjak ke kisaran 1.0777 kemarin sore.
NZD/USD Merosot Dari Puncak, Pasca Data Kepercayaan Konsumen

NZD/USD Merosot Dari Puncak, Pasca Data Kepercayaan Konsumen

Indeks Kepercayaan Konsumen versi ANZ-Roy Morgan tercatat menurun ke angka 121.7 dari 125.2 pada bulan Maret, masih di atas rata-rata 118.
Pemilu Prancis: Insiden Penembakan Terjadi, Euro Bisa Melemah

Pemilu Prancis: Insiden Penembakan Terjadi, Euro Bisa Melemah

Jelang pemilu Prancis, insiden penembakan terjadi. Calon Presiden Francois Fillon, membatalkan jadwal kampanye di pegunungan Alpen.
Fed Kaplan: Tiga Kali Rate Hike Tahun 2017 Masih Memungkinkan

Fed Kaplan: Tiga Kali Rate Hike Tahun 2017 Masih Memungkinkan

Presiden Federal Reserve Dallas, Robert Kaplan melontarkan sebuah pernyataan bahwa kenaikan suku bunga acuan The Fed bisa tiga kali sepanjang tahun 2017.
Ahok Kalah, Rupiah Melemah

Ahok Kalah, Rupiah Melemah

Rupiah jeblok dan menjadi mata uang Asia berperforma terburuk siang ini setelah hasil quick count menyatakan kekalahan Ahok terhadap Anies Baswedan.
Misterius: PM May Akan Pidato Mendadak, Sterling Terjungkal

Misterius: PM May Akan Pidato Mendadak, Sterling Terjungkal

PM Inggris Theresa May mendadak mengumumkan bahwa dirinya akan menyampaikan pernyataan di Downing Street pada sekitar pukul 18.15 WIB.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.