Jobless Claims AS Rendah, Full Employment Semakin Dekat

   By: Pandawa    view: 762

Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis (16/2) merilis data klaim pengangguran minggu lalu yang bertambah sedikit di bawah estimasi, tetapi lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Stabilnya jumlah warga AS yang di-PHK menunjukan kondisi pasar tenaga kerja membaik.

Jobless Claims Mingguan AS Tetap

Jumlah warga AS yang mengajukan klaim kehilangan pekerjaan untuk perhitungan yang berakhir pada 11 Febuari bertambah sebanyak 239k atau bertambah 5k dibandingkan data minggu sebelumnya. Jobless Claims mingguan yang rilis di awal Sesi New York tersebut berada di bawah ekspektasi ekonom 243k berdasarkan survey Reuters.

Klaim Pengangguran AS masih stabil di bawah batas psikologis 300k dan sudah berlangsung selama 102 minggu berturut-turut. Ini merupakan pencapaian terbaik sejak 1970, padahal kala itu pasar tenaga kerja AS masih begitu kecil, tidak sebesar seperti sekarang.

Tetap rendahnya warga AS yang mengajukan klaim PHK mambuktikan kondisi Full Employment hampir tercapai sesuai harapan petinggi Bank Sentral, dengan tingkat pengangguran 4.8 persen. Jumlah rata rata empat pekan terakhir Jobless Claims berada di angka 245.250 terhitung hingga pekan lalu.

Secara keseluruhan, tidak ada hal yang mengejutkan selama rilis data fundamental AS malam ini, membuat Greenback harus tertekan cukup dalam versus sebagian besar major currency. EUR/USD sempat menurun di pembukaan sesi New York, akhirnya melanjutkan penguatannya dan berada di level 1.0654, berusaha memangkas pelemahan yang terjadi sejak awal pekan. Sementara itu GBP/USD diperdagangkan pada level 1.2496 setelah sempat menyentuh level tertinggi harian 1.2523.



New Home Sales AS Dibawah Ekspektasi, Kepercayaan Konsumen Melandai

New Home Sales AS Dibawah Ekspektasi, Kepercayaan Konsumen Melandai

Selama periode bulan Januari lalu penjualan rumah baru di Negeri Paman Sam naik sebanyak 3.7 persen menjadi 555k unit dari periode sebelumnya 535k. Sementara itu ekonom sebelumnya memprediksi New Home Sales Januari akan melonjak 6.3 persen menjadi 570k
Dolar Flat Di Sesi Eropa, Pasca Komentar Mnuchin

Dolar Flat Di Sesi Eropa, Pasca Komentar Mnuchin

Analis mengatakan, berhubung data ekonomi AS masih bagus, maka masih dibutuhkan waktu untuk memastikan bearish Dolar.
Komentar Menteri Keuangan AS Menggugah Dolar

Komentar Menteri Keuangan AS Menggugah Dolar

Mnuchin mengatakan bahwa kabinet pemerintahan Trump ingin agar rencana pemotongan pajak sudah bisa lolos di Kongres setidaknya pada bulan Agustus.
Jobless Claims AS Naik, Rata-Rata 4 Pekan Terendah Sejak 1973

Jobless Claims AS Naik, Rata-Rata 4 Pekan Terendah Sejak 1973

Departement of Labor melaporkan jumlah warga AS yang mengisi formulir atas kehilangan pekerjaan bertambah 244k untuk perhitungan yang berakhir pada tanggal 18 Februari lalu.
Notulen FOMC Tak Beri Dorongan Signifikan, Dolar Melunak

Notulen FOMC Tak Beri Dorongan Signifikan, Dolar Melunak

Secara umum, isi notulen FOMC bulan Februari masih mempertahankan prospek kenaikan suku bunga pada bulan Maret mendatang.
Existing Home Sales AS Januari Sentuh Level Tertinggi 10 Tahun

Existing Home Sales AS Januari Sentuh Level Tertinggi 10 Tahun

The National Association of Realtors melaporkan data Existing Home Sales AS selama bulan lalu melonjak 3.3 persen menjadi 5.69 juta unit.
GDP Inggris Q4 Tak Seburuk Perkiraan, GBP/USD Tergelincir

GDP Inggris Q4 Tak Seburuk Perkiraan, GBP/USD Tergelincir

Dalam basis YoY, pertumbuhan Inggris secara aktual lebih rendah daripada estimasi awalnya, dimana kenaikan hanya 2.0 persen dari 2.2 persen. GBP/USD terkonsolidasi.
Akankah Notulen FOMC Februari Bullish-kan Dolar?

Akankah Notulen FOMC Februari Bullish-kan Dolar?

Pernyataan Ketua The Fed dalam testimoninya minggu lalu tidak sewaspada pernyataan pasca FOMC. Karena itulah notulen The Fed menyedot perhatian minggu ini.
Yield Obligasi AS Meningkat, Dolar Menggeliat

Yield Obligasi AS Meningkat, Dolar Menggeliat

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS di pembukaan sesi perdagangan sore ini menjadi pendukung bagi Dolar AS setelah libur sesi New York kemarin.
Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Greenback tergelincir bersama yield obligasi AS. Menghadapi Yen Jepang, Dolar AS diperdagangkan flat. Gejolak jelang Pemilu Prancis masih pengaruhi EUR/USD.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.