Jobless Claims AS Rendah, Full Employment Semakin Dekat

   By: Pandawa    view: 789

Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis (16/2) merilis data klaim pengangguran minggu lalu yang bertambah sedikit di bawah estimasi, tetapi lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Stabilnya jumlah warga AS yang di-PHK menunjukan kondisi pasar tenaga kerja membaik.

Jobless Claims Mingguan AS Tetap

Jumlah warga AS yang mengajukan klaim kehilangan pekerjaan untuk perhitungan yang berakhir pada 11 Febuari bertambah sebanyak 239k atau bertambah 5k dibandingkan data minggu sebelumnya. Jobless Claims mingguan yang rilis di awal Sesi New York tersebut berada di bawah ekspektasi ekonom 243k berdasarkan survey Reuters.

Klaim Pengangguran AS masih stabil di bawah batas psikologis 300k dan sudah berlangsung selama 102 minggu berturut-turut. Ini merupakan pencapaian terbaik sejak 1970, padahal kala itu pasar tenaga kerja AS masih begitu kecil, tidak sebesar seperti sekarang.

Tetap rendahnya warga AS yang mengajukan klaim PHK mambuktikan kondisi Full Employment hampir tercapai sesuai harapan petinggi Bank Sentral, dengan tingkat pengangguran 4.8 persen. Jumlah rata rata empat pekan terakhir Jobless Claims berada di angka 245.250 terhitung hingga pekan lalu.

Secara keseluruhan, tidak ada hal yang mengejutkan selama rilis data fundamental AS malam ini, membuat Greenback harus tertekan cukup dalam versus sebagian besar major currency. EUR/USD sempat menurun di pembukaan sesi New York, akhirnya melanjutkan penguatannya dan berada di level 1.0654, berusaha memangkas pelemahan yang terjadi sejak awal pekan. Sementara itu GBP/USD diperdagangkan pada level 1.2496 setelah sempat menyentuh level tertinggi harian 1.2523.



Emmanuel Macron Menang, Indikasi Awal Euro Akan Melonjak Ke 1.09

Emmanuel Macron Menang, Indikasi Awal Euro Akan Melonjak Ke 1.09

Emmanuel Macron dan Le Pen dipastikan akan bersaing diputaran kedua. Pasar akan menilai, putaran kedua sebagai persaingan pro dan anti Uni Eropa.
Pemilu Prancis : Emmanuel Macron Diprediksi Menang, Investor Masih Berhati-Hati

Pemilu Prancis : Emmanuel Macron Diprediksi Menang, Investor Masih Berhati-Hati

Survei memposisikan, Emmanuel Macron, mendapat suara terbanyak diputaran pertama. Investor masih menunggu hasil keputusan penghituangan suara.
EUR/USD Sedikit Menurun Namun Masih Di Level Tinggi

EUR/USD Sedikit Menurun Namun Masih Di Level Tinggi

EUR/USD diperdagangkan turun ke angka 1.0701, setelah melonjak ke kisaran 1.0777 kemarin sore.
NZD/USD Merosot Dari Puncak, Pasca Data Kepercayaan Konsumen

NZD/USD Merosot Dari Puncak, Pasca Data Kepercayaan Konsumen

Indeks Kepercayaan Konsumen versi ANZ-Roy Morgan tercatat menurun ke angka 121.7 dari 125.2 pada bulan Maret, masih di atas rata-rata 118.
Pemilu Prancis: Insiden Penembakan Terjadi, Euro Bisa Melemah

Pemilu Prancis: Insiden Penembakan Terjadi, Euro Bisa Melemah

Jelang pemilu Prancis, insiden penembakan terjadi. Calon Presiden Francois Fillon, membatalkan jadwal kampanye di pegunungan Alpen.
Fed Kaplan: Tiga Kali Rate Hike Tahun 2017 Masih Memungkinkan

Fed Kaplan: Tiga Kali Rate Hike Tahun 2017 Masih Memungkinkan

Presiden Federal Reserve Dallas, Robert Kaplan melontarkan sebuah pernyataan bahwa kenaikan suku bunga acuan The Fed bisa tiga kali sepanjang tahun 2017.
Ahok Kalah, Rupiah Melemah

Ahok Kalah, Rupiah Melemah

Rupiah jeblok dan menjadi mata uang Asia berperforma terburuk siang ini setelah hasil quick count menyatakan kekalahan Ahok terhadap Anies Baswedan.
Housing Starts AS Maret Jatuh, Building Permits Naik

Housing Starts AS Maret Jatuh, Building Permits Naik

Departemen Perdagangan mempublikasikan data Housing Starts Maret yang tercatat menurun 6.8 persen menjadi 1.22 juta unit, lebih rendah dari ekspektasi ekonom.
Misterius: PM May Akan Pidato Mendadak, Sterling Terjungkal

Misterius: PM May Akan Pidato Mendadak, Sterling Terjungkal

PM Inggris Theresa May mendadak mengumumkan bahwa dirinya akan menyampaikan pernyataan di Downing Street pada sekitar pukul 18.15 WIB.
Penjualan Ritel AS Catat Penurunan 2 Bulan Beruntun, Inflasi Anjlok Tajam

Penjualan Ritel AS Catat Penurunan 2 Bulan Beruntun, Inflasi Anjlok Tajam

Penjualan Ritel AS untuk bulan Maret menunjukkan terjadi pelemahan permintaan pasar domestik secara tiba-tiba pada kuartal pertama 2017.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.