NZD/USD Melandai Pasca Data Penjualan Ritel New Zealand

   By: N Sabila    view: 524

Seputarforex.com - Penjualan Ritel New Zealand tak berubah dalam basis bulanan di kuartal empat tahun lalu. Namun, penjualan kendaraan bermotor dan suku cadangnya mengalami kenaikan. Sebanyak 11 dari 15 industri otomotif di New Zealand melaporkan kenaikan penjualan dalam rilis data pada hari Jumat (17/Feb) pagi ini.

 

NZDUSD


Volume Penjualan Ritel New Zealand mencapai 0.8 persen (QoQ) dalam tiga bulan terakhir 2016 (seasonally adjusted). Di kuartal ketiga, Penjualan Ritel New Zealand naik 0.9 persen, menurut data dari Biro Statistik Negara tersebut. Sementara total nilai Penjualan Ritel, dalam penyesuaian musiman, meningkat 1.1 persen di kuartal empat menjadi 21.08 miliar dolar NZ.

Penjualan kendaraan bermotor dan suku cadang menunjukkan kenaikan 1.9 persen, sedangkan volume Penjualan Ritel Inti--yang tidak memasukkan penjualan kendaraan bermotor dan bahan bakar--naik 0.6 persen pada bulan Desember. Angka tersebut melebihi pertumbuhan di kuartal ketiga yang hanya mencapai 0.2 persen.

"Ini menjadi kuartal ketiga, berturut-turut, industri (kendaraan bermotor) menjadi yang terdepan dalam menggerakkan penjualan ritel kuartalan, ..." tulis Biro Statistik New Zealand. "Dalam periode terkini, data dari New Zealand Transport Agency masih menunjukkan kenaikan dalam registrasi penumpang kendaraan, naik 11 persen pada kuartal bulan Desember 2016 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015."

 

NZD/USD Melandai

Merespon laporan tersebut, NZD/USD melandai dengan diperdagangkan flat di angka 0.7207 dari sebelumnya di high 0.7225. Padahal, Dolar AS juga sedang mengendur meski data fundamental AS dirilis sesuai ekspektasi. Klaim pengangguran AS dilaporkan makin mendekatkan AS dengan full-employment. Kenaikan suku bunga AS bulan Maret kian memungkinkan.

AUD/NZD tampak terus menjulang dengan diperdagangkan di angka 1.0689 menyusul laporan ini.



New Home Sales AS Dibawah Ekspektasi, Kepercayaan Konsumen Melandai

New Home Sales AS Dibawah Ekspektasi, Kepercayaan Konsumen Melandai

Selama periode bulan Januari lalu penjualan rumah baru di Negeri Paman Sam naik sebanyak 3.7 persen menjadi 555k unit dari periode sebelumnya 535k. Sementara itu ekonom sebelumnya memprediksi New Home Sales Januari akan melonjak 6.3 persen menjadi 570k
Dolar Flat Di Sesi Eropa, Pasca Komentar Mnuchin

Dolar Flat Di Sesi Eropa, Pasca Komentar Mnuchin

Analis mengatakan, berhubung data ekonomi AS masih bagus, maka masih dibutuhkan waktu untuk memastikan bearish Dolar.
Komentar Menteri Keuangan AS Menggugah Dolar

Komentar Menteri Keuangan AS Menggugah Dolar

Mnuchin mengatakan bahwa kabinet pemerintahan Trump ingin agar rencana pemotongan pajak sudah bisa lolos di Kongres setidaknya pada bulan Agustus.
Jobless Claims AS Naik, Rata-Rata 4 Pekan Terendah Sejak 1973

Jobless Claims AS Naik, Rata-Rata 4 Pekan Terendah Sejak 1973

Departement of Labor melaporkan jumlah warga AS yang mengisi formulir atas kehilangan pekerjaan bertambah 244k untuk perhitungan yang berakhir pada tanggal 18 Februari lalu.
Notulen FOMC Tak Beri Dorongan Signifikan, Dolar Melunak

Notulen FOMC Tak Beri Dorongan Signifikan, Dolar Melunak

Secara umum, isi notulen FOMC bulan Februari masih mempertahankan prospek kenaikan suku bunga pada bulan Maret mendatang.
GDP Inggris Q4 Tak Seburuk Perkiraan, GBP/USD Tergelincir

GDP Inggris Q4 Tak Seburuk Perkiraan, GBP/USD Tergelincir

Dalam basis YoY, pertumbuhan Inggris secara aktual lebih rendah daripada estimasi awalnya, dimana kenaikan hanya 2.0 persen dari 2.2 persen. GBP/USD terkonsolidasi.
Akankah Notulen FOMC Februari Bullish-kan Dolar?

Akankah Notulen FOMC Februari Bullish-kan Dolar?

Pernyataan Ketua The Fed dalam testimoninya minggu lalu tidak sewaspada pernyataan pasca FOMC. Karena itulah notulen The Fed menyedot perhatian minggu ini.
Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Greenback tergelincir bersama yield obligasi AS. Menghadapi Yen Jepang, Dolar AS diperdagangkan flat. Gejolak jelang Pemilu Prancis masih pengaruhi EUR/USD.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.