NZD/USD Melandai Pasca Data Penjualan Ritel New Zealand

   By: N Sabila    view: 697

Seputarforex.com - Penjualan Ritel New Zealand tak berubah dalam basis bulanan di kuartal empat tahun lalu. Namun, penjualan kendaraan bermotor dan suku cadangnya mengalami kenaikan. Sebanyak 11 dari 15 industri otomotif di New Zealand melaporkan kenaikan penjualan dalam rilis data pada hari Jumat (17/Feb) pagi ini.

 

NZDUSD


Volume Penjualan Ritel New Zealand mencapai 0.8 persen (QoQ) dalam tiga bulan terakhir 2016 (seasonally adjusted). Di kuartal ketiga, Penjualan Ritel New Zealand naik 0.9 persen, menurut data dari Biro Statistik Negara tersebut. Sementara total nilai Penjualan Ritel, dalam penyesuaian musiman, meningkat 1.1 persen di kuartal empat menjadi 21.08 miliar dolar NZ.

Penjualan kendaraan bermotor dan suku cadang menunjukkan kenaikan 1.9 persen, sedangkan volume Penjualan Ritel Inti--yang tidak memasukkan penjualan kendaraan bermotor dan bahan bakar--naik 0.6 persen pada bulan Desember. Angka tersebut melebihi pertumbuhan di kuartal ketiga yang hanya mencapai 0.2 persen.

"Ini menjadi kuartal ketiga, berturut-turut, industri (kendaraan bermotor) menjadi yang terdepan dalam menggerakkan penjualan ritel kuartalan, ..." tulis Biro Statistik New Zealand. "Dalam periode terkini, data dari New Zealand Transport Agency masih menunjukkan kenaikan dalam registrasi penumpang kendaraan, naik 11 persen pada kuartal bulan Desember 2016 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015."

 

NZD/USD Melandai

Merespon laporan tersebut, NZD/USD melandai dengan diperdagangkan flat di angka 0.7207 dari sebelumnya di high 0.7225. Padahal, Dolar AS juga sedang mengendur meski data fundamental AS dirilis sesuai ekspektasi. Klaim pengangguran AS dilaporkan makin mendekatkan AS dengan full-employment. Kenaikan suku bunga AS bulan Maret kian memungkinkan.

AUD/NZD tampak terus menjulang dengan diperdagangkan di angka 1.0689 menyusul laporan ini.



Ekspektasi Ekonomi Membaik, Sentimen Konsumen AS Agustus Melonjak

Ekspektasi Ekonomi Membaik, Sentimen Konsumen AS Agustus Melonjak

Indeks Consumer Sentiment AS bulan Agustus naik menjadi 97.6 (forecast 94.0) atau lebih dari dibandingkan bulan Juli yang berada pada level 93.4.
Minat Safe Haven Naik, Keresahan Di White House Masih Tekan Dolar

Minat Safe Haven Naik, Keresahan Di White House Masih Tekan Dolar

Serangan teror di Barcelona mendorong investor menghindari aset berisiko termasuk Dolar AS, sementara Euro terkekang oleh notulen rapat ECB terbaru.
Klaim Pengangguran AS Kembali Dekati Low 7 Bulan

Klaim Pengangguran AS Kembali Dekati Low 7 Bulan

Jumlah warga AS yang mengajukan klaim pengangguran turun mendekati level terendah 7 bulan sepanjang pekan lalu, berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Departemen Tenaga Kerja.
Poundsterling Bergerak Mixed Setelah Data Penjualan Ritel Inggris

Poundsterling Bergerak Mixed Setelah Data Penjualan Ritel Inggris

ONS melaporkan bahwa volume Penjualan Ritel Inggris tumbuh 0.3 persen (MoM) pada bulan Juli, sedikit di atas perkiraan para ekonom yang dipatok pada 0.2 persen.
Dolar AS Tergencet Rilis Notulen FOMC Dan Politik Trump

Dolar AS Tergencet Rilis Notulen FOMC Dan Politik Trump

Para anggota rapat FOMC mengkhawatirkan lemahnya inflasi AS. Selain itu, Trump membubarkan dua dewan Penasihat Bisnis AS pasca peristiwa berdarah di Virginia.
Housing Starts AS Juli Di Bawah Ekspektasi

Housing Starts AS Juli Di Bawah Ekspektasi

Data Pembangunan Rumah bulan Juli berada di bawah ekspektasi karena adanya penurunan jumlah konstruksi Single-Family dan Multi-Family House.
Korea Utara Ancam Wilayah AS Di Guam, Yen Meroket

Korea Utara Ancam Wilayah AS Di Guam, Yen Meroket

Korea Utara menyatakan bahwa mereka berencana melakukan uji serangan misil ke teritorial Pasifik AS di Guam. Yen meroket diburu partisipan pasar.
FOMC Juli 2017 Tak Beri Petunjuk Baru

FOMC Juli 2017 Tak Beri Petunjuk Baru

The Fed mempertahankan tingkat suku bunganya di 1.00 persen - 1.25 persen sesuai ekspektasi. Pemangkasan balance sheet akan dilakukan dalam waktu yang "relatif segera".

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.