Pasar Cerna Kebijakan, Lompatan Dolar Terhalang

   By: N Sabila    view: 1759

Seputarforex.com - Dolar AS berkutat di low satu minggu terhadap mata uang-mata uang mayor di sesi perdagangan Jumat (17/Feb) pagi ini. Data-data ekonomi AS yang cemerlang kemarin malam rupanya gagal mengangkat yield obligasi pemerintah AS. Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar terhadap mata uang-mata uang mayor, berada di angka 100.570, setelah menyentuh level 100.410, terendah sejak tanggal 9 Februari.

dolar-as


Tarik Tambang USD/JPY

USD/JPY sedikit berubah di posisi 113.367, naik sedikit dari sebelumnya di angka 113.280. Malam tadi, USD/JPY tergelincir 0.8 persen. Pada Rabu lalu, USD/JPY mencapai level tinggi dua minggu di angka 114.955.

"Walaupun Jepang tampak menghindar dari kritik terhadap Yen dalam pertemuan terbaru (Trump dan Abe), tetap saja tidak mengubah fakta bahwa pengawasan mata uang Jepang masih lemah," kata Makoto Noji, senior strategist di SMBC Nikko Securities. Noji menambahkan bahwa Yen masih relatif lemah, dan ketakutan akan penguatan Dolar AS lebih lanjut berdampak pada terbatasnya penguatan USD/JPY.

"Semburan reli Dolar terjadi pada minggu ini, tetapi tampaknya kurang meyakinkan. Lihat saja USD/JPY yang urung menyentuh ambang level 115.00," kata Junichi Ishikawa, Ahli Strategi Forex Senior di IG Securities Tokyo. "Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih mencoba untuk mencerna implikasi kebijakan Presiden AS, khususnya kebijakan perdagangan yang kemungkinan tidak mendukung Dolar,"

Sementara itu, Euro sempat menyentuh level rendah terhadap Dolar AS pada hari Rabu lalu di angka 1.521. Namun, EUR/USD terus mendaki hingga diperdagangkan di angka 1.0673 hari ini. Minggu ini, EUR/USD sedang dalam jalur mengumpulkan kenaikan sebanyak 0.2 persen.

GBP/USD sedikit berubah di angka 1.2482 setelah mendapat perolehan 0.3 persen malam tadi. Saat berita ini ditulis, GBP/USD diperdagangkan di angka 1.2505.

AUD/USD, yang menjadi pair mata uang berperolehan paling stabil tahun 2017 ini berkat tingginya yield obligasi Australia, terpantau flat di angka 0.7706 saat berita ini ditulis, Aussie berada tak jauh dari level tinggi tiga bulan di angka 0.7732 yang tercapai kemarin setelah data ketenagakerjaan.

New Home Sales AS Dibawah Ekspektasi, Kepercayaan Konsumen Melandai

New Home Sales AS Dibawah Ekspektasi, Kepercayaan Konsumen Melandai

Selama periode bulan Januari lalu penjualan rumah baru di Negeri Paman Sam naik sebanyak 3.7 persen menjadi 555k unit dari periode sebelumnya 535k. Sementara itu ekonom sebelumnya memprediksi New Home Sales Januari akan melonjak 6.3 persen menjadi 570k
Dolar Flat Di Sesi Eropa, Pasca Komentar Mnuchin

Dolar Flat Di Sesi Eropa, Pasca Komentar Mnuchin

Analis mengatakan, berhubung data ekonomi AS masih bagus, maka masih dibutuhkan waktu untuk memastikan bearish Dolar.
Komentar Menteri Keuangan AS Menggugah Dolar

Komentar Menteri Keuangan AS Menggugah Dolar

Mnuchin mengatakan bahwa kabinet pemerintahan Trump ingin agar rencana pemotongan pajak sudah bisa lolos di Kongres setidaknya pada bulan Agustus.
Jobless Claims AS Naik, Rata-Rata 4 Pekan Terendah Sejak 1973

Jobless Claims AS Naik, Rata-Rata 4 Pekan Terendah Sejak 1973

Departement of Labor melaporkan jumlah warga AS yang mengisi formulir atas kehilangan pekerjaan bertambah 244k untuk perhitungan yang berakhir pada tanggal 18 Februari lalu.
Notulen FOMC Tak Beri Dorongan Signifikan, Dolar Melunak

Notulen FOMC Tak Beri Dorongan Signifikan, Dolar Melunak

Secara umum, isi notulen FOMC bulan Februari masih mempertahankan prospek kenaikan suku bunga pada bulan Maret mendatang.
GDP Inggris Q4 Tak Seburuk Perkiraan, GBP/USD Tergelincir

GDP Inggris Q4 Tak Seburuk Perkiraan, GBP/USD Tergelincir

Dalam basis YoY, pertumbuhan Inggris secara aktual lebih rendah daripada estimasi awalnya, dimana kenaikan hanya 2.0 persen dari 2.2 persen. GBP/USD terkonsolidasi.
Akankah Notulen FOMC Februari Bullish-kan Dolar?

Akankah Notulen FOMC Februari Bullish-kan Dolar?

Pernyataan Ketua The Fed dalam testimoninya minggu lalu tidak sewaspada pernyataan pasca FOMC. Karena itulah notulen The Fed menyedot perhatian minggu ini.
Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Yield Obligasi Dan Politik: Penyebab Terbatasnya Penguatan Greenback

Greenback tergelincir bersama yield obligasi AS. Menghadapi Yen Jepang, Dolar AS diperdagangkan flat. Gejolak jelang Pemilu Prancis masih pengaruhi EUR/USD.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.