Pasar Cerna Kebijakan, Lompatan Dolar Terhalang

   By: N Sabila    view: 1810

Seputarforex.com - Dolar AS berkutat di low satu minggu terhadap mata uang-mata uang mayor di sesi perdagangan Jumat (17/Feb) pagi ini. Data-data ekonomi AS yang cemerlang kemarin malam rupanya gagal mengangkat yield obligasi pemerintah AS. Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar terhadap mata uang-mata uang mayor, berada di angka 100.570, setelah menyentuh level 100.410, terendah sejak tanggal 9 Februari.

dolar-as


Tarik Tambang USD/JPY

USD/JPY sedikit berubah di posisi 113.367, naik sedikit dari sebelumnya di angka 113.280. Malam tadi, USD/JPY tergelincir 0.8 persen. Pada Rabu lalu, USD/JPY mencapai level tinggi dua minggu di angka 114.955.

"Walaupun Jepang tampak menghindar dari kritik terhadap Yen dalam pertemuan terbaru (Trump dan Abe), tetap saja tidak mengubah fakta bahwa pengawasan mata uang Jepang masih lemah," kata Makoto Noji, senior strategist di SMBC Nikko Securities. Noji menambahkan bahwa Yen masih relatif lemah, dan ketakutan akan penguatan Dolar AS lebih lanjut berdampak pada terbatasnya penguatan USD/JPY.

"Semburan reli Dolar terjadi pada minggu ini, tetapi tampaknya kurang meyakinkan. Lihat saja USD/JPY yang urung menyentuh ambang level 115.00," kata Junichi Ishikawa, Ahli Strategi Forex Senior di IG Securities Tokyo. "Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih mencoba untuk mencerna implikasi kebijakan Presiden AS, khususnya kebijakan perdagangan yang kemungkinan tidak mendukung Dolar,"

Sementara itu, Euro sempat menyentuh level rendah terhadap Dolar AS pada hari Rabu lalu di angka 1.521. Namun, EUR/USD terus mendaki hingga diperdagangkan di angka 1.0673 hari ini. Minggu ini, EUR/USD sedang dalam jalur mengumpulkan kenaikan sebanyak 0.2 persen.

GBP/USD sedikit berubah di angka 1.2482 setelah mendapat perolehan 0.3 persen malam tadi. Saat berita ini ditulis, GBP/USD diperdagangkan di angka 1.2505.

AUD/USD, yang menjadi pair mata uang berperolehan paling stabil tahun 2017 ini berkat tingginya yield obligasi Australia, terpantau flat di angka 0.7706 saat berita ini ditulis, Aussie berada tak jauh dari level tinggi tiga bulan di angka 0.7732 yang tercapai kemarin setelah data ketenagakerjaan.

New Home Sales AS Naik, Harga Rumah Kian Melambung

New Home Sales AS Naik, Harga Rumah Kian Melambung

Data New Home Sales yang dipublikasikan oleh Departemen Perdagangan untuk periodee Mei juga mengalami kenaikan cukup pesat, ditengah semakin melambungnya harga jual properti AS.
Retail Sales Kanada April Naik, Loonie Melonjak

Retail Sales Kanada April Naik, Loonie Melonjak

Retail Sales Kanada untuk periode April membukukan kenaikan 0.8 persen yang didorong oleh naiknya penjualan 9 dari 11 sektor dimana mewakili 71 persen dari total nilai penjualan Ritel di Kanada.
Kurs Rupiah Melemah Sebab Harga Minyak Rendah

Kurs Rupiah Melemah Sebab Harga Minyak Rendah

Rendahnya harga minyak mentah dunia membuat nilai tukar Rupiah hari ini tertekan terhadap Dolar AS. Namun, analis masih optimistis keadaan bisa berbalik.
Dolar AS Masih Loyo Di Sesi Asia

Dolar AS Masih Loyo Di Sesi Asia

Tanpa katalis, Dolar AS bergerak melemah, terutama terhadap Yen Jepang. Pidato Deputi Gubernur BoJ, Kikuo Iwata, memperkuat Yen siang ini.
Harapan Ratu Elizabeth II Tentang Brexit Talk

Harapan Ratu Elizabeth II Tentang Brexit Talk

Dalam pidatonya, Ratu Elizabeth II masih mengekspresikan kepercayaan pada PM Theresa May untuk memandu Inggris dalam negosiasi Brexit.
Jelang Pidato Ratu Elizabeth II, Sterling Tergelincir

Jelang Pidato Ratu Elizabeth II, Sterling Tergelincir

Ratu Elizabeth II dijadwalkan akan berpidato terkait Brexit. Hal ini menjadi sorotan karena diperkirakan akan berpengaruh pada Poundsterling yang sedang tertekan sektor politik.
FOMC Juni 2017 Naikkan Suku Bunga, Dolar Justru Melemah

FOMC Juni 2017 Naikkan Suku Bunga, Dolar Justru Melemah

Kebijakan FOMC Juni 2017 memutuskan untuk menaikkan suku bunganya sebanyak seperempat basis poin, menjadi 1.00 - 1.25 persen.
Poundsterling Dibuka Lemah, Respon Teror London Bridge

Poundsterling Dibuka Lemah, Respon Teror London Bridge

Teror London Bridge terjadi hanya beberapa hari jelang Pemilu Inggris. GBP/USD diperdagangkan di kisaran 1.2865, setelah sempat menyentuh low di 1.2854.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.