Diskusi Rate Hike, ECB Topang Euro Di Level Tinggi

   By: A Muttaqiena    view: 1564

Seputarforex.com - Euro reli menjelang pada hari Jumat lalu, setelah muncul sebuah laporan yang menyebutkan bahwa bank sentral Eropa (ECB) telah mendiskusikan kemungkinan menaikkan suku bunga sebelum mengakhiri program Quantitative Easing (QE). Mata uang 18 negara itu pun melesat ke puncak tertinggi dalam tiga pekan. Hingga hari Senin pagi ini (13/3), EUR/USD masih menguasai kisaran 1.0695.

 

European Central Bank

 

Situasi Terburuk Di Zona Euro Sudah Berlalu 

Selain ECB telah mengumumkan akan tetap melanjutkan tapering QE-nya, turun ke 60 milyar Euro per bulan di sepanjang sisa tahun 2017, tetapi ada komentar lain yang agak hawkish dalam konferensi pers Presidennya, Mario Draghi. Ketika ditanya mengenai bahasa paparan seputar tingkat suku bunga, ia mengatakan Dewan Gubernur telah melakukan "diskusi singkat mengenai apakan akan menyingkirkan kata 'lebih rendah' dari panduan kebijakan (forward guidance)".

Hal itu mengacu pada pembukaan pernyataan kebijakan ECB, "Kami terus mengharapkan (suku bunga) untuk tetap berada pada tingkatnya sekarang atau lebih rendah untuk periode waktu yang diperpanjang, dan jauh melampaui horizon program pembelian aset kami."

Artinya, perlahan tapi pasti, ECB bergerak ke arah yang tidak begitu dovish. Bahkan lebih dari itu. Menurut Christopher Vecchio dari DailyFX, menajamnya kurva yield obligasi pemerintah di Eropa, khususnya Jeman dan Prancis, mensinyalkan bahwa pasar telah memahami pergeseran tersebut. Apalagi, Dewan Gubernur ECB memutuskan untuk tak memperpanjang program TLTRO (targeted longer-term refinancing operation) yang lain; menandakan bahwa mereka menilai situasi terburuk dalam krisis utang Zona Euro sudah berlalu.

 

Le Pen Kemungkinan Kalah Pilpres Perancis

Melorotnya kemungkinan menang kandidat capres anti-Uni Eropa, Marine Le Pen, menjelang Pilpres Prancis, turut menunjang bullish-nya Euro kali ini. Elektabilitas teknokrat garis tengah, Emmanuel Macron, meningkat dalam polling terbaru, sehingga ia diprediksi bakal mengungguli Le Pen di putaran pertama (23 April) maupun putaran kedua (7 Mei).

Topik pergeseran arah haluan ECB serta Pilpres Prancis ini agaknya masih akan menjadi penggerak Euro ke depan, meski pasar juga akan mengamati hasil rapat kebijakan bank sentral Amerika Serikat pada tanggal 15-16 Maret besok. Bullish-nya EUR/USD sejak pekan lalu hingga kini menandakan pasar tak begitu mempedulikan data ketenagakerjaan AS yang tampil prima Jumat lalu, walaupun angka-angkanya menunjang optimisme akan dinaikkannya suku bunga.

GDP Inggris Melambat, Sterling Malah Terangkat

GDP Inggris Melambat, Sterling Malah Terangkat

Laporan yang dirilis oleh ONS pada sore ini menunjukkan bahwa pertumbuhan GDP Inggris hanya mencapai 0.3 persen, lebih rendah daripada ekspektasi 0.4 persen.
Sesi Eropa Buka Pasca Kebijakan ECB, Euro Masih Di Level Tinggi

Sesi Eropa Buka Pasca Kebijakan ECB, Euro Masih Di Level Tinggi

Presiden ECB, Mario Draghi, kemarin tidak menyinggung masalah pelonggaran moneter yang sempat diisukan akan perlahan-lahan ditarik mundur.
Yen Stabil Meski CPI Inti Jepang Di Bawah Estimasi

Yen Stabil Meski CPI Inti Jepang Di Bawah Estimasi

Pemerintah Jepang tadi pagi melaporkan bahwa data Inflasi Inti (core CPI) meningkat 0.2 persen pada bulan Maret dari satu tahun sebelumnya.
Rupiah, Makin Sore Makin Loyo

Rupiah, Makin Sore Makin Loyo

Rupiah diperdagangkan dengan harga Rp13,315, turun 24 poin dari angka pembukaan pagi tadi di kisaran Rp13,291 per Dolar AS.
Trump Batal Keluarkan AS Dari NAFTA, Dolar Terkapar

Trump Batal Keluarkan AS Dari NAFTA, Dolar Terkapar

Trump setuju untuk tidak menarik Amerika Serikat dari NAFTA dalam waktu dekat. USD/CAD terjun ke kisaran 1.3536 dari sebelumnya di 1.3648.
Trader Pound Alih Fokus Ke Data GDP Inggris

Trader Pound Alih Fokus Ke Data GDP Inggris

Mata uang Inggris tersebut sedang berjuang mempertahankan penguatannya menjelang laporan pertumbuhan Inggris kuartal pertama pada hari Jumat nanti.
Analis: Akhir Tahun, Euro Akan Rally Ke 1.15-1.20

Analis: Akhir Tahun, Euro Akan Rally Ke 1.15-1.20

Analis Pasar menilai program dan kebijakan Donald Trump tidak akan bisa terlaksana. Mata uang Euro diperkirakan naik dengan dukungan kebijakan Bank Sentral Eropa.
Euro Ambil Napas Setelah Reli Di Pemilu Prancis

Euro Ambil Napas Setelah Reli Di Pemilu Prancis

EUR/USD diperdagangkan di angka 1.0860 tergelincir 0.1 persen dari posisi sebelumnya. Pasar tenang karena peluang menang Macron lebih besar daripada Le Pen.
Ahok Kalah, Rupiah Melemah

Ahok Kalah, Rupiah Melemah

Rupiah jeblok dan menjadi mata uang Asia berperforma terburuk siang ini setelah hasil quick count menyatakan kekalahan Ahok terhadap Anies Baswedan.
Misterius: PM May Akan Pidato Mendadak, Sterling Terjungkal

Misterius: PM May Akan Pidato Mendadak, Sterling Terjungkal

PM Inggris Theresa May mendadak mengumumkan bahwa dirinya akan menyampaikan pernyataan di Downing Street pada sekitar pukul 18.15 WIB.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.