OctaFx

Dolar Australia Masih Ditantang Volatilitas Ekuitas

   By: A Muttaqiena    view: 343   Berita Forex

Seputarforex.com - Dolar Australia menguat cukup pesat pada hari Senin kemarin, setelah merosot beruntun pekan lalu di tengah gejolak pasar modal global. Namun, pergerakan AUD/USD melambat pada awal sesi perdagangan Asia hari Selasa ini (13/Februari), meskipun Indeks Keyakinan Bisnis NAB menunjukkan peningkatan optimisme di kalangan pebisnis negeri Kanguru.

Dolar Australia

 

Kondisi Bisnis Membaik, Outlook Belum Berbalik 

Dalam laporannya untuk bulan Januari, National Australia Bank (NAB) menyatakan bahwa Indeks Keyakinan Bisnis meningkat dari 11 ke 12, mengungguli ekspektasi yang dipatok pada angka 10. Artinya, pebisnis di 350 perusahaan yang disurvei NAB menilai kalau kondisi ekonomi saat ini mengalami perbaikan.

Kabar tersebut mengukuhkan posisi Dolar Australia, setelah kabar Inflasi di negeri partner dagang terbesarnya, China, kemarin dilaporkan tergelincir dari 0.8% ke 0.7% Year-on-Year pada bulan Januari. Walaupun, perbaikan Indeks Keyakinan Bisnis bukan merupakan data yang cukup kuat untuk membalikkan pesimisme bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) terkait outlook ekonomi dalam beberapa waktu ke depan.

Seusai perilisan data oleh NAB, pasangan mata uang AUD/USD masih flat dekat harga pembukaan di 0.7858. AUD/NZD juga hanya naik tipis 0.12% ke 1.0833.

 

Volatilitas Berdampak Buruk 

Analis dari salah satu bank terbesar di kawasan Antipodean, Westpac, menyampaikan bahwa volatilitas pasar, khususnya yang mengarah pada penurunan, secara historis merupakan berita buruk bagi Aussie. Ini karena perekonomian Australia sangat sensitif merespon pertumbuhan global dan minat risiko investor.

Di sisi lain, VIX Index, pengukur volatilitas S&P500, terus bergejolak sepanjang minggu lalu, bahkan hingga melesat lebih dari 150% dalam satu sesi, mencatat lonjakan harian terbesar dalam sejarah. Indikator tersebut mencerminkan betapa hebatnya "badai" yang menghantam pasar finansial global yang baru surut menjelang akhir pekan. Lebih lanjut, ada kekhawatiran mengenai apa dampak volatilitas pasar tersebut bagi kebijakan RBA mengenai suku bunga.

"Perkiraan pasar mengenai kenaikan suku bunga RBA dari 1.5% pada Desember 2018, mulai memudar di akhir Januari karena lemahnya data inflasi Kuartal IV/2017, dan berlanjut menyusut pekan lalu di tengah gejolak ekuitas, probabilitas turun ke 60%," kata Sean Callow, pimpinan pakar strategi FX G10 di Westpac, sebagaimana dikutip oleh Poundsterling Live. Sejalan dengan itu, "Westpac tetap pada pandangan yang sudah lama kami pegang bahwa tidak ada perubahan (suku bunga) di tahun 2018, dengan beberapa forecaster kini bergabung dengan kami (untuk memiliki pandangan tersebut)."

282328

Dolar AS Masih Depresi Jelang Testimoni Jerome Powell Dolar AS Masih Depresi Jelang Testimoni Jerome Powell
By A Muttaqiena, 24 Feb 2018, In Berita Forex, View 168
Pergerakan pasar pekan depan kemungkinan akan dipengaruhi oleh antisipasi pasar menjelang testimoni pimpinan bank sentral AS, Jerome Powell, di hadapan Parlemen AS.
Inflasi Melampaui Ekspektasi, Tak Mampu Pacu Yen Jepang Inflasi Melampaui Ekspektasi, Tak Mampu Pacu Yen Jepang
By A Muttaqiena, 23 Feb 2018, In Berita Forex, View 410
Inflasi Jepang menunjukkan kenaikan melebihi ekspektasi dan Dolar AS cenderung melemah terhadap mata uang mayor lainnya, tetapi USD/JPY meningkat.
Pengaruh Notulen FOMC Memudar, USD Selip Pengaruh Notulen FOMC Memudar, USD Selip
By A Muttaqiena, 23 Feb 2018, In Berita Forex, View 474
Indeks Dolar AS melandai kembali ke bawah ambang 90.00 pada awal perdagangan sesi Asia hari Jumat ini, setelah yield Obligasi AS mundur dari rekor tinggi.
Penjualan Ritel Kanada Menurun, USD/CAD Menguat Penjualan Ritel Kanada Menurun, USD/CAD Menguat
By Pandawa, 22 Feb 2018, In Berita Forex, View 176
Retail Sales Kanada secara tidak terduga turun di bulan Desember. Hal inipun mendukung penguatan USD/CAD, yang di sisi lain turut ditunjang oleh penurunan Jobless Claims AS.
GDP Inggris Ingkari Optimisme Bank Sentral GDP Inggris Ingkari Optimisme Bank Sentral
By A Muttaqiena, 22 Feb 2018, In Berita Forex, View 521
Laju Gross Domestic Product (GDP) Inggris kuartal IV/2017 cukup mengecewakan, sehingga Poundsterling tetap melemah terhadap sejumlah mata uang lainnya.
Terimbas Kabar Dari AS, Kurs Rupiah Jatuh Ke Terendah 20 Bulan Terimbas Kabar Dari AS, Kurs Rupiah Jatuh Ke Terendah 20 Bulan
By A Muttaqiena, 22 Feb 2018, In Berita Forex, View 561
Penilaian positif mengenai kondisi ekonomi Amerika Serikat mendorong penguatan Dolar AS dan melemahkan kurs Rupiah hari ini.
Aussie Lanjutkan Penurunan Pasca Data Gaji Aussie Lanjutkan Penurunan Pasca Data Gaji
By A Muttaqiena, 21 Feb 2018, In Berita Forex, View 304
Publikasi data Wage Price Index tak mampu mendongkrak Dolar Australia karena masih menunjukkan tren yang lemah.
Tahan Suku Bunga, Aussie Ingin Gaji Naik Dulu Tahan Suku Bunga, Aussie Ingin Gaji Naik Dulu
By A Muttaqiena, 20 Feb 2018, In Berita Forex, View 327
Bias dovish bank sentral Australia (RBA) sebenarnya sudah diekspektasikan oleh sebagian analis, tetapi kembali menekan Dolar Australia.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 868
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
NFP Desember Mengecewakan, Dolar AS Berakhir Mixed NFP Desember Mengecewakan, Dolar AS Berakhir Mixed
By A Muttaqiena, 6 Jan 2018, In Berita Forex, View 737
Dolar AS berbalik menguat terhadap sebagian mata uang mayor pasca rilis NFP Desember, tetapi apreasiasinya dibatasi oleh reli bullish Dolar Kanada.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.

SHARE:

SHARE:

 

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.