EUR/USD Sedikit Melandai Di Sesi Eropa, Pasar Lengang

   By: N Sabila    view: 597

Seputarforex.com - Euro masih berada di level tinggi terhadap Dolar AS, meskipun sedikit melandai di sesi perdagangan Eropa Senin (20/Mar) sore ini. Kenaikan suku bunga AS minggu lalu, yang tidak diiringi dengan adanya perkiraan akselerasi kebijakan moneter membuat pasar yang berekspektasi hawkish kecewa.

euro-dolar

EUR/USD diperdagangkan di angka 1.0753, menurun sedikit dari level 1.0777. Meski demikian, secara umum Euro masih berada di level tinggi. Citi, salah satu bank investasi multinasional, menyatakan bahwa pihaknya mengabaikan kemungkinan Euro jatuh ke level paritas versus Dolar. Citi sudah menaikkan prediksinya ke level tinggi 12 bulan ke angka 1.04 dari perkiraan sebelumnya di atas 0.98.

 

Menunggu Donald Trump

Rapat G-20 telah digelar di Jerman. Hasilnya pun tak signifikan. Rapat negara-negara tersebut menyebut adanya kemungkinan intervensi mata uang, tetapi hanya bisa berjanji untuk menghindari proteksi perdagangan. Hal ini karena mereka tidak bisa mendapatkan solusi kongkrit sebelum Presiden AS, Donald Trump, menjabarkan kebijakannya.

Adapula analisis dari Deutsche, Alan Ruskin, memperkirakan akan adanya jeda dua bulan sebelum sinyal Fed Hike berikutnya. Dalam jeda tersebut, atmosfer ekonomi AS masih mungkin membentuk risiko baru. Sedangkan, di Zona Euro, ECB dapat kemabli menumbuhkan kemungkinan kenaikan rate deposit yang saat ini masih di level minus, sebelum mengakhiri program QE-nya. Isu-isu terkait dua hal tersebut cukup untuk mengecilkan perolehan Dolar AS terhadap Euro, kata Ruskin. Sebaliknya, Euro bisa naik hingga 1.1000 dalam beberapa bulan ke depan.

Sterling Terjebak Politik, Dan Undervalued

Sterling Terjebak Politik, Dan Undervalued

Sterling akhir-akir ini telah menjadi mata uang politik, yang ditarik ulur oleh kesepakan Brexit antara UK dan Zona Eropa. Pergerakan Sterling di sinyalemen akan Undervalued. Namun yang mengherankan Sterling masih kuat. Seolah tidak ada masalah dengan situasi pasar.
Barclays Prediksi, Aussie Akan Melemah Di Akhir Tahun

Barclays Prediksi, Aussie Akan Melemah Di Akhir Tahun

Barclays memperbaharui perkiraan pergerakan Dolar Aussie di tahun ini. Bank terbesar yang berbasis di Inggris ini, memperingatkan para klien bahwa lintasan untuk mata uang Aussie akan cenderung lebih rendah.
Brexit : Inggris Harus Bayar Biaya Perpisahan Sebesar 60 Milyar Euro

Brexit : Inggris Harus Bayar Biaya Perpisahan Sebesar 60 Milyar Euro

Para pemimpin kawasan Uni Eropa baru saja merayakan ulang tahun ke-60 organisasi ekonomi dan politik terbesar didunia ini. Di samping itu Pejabat Eropa ini membicarakan RUU denda terhadap Brexit Inggi sebagai biaya perpisahan.
Nilai Tukar Sterling Harus Lebih Murah, Article 50 Akan Di Aktifkan

Nilai Tukar Sterling Harus Lebih Murah, Article 50 Akan Di Aktifkan

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengimplementasikan proses Brexit akan lebih cepat dari sebelumnya, yaitu dua tahun setelah referendum dilakukan. Pekan depan Theresa akan melakukan penandatangan untuk mengaktifkan pasal 50 perjanjian Lisbon.
Durable Goods Orders AS Februari Naik Lewati Estimasi, Dollar Bergerak Variatif

Durable Goods Orders AS Februari Naik Lewati Estimasi, Dollar Bergerak Variatif

Durable Goods Orders naik cukup menyakinkan 1.7 persen selama bulan lalu, lebih baik dibandingkan estimasi ekonom melalui jajak pendapat Reuters untuk kenaikan 1.1 persen. Pesanan barang tahan lama AS selama Februari melanjutkan kembali trend positif setelah naik 2 persen pada bulan Januari lalu.
Kuroda BoJ Tak Berniat Hentikan Stimulus, Yen Flat

Kuroda BoJ Tak Berniat Hentikan Stimulus, Yen Flat

Gubernur BoJ, Haruhiko Kuroda, menepis asumsi pasar yang meyakini bahwa BoJ akan "ikut-ikutan" menghentikan stimulus.
Kenaikan Dolar Rentan, Pasar Nantikan Voting Trumpcare

Kenaikan Dolar Rentan, Pasar Nantikan Voting Trumpcare

Pasar fokus terhadap pemungutan suara di Kongres tentang undang-undang layanan kesehatan AS hari ini. Kenaikan Dolar rapuh karena ada risiko jika usulan Trump ditolak.
PM May Aktifkan Article 50 Tanggal 29 Maret, Sterling Terguling

PM May Aktifkan Article 50 Tanggal 29 Maret, Sterling Terguling

PM Theresa May akan memicu Article 50 pada tanggal 29 Maret minggu depan. Setelah itu, negosiasi dua tahun dengan Uni Eropa (UE) akan resmi dimulai.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.