EUR/USD Sedikit Melandai Di Sesi Eropa, Pasar Lengang

   By: N Sabila    view: 645

Seputarforex.com - Euro masih berada di level tinggi terhadap Dolar AS, meskipun sedikit melandai di sesi perdagangan Eropa Senin (20/Mar) sore ini. Kenaikan suku bunga AS minggu lalu, yang tidak diiringi dengan adanya perkiraan akselerasi kebijakan moneter membuat pasar yang berekspektasi hawkish kecewa.

euro-dolar

EUR/USD diperdagangkan di angka 1.0753, menurun sedikit dari level 1.0777. Meski demikian, secara umum Euro masih berada di level tinggi. Citi, salah satu bank investasi multinasional, menyatakan bahwa pihaknya mengabaikan kemungkinan Euro jatuh ke level paritas versus Dolar. Citi sudah menaikkan prediksinya ke level tinggi 12 bulan ke angka 1.04 dari perkiraan sebelumnya di atas 0.98.

 

Menunggu Donald Trump

Rapat G-20 telah digelar di Jerman. Hasilnya pun tak signifikan. Rapat negara-negara tersebut menyebut adanya kemungkinan intervensi mata uang, tetapi hanya bisa berjanji untuk menghindari proteksi perdagangan. Hal ini karena mereka tidak bisa mendapatkan solusi kongkrit sebelum Presiden AS, Donald Trump, menjabarkan kebijakannya.

Adapula analisis dari Deutsche, Alan Ruskin, memperkirakan akan adanya jeda dua bulan sebelum sinyal Fed Hike berikutnya. Dalam jeda tersebut, atmosfer ekonomi AS masih mungkin membentuk risiko baru. Sedangkan, di Zona Euro, ECB dapat kemabli menumbuhkan kemungkinan kenaikan rate deposit yang saat ini masih di level minus, sebelum mengakhiri program QE-nya. Isu-isu terkait dua hal tersebut cukup untuk mengecilkan perolehan Dolar AS terhadap Euro, kata Ruskin. Sebaliknya, Euro bisa naik hingga 1.1000 dalam beberapa bulan ke depan.

New Home Sales AS Naik, Harga Rumah Kian Melambung

New Home Sales AS Naik, Harga Rumah Kian Melambung

Data New Home Sales yang dipublikasikan oleh Departemen Perdagangan untuk periodee Mei juga mengalami kenaikan cukup pesat, ditengah semakin melambungnya harga jual properti AS.
Retail Sales Kanada April Naik, Loonie Melonjak

Retail Sales Kanada April Naik, Loonie Melonjak

Retail Sales Kanada untuk periode April membukukan kenaikan 0.8 persen yang didorong oleh naiknya penjualan 9 dari 11 sektor dimana mewakili 71 persen dari total nilai penjualan Ritel di Kanada.
Kurs Rupiah Melemah Sebab Harga Minyak Rendah

Kurs Rupiah Melemah Sebab Harga Minyak Rendah

Rendahnya harga minyak mentah dunia membuat nilai tukar Rupiah hari ini tertekan terhadap Dolar AS. Namun, analis masih optimistis keadaan bisa berbalik.
Dolar AS Masih Loyo Di Sesi Asia

Dolar AS Masih Loyo Di Sesi Asia

Tanpa katalis, Dolar AS bergerak melemah, terutama terhadap Yen Jepang. Pidato Deputi Gubernur BoJ, Kikuo Iwata, memperkuat Yen siang ini.
Harapan Ratu Elizabeth II Tentang Brexit Talk

Harapan Ratu Elizabeth II Tentang Brexit Talk

Dalam pidatonya, Ratu Elizabeth II masih mengekspresikan kepercayaan pada PM Theresa May untuk memandu Inggris dalam negosiasi Brexit.
Jelang Pidato Ratu Elizabeth II, Sterling Tergelincir

Jelang Pidato Ratu Elizabeth II, Sterling Tergelincir

Ratu Elizabeth II dijadwalkan akan berpidato terkait Brexit. Hal ini menjadi sorotan karena diperkirakan akan berpengaruh pada Poundsterling yang sedang tertekan sektor politik.
FOMC Juni 2017 Naikkan Suku Bunga, Dolar Justru Melemah

FOMC Juni 2017 Naikkan Suku Bunga, Dolar Justru Melemah

Kebijakan FOMC Juni 2017 memutuskan untuk menaikkan suku bunganya sebanyak seperempat basis poin, menjadi 1.00 - 1.25 persen.
Poundsterling Dibuka Lemah, Respon Teror London Bridge

Poundsterling Dibuka Lemah, Respon Teror London Bridge

Teror London Bridge terjadi hanya beberapa hari jelang Pemilu Inggris. GBP/USD diperdagangkan di kisaran 1.2865, setelah sempat menyentuh low di 1.2854.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.