FOMC Maret 2017: The Fed Naikkan Suku Bunga AS

   By: N Sabila    view: 3837

Seputarforex.com - Federal Reserve AS memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin ke rentang 0.75 persen - 1.00 persen setelah rapat FOMC Kamis (16/Mar) dini hari tadi. Kenaikan ini adalah yang kedua setelah bulan Desember 2016, dan yang ketiga sejak krisis finansial satu dekade lalu.

fomc

Langkah The Fed kali ini dipandang sebagai telah mantapnya upaya bank sentral AS tersebut untuk mengembalikan kebijakan moneter ke normal. Ketua The Fed, Janet Yellen, menunjuk kestabilan pertumbuhan ekonomi sebagai alasan utama menaikkan suku bunga bulan ini.

"Kami melihat adanya kemajuan progres ekonomi dalam beberapa bulan terakhir, persis seperti yang telah kami antisipasikan," kata Yellen dalam konferensi pers pasca FOMC. "Kami mendapati kepercayaan diri perekonomian AS kembali menyala,"

The Fed juga tidak mengubah outlooknya mengenai rencana kenaikan suku bunga yang masih dua kali lagi tahun ini, dan tiga kali lagi tahun 2018. Untuk inflasi, para pembuat kebijakan The Fed melihatnya telah mendekati target 2 persen yang dipasang bank sentral. Investasi bisnis pun agak menguat setelah beberapa bulan melemah.

Akan tetapi, The Fed tidak berencana untuk mempercepat laju pengetatan kebijakan moneter. Para pejabat bank sentral AS di FOMC menegaskan bahwa suku bunga ke depan akan dinaikkan secara bertahap. Untuk saat ini, rate tidak akan dikembalikan ke level netral sampai akhir 2019.

Secara keseluruhan, pengumuman dari Janet Yellen tersebut disampaikan dengan nada penuh percaya diri tetapi tidak meluap-luap. "Data (ekonomi lainnya) belum menguat signifikan," kata Yellen. "Kami memang tidak mengubah outlook. Kami hanya menjalankan apa yang sudah kami perhitungkan,"


Pasar Tenaga Kerja Minta Fed Hike Tak Cepat-Cepat

Meski demikian, Serikat Pekerja justru mendesak The Fed untuk menaikkan suku bunga selambat mungkin sehingga rekrutmen tenaga kerja dapat berlanjut dan kenaikan upah pekerja tetap berlangsung. The Fed sendiri memperkirakan tingkat pengangguran AS akan mencapai 4.5 persen tahun ini dan bertahan hingga 2019.

"Pengumuman The Fed ini melegakan kekhawatiran kita akan kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed dengan lebih cepat ke depan. Mereka (FOMC) memilih untuk tidak memberikan sinyal akan hal itu (kenaikan suku bunga dengan cepat)," kata Brad McMillan, Chief Investment Officer di Commonwealth Financial.

GDP Inggris Melambat, Sterling Malah Terangkat

GDP Inggris Melambat, Sterling Malah Terangkat

Laporan yang dirilis oleh ONS pada sore ini menunjukkan bahwa pertumbuhan GDP Inggris hanya mencapai 0.3 persen, lebih rendah daripada ekspektasi 0.4 persen.
Sesi Eropa Buka Pasca Kebijakan ECB, Euro Masih Di Level Tinggi

Sesi Eropa Buka Pasca Kebijakan ECB, Euro Masih Di Level Tinggi

Presiden ECB, Mario Draghi, kemarin tidak menyinggung masalah pelonggaran moneter yang sempat diisukan akan perlahan-lahan ditarik mundur.
Yen Stabil Meski CPI Inti Jepang Di Bawah Estimasi

Yen Stabil Meski CPI Inti Jepang Di Bawah Estimasi

Pemerintah Jepang tadi pagi melaporkan bahwa data Inflasi Inti (core CPI) meningkat 0.2 persen pada bulan Maret dari satu tahun sebelumnya.
Rupiah, Makin Sore Makin Loyo

Rupiah, Makin Sore Makin Loyo

Rupiah diperdagangkan dengan harga Rp13,315, turun 24 poin dari angka pembukaan pagi tadi di kisaran Rp13,291 per Dolar AS.
Trump Batal Keluarkan AS Dari NAFTA, Dolar Terkapar

Trump Batal Keluarkan AS Dari NAFTA, Dolar Terkapar

Trump setuju untuk tidak menarik Amerika Serikat dari NAFTA dalam waktu dekat. USD/CAD terjun ke kisaran 1.3536 dari sebelumnya di 1.3648.
Trader Pound Alih Fokus Ke Data GDP Inggris

Trader Pound Alih Fokus Ke Data GDP Inggris

Mata uang Inggris tersebut sedang berjuang mempertahankan penguatannya menjelang laporan pertumbuhan Inggris kuartal pertama pada hari Jumat nanti.
Meski Jatuhkan Loonie, Kekuatan Dolar AS Terbatas

Meski Jatuhkan Loonie, Kekuatan Dolar AS Terbatas

USD/CAD diperdagangkan naik ke high 1.3599 setelah Menteri Perdagangan AS menyatakan akan menerapkan kebijakan bea atas impor kayu dari Kanada.
Ahok Kalah, Rupiah Melemah

Ahok Kalah, Rupiah Melemah

Rupiah jeblok dan menjadi mata uang Asia berperforma terburuk siang ini setelah hasil quick count menyatakan kekalahan Ahok terhadap Anies Baswedan.
Housing Starts AS Maret Jatuh, Building Permits Naik

Housing Starts AS Maret Jatuh, Building Permits Naik

Departemen Perdagangan mempublikasikan data Housing Starts Maret yang tercatat menurun 6.8 persen menjadi 1.22 juta unit, lebih rendah dari ekspektasi ekonom.
Misterius: PM May Akan Pidato Mendadak, Sterling Terjungkal

Misterius: PM May Akan Pidato Mendadak, Sterling Terjungkal

PM Inggris Theresa May mendadak mengumumkan bahwa dirinya akan menyampaikan pernyataan di Downing Street pada sekitar pukul 18.15 WIB.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.