FOMC Maret 2017: The Fed Naikkan Suku Bunga AS

   By: N Sabila    view: 4379

Seputarforex.com - Federal Reserve AS memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin ke rentang 0.75 persen - 1.00 persen setelah rapat FOMC Kamis (16/Mar) dini hari tadi. Kenaikan ini adalah yang kedua setelah bulan Desember 2016, dan yang ketiga sejak krisis finansial satu dekade lalu.

fomc

Langkah The Fed kali ini dipandang sebagai telah mantapnya upaya bank sentral AS tersebut untuk mengembalikan kebijakan moneter ke normal. Ketua The Fed, Janet Yellen, menunjuk kestabilan pertumbuhan ekonomi sebagai alasan utama menaikkan suku bunga bulan ini.

"Kami melihat adanya kemajuan progres ekonomi dalam beberapa bulan terakhir, persis seperti yang telah kami antisipasikan," kata Yellen dalam konferensi pers pasca FOMC. "Kami mendapati kepercayaan diri perekonomian AS kembali menyala,"

The Fed juga tidak mengubah outlooknya mengenai rencana kenaikan suku bunga yang masih dua kali lagi tahun ini, dan tiga kali lagi tahun 2018. Untuk inflasi, para pembuat kebijakan The Fed melihatnya telah mendekati target 2 persen yang dipasang bank sentral. Investasi bisnis pun agak menguat setelah beberapa bulan melemah.

Akan tetapi, The Fed tidak berencana untuk mempercepat laju pengetatan kebijakan moneter. Para pejabat bank sentral AS di FOMC menegaskan bahwa suku bunga ke depan akan dinaikkan secara bertahap. Untuk saat ini, rate tidak akan dikembalikan ke level netral sampai akhir 2019.

Secara keseluruhan, pengumuman dari Janet Yellen tersebut disampaikan dengan nada penuh percaya diri tetapi tidak meluap-luap. "Data (ekonomi lainnya) belum menguat signifikan," kata Yellen. "Kami memang tidak mengubah outlook. Kami hanya menjalankan apa yang sudah kami perhitungkan,"


Pasar Tenaga Kerja Minta Fed Hike Tak Cepat-Cepat

Meski demikian, Serikat Pekerja justru mendesak The Fed untuk menaikkan suku bunga selambat mungkin sehingga rekrutmen tenaga kerja dapat berlanjut dan kenaikan upah pekerja tetap berlangsung. The Fed sendiri memperkirakan tingkat pengangguran AS akan mencapai 4.5 persen tahun ini dan bertahan hingga 2019.

"Pengumuman The Fed ini melegakan kekhawatiran kita akan kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed dengan lebih cepat ke depan. Mereka (FOMC) memilih untuk tidak memberikan sinyal akan hal itu (kenaikan suku bunga dengan cepat)," kata Brad McMillan, Chief Investment Officer di Commonwealth Financial.

Ekspektasi Ekonomi Membaik, Sentimen Konsumen AS Agustus Melonjak

Ekspektasi Ekonomi Membaik, Sentimen Konsumen AS Agustus Melonjak

Indeks Consumer Sentiment AS bulan Agustus naik menjadi 97.6 (forecast 94.0) atau lebih dari dibandingkan bulan Juli yang berada pada level 93.4.
Minat Safe Haven Naik, Keresahan Di White House Masih Tekan Dolar

Minat Safe Haven Naik, Keresahan Di White House Masih Tekan Dolar

Serangan teror di Barcelona mendorong investor menghindari aset berisiko termasuk Dolar AS, sementara Euro terkekang oleh notulen rapat ECB terbaru.
Klaim Pengangguran AS Kembali Dekati Low 7 Bulan

Klaim Pengangguran AS Kembali Dekati Low 7 Bulan

Jumlah warga AS yang mengajukan klaim pengangguran turun mendekati level terendah 7 bulan sepanjang pekan lalu, berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Departemen Tenaga Kerja.
Poundsterling Bergerak Mixed Setelah Data Penjualan Ritel Inggris

Poundsterling Bergerak Mixed Setelah Data Penjualan Ritel Inggris

ONS melaporkan bahwa volume Penjualan Ritel Inggris tumbuh 0.3 persen (MoM) pada bulan Juli, sedikit di atas perkiraan para ekonom yang dipatok pada 0.2 persen.
Dolar AS Tergencet Rilis Notulen FOMC Dan Politik Trump

Dolar AS Tergencet Rilis Notulen FOMC Dan Politik Trump

Para anggota rapat FOMC mengkhawatirkan lemahnya inflasi AS. Selain itu, Trump membubarkan dua dewan Penasihat Bisnis AS pasca peristiwa berdarah di Virginia.
Housing Starts AS Juli Di Bawah Ekspektasi

Housing Starts AS Juli Di Bawah Ekspektasi

Data Pembangunan Rumah bulan Juli berada di bawah ekspektasi karena adanya penurunan jumlah konstruksi Single-Family dan Multi-Family House.
Dolar AS Stabil Di Sesi Asia Setelah Timbun Gain

Dolar AS Stabil Di Sesi Asia Setelah Timbun Gain

Notulen rapat The Fed Juli lalu, akan diterbitkan pada malam nanti. Analis tak ekspektasikan akan ada kesan hawkish yang dapat menambah kekuatan Dolar AS.
Retail Sales AS Juli Melonjak, Catat Kenaikan Terbesar 7 Bulan

Retail Sales AS Juli Melonjak, Catat Kenaikan Terbesar 7 Bulan

Penjualan Ritel AS menunjukkan trend Consumer Spending terus membaik dan momentum pertumbuhan ekonomi berlanjut pada kuartal ketiga 2017.
Korea Utara Ancam Wilayah AS Di Guam, Yen Meroket

Korea Utara Ancam Wilayah AS Di Guam, Yen Meroket

Korea Utara menyatakan bahwa mereka berencana melakukan uji serangan misil ke teritorial Pasifik AS di Guam. Yen meroket diburu partisipan pasar.
FOMC Juli 2017 Tak Beri Petunjuk Baru

FOMC Juli 2017 Tak Beri Petunjuk Baru

The Fed mempertahankan tingkat suku bunganya di 1.00 persen - 1.25 persen sesuai ekspektasi. Pemangkasan balance sheet akan dilakukan dalam waktu yang "relatif segera".

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.