Government Shutdown AS Terjadi Lagi, Voting Malam Ini

   By: A Muttaqiena    view: 1537   Berita Forex

Seputarforex.com - Kemarin dikabarkan bahwa Senat AS telah menyepakati sebuah proposal anggaran bipartisan yang bisa mendanai pemerintah AS dan menghindarkannya dari Government Shutdown hingga bulan depan. Namun, pada Jumat pagi ini (9/Februari), dilaporkan bahwa anggaran tersebut belum dapat disahkan. Seorang anggota partai Republik yang menentang kenaikan besaran anggaran, memaksa voting tertunda sampai lebih dari tujuh jam tadi malam, sehingga proposal tersebut belum berhasil diteken.


Senator Rand Paul

 

Rand Paul dari partai Republik mengatakan, proposal anggaran tersebut, jika disetujui maka akan "merampok kas negara". Senator asal Kentucky itu pun bergerak menahan voting dengan serangkaian pidato berapi-api. "Saya maju (menjadi senator) karena saya sangat keberatan dengan defisit triliunan dolar di era Presiden Obama. Sekarang kita lihat Republik dan Demokrat bersama-sama menawarkan kita defisit triliunan dolar. Saya tidak bisa...mengabaikannya hanya karena partai saya sekarang ikut menyetujui defisit."

Proposal anggaran juga ditentang oleh pimpinan perwakilan partai Demokrat di House of Representative, Nancy Pelosi, karena tak memberikan perlindungan bagi 700,000 imigran anak-anak dalam program DACA yang terancam dideportasi. Ini menjadi potensi ganjalan baru bagi proposal tersebut di House, setelah disahkan Senat.

Sependek 3-6 Jam Saja

Sebagai akibat dari lantangnya suara kontra Rand Paul, anggaran sementara gagal disahkan oleh Senat kemarin, dan pemerintah AS akan terpaksa menjalani Shutdown lagi dalam beberapa jam ke depan. Masa shutdown kedua di era Presiden Donald Trump ini bisa berlangsung sependek 3-6 jam, jika legislasi berhasil diteken nanti malam; tetapi juga bisa berkepanjangan hingga awal minggu depan, jika Paul dan Pelosi berhasil menggalang dukungan dari perwakilan rakyat lainnya.

Kantor Manajemen dan Anggaran di White House telah menyampaikan pada Reuters bahwa mereka tengah mempersiapkan kemungkinan Shutdown kedua, sembari tetap mendesak agar anggaran bipartisan dapat disahkan sesegera mungkin. Namun, ada kemungkinan tarik-ulur bakal berkepanjangan.

Anggaran yang dibekingi Presiden Donald Trump tersebut akan meningkatkan anggaran militer dan domestik sebesar nyaris $300 milyar dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Padahal, ia juga baru saja mengesahkan perundangan mengenai pemangkasan pajak pada akhir 2017 dan dijadwalkan mulai diterapkan tahun ini. Tanpa adanya sumber pendapatan pengganti, maka peningkatan belanja negara tersebut hanya bisa ditutupi dengan dana utang. Akibatnya, utang negara AS diperkirakan bakal meningkat $1.5 triliun.

Voting Hanya Tertunda

Senator Thom Tillis dari partai Republik mengatakan, Paul hanya bisa menunda voting, tetapi pengambilan suara tetap akan dilaksanakan. "Hasilnya bakal sesuatu yang ditentang oleh teman saya dari Kentucky, tetapi tetap akan terjadi. Karena mayoritas (anggota partai) Republik meyakini bahwa mendanai pemerintah adalah sesuatu yang cukup penting untuk dilakukan.

Anggaran ini, jika benar disetujui, maka dapat menghindarkan Amerika Serikat dari shutdown berkepanjangan sekaligus memundurkan plafon kredit hingga Maret 2019.

Pasar Modal Kembali Memerah

Sementara perpolitikan Washington kembali memanas, pasar finansial kembali memerah. Dow Jones Index anjlok lebih dari 1000 poin lagi pada sesi Amerika, disusul oleh indeks-indeks saham ternama lainnya.

 

Indeks Saham Dunia 9 Februari 2018

Ini bukan kekacauan pertama yang melanda pasar modal. Namun, ada perbedaan mencolok. Jika pada kejatuhan pasar modal sebelumnya, dana-dana dilarikan ke Dolar AS, selain ke aset safe haven lainnya; pada kejatuhan pasar modal kali ini, Dolar AS cenderung flat. Saat berita ditulis pada awal sesi Asia, Indeks Dolar AS (DXY) justru cenderung tertekan dengan minus tipis 0.02% ke 90.25, walaupun masih cukup unggul versus Euro, Pounds, dan Yen.

282293

Dolar AS Masih Depresi Jelang Testimoni Jerome Powell Dolar AS Masih Depresi Jelang Testimoni Jerome Powell
By A Muttaqiena, 24 Feb 2018, In Berita Forex, View 170
Pergerakan pasar pekan depan kemungkinan akan dipengaruhi oleh antisipasi pasar menjelang testimoni pimpinan bank sentral AS, Jerome Powell, di hadapan Parlemen AS.
Inflasi Melampaui Ekspektasi, Tak Mampu Pacu Yen Jepang Inflasi Melampaui Ekspektasi, Tak Mampu Pacu Yen Jepang
By A Muttaqiena, 23 Feb 2018, In Berita Forex, View 410
Inflasi Jepang menunjukkan kenaikan melebihi ekspektasi dan Dolar AS cenderung melemah terhadap mata uang mayor lainnya, tetapi USD/JPY meningkat.
Pengaruh Notulen FOMC Memudar, USD Selip Pengaruh Notulen FOMC Memudar, USD Selip
By A Muttaqiena, 23 Feb 2018, In Berita Forex, View 474
Indeks Dolar AS melandai kembali ke bawah ambang 90.00 pada awal perdagangan sesi Asia hari Jumat ini, setelah yield Obligasi AS mundur dari rekor tinggi.
Penjualan Ritel Kanada Menurun, USD/CAD Menguat Penjualan Ritel Kanada Menurun, USD/CAD Menguat
By Pandawa, 22 Feb 2018, In Berita Forex, View 176
Retail Sales Kanada secara tidak terduga turun di bulan Desember. Hal inipun mendukung penguatan USD/CAD, yang di sisi lain turut ditunjang oleh penurunan Jobless Claims AS.
GDP Inggris Ingkari Optimisme Bank Sentral GDP Inggris Ingkari Optimisme Bank Sentral
By A Muttaqiena, 22 Feb 2018, In Berita Forex, View 521
Laju Gross Domestic Product (GDP) Inggris kuartal IV/2017 cukup mengecewakan, sehingga Poundsterling tetap melemah terhadap sejumlah mata uang lainnya.
Terimbas Kabar Dari AS, Kurs Rupiah Jatuh Ke Terendah 20 Bulan Terimbas Kabar Dari AS, Kurs Rupiah Jatuh Ke Terendah 20 Bulan
By A Muttaqiena, 22 Feb 2018, In Berita Forex, View 561
Penilaian positif mengenai kondisi ekonomi Amerika Serikat mendorong penguatan Dolar AS dan melemahkan kurs Rupiah hari ini.
Comdoll Tersandung Prospek Kenaikan Suku Bunga AS Comdoll Tersandung Prospek Kenaikan Suku Bunga AS
By A Muttaqiena, 22 Feb 2018, In Berita Forex, View 428
Penguatan prospek kenaikan suku bunga AS menjerumuskan harga-harga komoditas berikut mata uang AUD. NZD, dan CAD.
Antisipasi Notulen FOMC, Dolar AS Didukung Short-Covering Antisipasi Notulen FOMC, Dolar AS Didukung Short-Covering
By A Muttaqiena, 21 Feb 2018, In Berita Forex, View 623
Dolar AS berupaya mempertahankan penguatannya terhadap beberapa mata uang mayor yang telah dicapai sejak awal pekan.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 868
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
NFP Desember Mengecewakan, Dolar AS Berakhir Mixed NFP Desember Mengecewakan, Dolar AS Berakhir Mixed
By A Muttaqiena, 6 Jan 2018, In Berita Forex, View 737
Dolar AS berbalik menguat terhadap sebagian mata uang mayor pasca rilis NFP Desember, tetapi apreasiasinya dibatasi oleh reli bullish Dolar Kanada.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.

SHARE:

SHARE:

 

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.