OctaFx

Mengapa Kristin Forbes Ingin Suku Bunga BoE Naik

   By: N Sabila    view: 1116   Berita Forex

Seputarforex.com - Kristin Forbes adalah salah seorang anggota MPC Bank Sentral Inggris yang secara tidak langsung membuat Poundsterling melonjak Kamis (16/Mar) kemarin. Forbes, adalah satu-satunya yang hawkish, berbeda dengan 8 anggota MPC BoE lainnya, Forbes justru menyatakan ingin agar suku bunga BoE naik.

kristin-forbes

BoE sudah lama tidak mengalami split, atau perbedaan suara, sehingga seketika mencuri perhatian pasar yang kemudian menanggapi dengan aksi beli Sterling. Mengapa Forbes berpendapat demikian? Berikut ini alasan yang dikemukakan sendiri oleh Forbes melalui sebuah kolom di Telegraph:

Publik Inggris masih didominasi oleh isu Brexit. Wajar saja, dan tak dipungkiri kondisi ini akan terus berlanjut. Keputusan tentang bagaimana hubungan Inggris dan Uni Eropa ke depan, akan memberikan dampak yang berkepanjangan bagi masyarakat dan perusahaan. Meski demikian, BoE tidak bisa hanya fokus pada dampak Brexit saja. BoE juga punya kewajiban untuk mengatur kebijakan moneter.

Keputusan terbaru, kebijakan moneter Inggris masih menilai inflasi akan berada di kisaran 2 persen dengan mempertimbangkan hal-hal yang berkenaan dengan pertumbuhan dan pengangguran. Namun, menurut pandangan pribadi Forbes, faktor-faktor yang dipertimbangkan tersebut telah berubah secara fundamental.


Risiko Kenaikan Inflasi

Kenaikan inflasi Inggris sudah terjadi. Dalam rapat MPC kemarin, tercatat rata-rata kenaikan mencapai 1.9 persen dan enam data di antaranya bahkan sudah di atas 2 persen. Tugas pemerintah sekarang adalah menjaga level tersebut agar terus berlanjut.

Namun, perlu disadari bahwa naiknya inflasi artinya naik pula risikonya. Aktivitas ekonomi global juga terkerek. Tekanan inflasi di periode-periode awal bahkan terbilang terlalu cepat. Jangan lupa bahwa kondisi pasar tenaga kerja yang lebih ketat, serta potensi makin sulitnya menarik tenaga kerja dari Uni Eropa perlu dipikirkan.


Kalibrasi Ulang Faktor-Faktor Pendukung Kebijakan Moneter

Dalam penilaian Forbes, inilah saatnya menghitung ulang data-data ekonomi yang mendukung kebijakan moneter. Forbes memang mendukung kenaikan suku bunga sebanyak 25 basis poin. Untuk saat ini, level tersebut masih sesuai. Akan tetapi, Forbes tidak mendukung program pembelian aset (stimulus moneter), justru ia lebih condong pada penggunaan bank rate untuk penyesuaian ekonomi.

Forbes juga menyadari bahwa bank rate pun berisiko. Risiko penggunaan bank rate bisa berlangsung selama bertahun-tahun, tidak hanya saat Brexit saja. Forbes menutup tulisannya dengan mengatakan bahwa kebijakan moneter tidak seharusnya terhalang. Risiko dan Brexit hendaknya dapat membuat para pembuat kebijakan lebih gesit dalam bertindak.

278107

Breaking News: Anggaran Gagal Disepakati, Pemerintah AS Shutdown Lagi Breaking News: Anggaran Gagal Disepakati, Pemerintah AS Shutdown Lagi
By A Muttaqiena, 20 Jan 2018, In Berita Forex, View 856
Senat AS tak mampu mencapai kesepakatan terkait anggaran belanja pemerintah AS, sehingga Government Shutdown benar-benar terjadi mulai Sabtu ini hingga waktu yang belum diketahui.
Penjualan Ritel Inggris Buruk, Pounds Kukuh Di Level Tinggi Penjualan Ritel Inggris Buruk, Pounds Kukuh Di Level Tinggi
By A Muttaqiena, 19 Jan 2018, In Berita Forex, View 295
Sejumlah analis menyarankan untuk mengabaikan data Penjualan Ritel Inggris kali ini, karena penurunan tersebut dianggap wajar.
Housing Starts AS Desember Merosot, Jobless Claims Sentuh Low 45 Tahun Housing Starts AS Desember Merosot, Jobless Claims Sentuh Low 45 Tahun
By Pandawa, 18 Jan 2018, In Berita Forex, View 505
Pembangunan rumah di AS untuk periode Desember turun hingga mencatatkan penurunan terbesar dalam kurun waktu satu tahun.
UU Brexit Dapat Angin Segar, Sterling Tembus 1.3850 Versus Dolar UU Brexit Dapat Angin Segar, Sterling Tembus 1.3850 Versus Dolar
By A Muttaqiena, 18 Jan 2018, In Berita Forex, View 727
Poundsterling tembus ke level tertinggi sejak pertengahan tahun 2016 terhadap Dolar AS, seusai pengesahan legislasi Brexit tahap pertama di Parlemen.
Dolar AS Defensif Di Tengah Risiko Government Shutdown Dolar AS Defensif Di Tengah Risiko Government Shutdown
By A Muttaqiena, 17 Jan 2018, In Berita Forex, View 877
Indeks Dolar AS berupaya merangkak naik lagi di sesi Eropa hari Rabu ini (17/Januari), sedikit di atas level terendah tiga tahunnya.
Wapres ECB Khawatir Apresiasi Euro, Ingin Pertahankan QE Wapres ECB Khawatir Apresiasi Euro, Ingin Pertahankan QE
By A Muttaqiena, 17 Jan 2018, In Berita Forex, View 505
Vitor Constancio, Wakil Presiden ECB, khawatir Euro tidak selaras dengan fundamental ekonomi dan menyarankan agar ECB tak buru-buru merubah kebijakan.
Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi Dolar AS Di Terendah Empat Bulan Jelang Data Inflasi
By A Muttaqiena, 12 Jan 2018, In Berita Forex, View 749
Setelah konfirmasi otoritas China soal rumor yang merebak kemarin, Dolar AS melemah akibat data Inflasi Produsen dan Klaim Pengangguran memburuk.
PM Inggris Akan Reshuffle Kabinet, Singkirkan Pimpinan Partai PM Inggris Akan Reshuffle Kabinet, Singkirkan Pimpinan Partai
By A Muttaqiena, 8 Jan 2018, In Berita Forex, View 482
Menghadapi krisis terkait proposal UU Brexit dan terhambatnya kerja kabinet, PM Theresa May dikabarkan akan melakukan reshuffle besar-besaran dalam pekan ini.
NFP Desember Mengecewakan, Dolar AS Berakhir Mixed NFP Desember Mengecewakan, Dolar AS Berakhir Mixed
By A Muttaqiena, 6 Jan 2018, In Berita Forex, View 656
Dolar AS berbalik menguat terhadap sebagian mata uang mayor pasca rilis NFP Desember, tetapi apreasiasinya dibatasi oleh reli bullish Dolar Kanada.
Poundsterling Melompat Meski Tanpa Rilis Data High Impact Poundsterling Melompat Meski Tanpa Rilis Data High Impact
By N Sabila, 21 Dec 2017, In Berita Forex, View 571
Menurut analisis teknikal dari Karen Jones di Commerzbank, GBP/USD pada dasarnya sedang berjuang untuk bertahan naik.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.

SHARE:

SHARE:

 

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.