OctaFx

Mengapa Kristin Forbes Ingin Suku Bunga BoE Naik

   By: N Sabila    view: 1091   Berita Forex

Seputarforex.com - Kristin Forbes adalah salah seorang anggota MPC Bank Sentral Inggris yang secara tidak langsung membuat Poundsterling melonjak Kamis (16/Mar) kemarin. Forbes, adalah satu-satunya yang hawkish, berbeda dengan 8 anggota MPC BoE lainnya, Forbes justru menyatakan ingin agar suku bunga BoE naik.

kristin-forbes

BoE sudah lama tidak mengalami split, atau perbedaan suara, sehingga seketika mencuri perhatian pasar yang kemudian menanggapi dengan aksi beli Sterling. Mengapa Forbes berpendapat demikian? Berikut ini alasan yang dikemukakan sendiri oleh Forbes melalui sebuah kolom di Telegraph:

Publik Inggris masih didominasi oleh isu Brexit. Wajar saja, dan tak dipungkiri kondisi ini akan terus berlanjut. Keputusan tentang bagaimana hubungan Inggris dan Uni Eropa ke depan, akan memberikan dampak yang berkepanjangan bagi masyarakat dan perusahaan. Meski demikian, BoE tidak bisa hanya fokus pada dampak Brexit saja. BoE juga punya kewajiban untuk mengatur kebijakan moneter.

Keputusan terbaru, kebijakan moneter Inggris masih menilai inflasi akan berada di kisaran 2 persen dengan mempertimbangkan hal-hal yang berkenaan dengan pertumbuhan dan pengangguran. Namun, menurut pandangan pribadi Forbes, faktor-faktor yang dipertimbangkan tersebut telah berubah secara fundamental.


Risiko Kenaikan Inflasi

Kenaikan inflasi Inggris sudah terjadi. Dalam rapat MPC kemarin, tercatat rata-rata kenaikan mencapai 1.9 persen dan enam data di antaranya bahkan sudah di atas 2 persen. Tugas pemerintah sekarang adalah menjaga level tersebut agar terus berlanjut.

Namun, perlu disadari bahwa naiknya inflasi artinya naik pula risikonya. Aktivitas ekonomi global juga terkerek. Tekanan inflasi di periode-periode awal bahkan terbilang terlalu cepat. Jangan lupa bahwa kondisi pasar tenaga kerja yang lebih ketat, serta potensi makin sulitnya menarik tenaga kerja dari Uni Eropa perlu dipikirkan.


Kalibrasi Ulang Faktor-Faktor Pendukung Kebijakan Moneter

Dalam penilaian Forbes, inilah saatnya menghitung ulang data-data ekonomi yang mendukung kebijakan moneter. Forbes memang mendukung kenaikan suku bunga sebanyak 25 basis poin. Untuk saat ini, level tersebut masih sesuai. Akan tetapi, Forbes tidak mendukung program pembelian aset (stimulus moneter), justru ia lebih condong pada penggunaan bank rate untuk penyesuaian ekonomi.

Forbes juga menyadari bahwa bank rate pun berisiko. Risiko penggunaan bank rate bisa berlangsung selama bertahun-tahun, tidak hanya saat Brexit saja. Forbes menutup tulisannya dengan mengatakan bahwa kebijakan moneter tidak seharusnya terhalang. Risiko dan Brexit hendaknya dapat membuat para pembuat kebijakan lebih gesit dalam bertindak.

278107

Survey Reuters : Mayoritas Ekonom Skeptis Reformasi Pajak AS Disahkan Tahun Ini Survey Reuters : Mayoritas Ekonom Skeptis Reformasi Pajak AS Disahkan Tahun Ini
By Pandawa, 18 Nov 2017, In Berita Forex, View 3
Survey yang dilakukan kepada ekonom oleh Reuters menyebutkan bahwa sebagian besar ekonom yang menjadi respon juga merasa skeptis bahwa Undang Undang Reformasi Pajak itu benar benar mampu mendorong perekonomian AS.
Housing  Starts AS Oktober Catat Performa Terbaik 1 Tahun Housing Starts AS Oktober Catat Performa Terbaik 1 Tahun
By Pandawa, 18 Nov 2017, In Berita Forex, View 16
Pembangunan Rumah di AS meraih rekor tertinggi sepanjang 2017 pada bulan Oktober karena gangguan yang disebabkan oleh Badai mereda, meninggalkan banyak kerusakan dan mendorong pembangunan rumah kembali.
Pound Menjauhi Level Rendah Kemarin, Ini Alasannya Pound Menjauhi Level Rendah Kemarin, Ini Alasannya
By N Sabila, 17 Nov 2017, In Berita Forex, View 433
Pound dapat menunjukkan performa yang beragam dalam jangka pendek sebelum melanjutkan perolehannya terhadap Greenback selama ini, kata analis dari Wells Fargo.
Dolar Tergelincir Pasca Perkembangan Kasus Intervensi Rusia Di Kampanye Trump Dolar Tergelincir Pasca Perkembangan Kasus Intervensi Rusia Di Kampanye Trump
By N Sabila, 17 Nov 2017, In Berita Forex, View 513
Dikabarkan bahwa dokumen kampanye Trump yang memuat bukti campur tangan Rusia, telah dimasukkan ke pengadilan.
Penjualan Ritel Inggris Oktober 2017 Jauh Di Bawah Oktober 2016 Penjualan Ritel Inggris Oktober 2017 Jauh Di Bawah Oktober 2016
By N Sabila, 16 Nov 2017, In Berita Forex, View 393
Biro Statistik ONS mengumumkan bahwa volume penjualan di Inggris mengalami kenaikan 0.3 persen YoY. Meski demikian, itu merupakan angka yang terendah sejak bulan Maret 2013.
Dolar AS Defensif, Awas Reli Tajam Di Akhir Pekan Dolar AS Defensif, Awas Reli Tajam Di Akhir Pekan
By N Sabila, 16 Nov 2017, In Berita Forex, View 985
Untuk saat ini, pemotongan pajak AS akan menjadi topik utama pasar. Ekspektasinya, negosiasi akan alot sampai akhir tahun. Dolar AS bisa reli tajam akhir pekan ini.
CPI AS Bulan Oktober Nyaris Flat, Inflasi Inti Sesuai Ekspektasi CPI AS Bulan Oktober Nyaris Flat, Inflasi Inti Sesuai Ekspektasi
By Pandawa, 15 Nov 2017, In Berita Forex, View 516
Indeks Harga Konsumen AS bulan Oktober hanya mencatatkan kenaikan sebesar 0.1 persen, setelah melonjak 0.5 persen pada bulan September.
Poundsterling Bak Roller-Coaster Pasca Data Pengangguran Inggris Poundsterling Bak Roller-Coaster Pasca Data Pengangguran Inggris
By N Sabila, 15 Nov 2017, In Berita Forex, View 587
Tingkat Pengangguran Inggris masih stabil di level rendah 42 tahun. GBP/USD awalnya meroket ke level 1.3212, tapi kemudian merosot lagi ke level sebelumnya.
Minat Risiko Lenyap, Dolar AS Roboh Sore Ini Minat Risiko Lenyap, Dolar AS Roboh Sore Ini
By N Sabila, 15 Nov 2017, In Berita Forex, View 525
Dolar AS tumbang ke level terendah dalam tiga pekan di sesi perdagangan sore ini. Penyebabnya adalah surutnya minat risiko gegara kabar terbaru rencana Tax Cut di AS.
PM May Terancam Mosi Tidak Percaya, Poundsterling Ambruk PM May Terancam Mosi Tidak Percaya, Poundsterling Ambruk
By N Sabila, 13 Nov 2017, In Berita Forex, View 734
Ada sejumlah berita utama yang dirilis selama akhir pekan kemarin, yang dampaknya negatif untuk PM May. Pasar baru mencernanya hari ini, sehingga Poundsterling tumbang.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.

SHARE:

SHARE:

 

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.