Minat Risiko Lenyap, Dolar AS Roboh Sore Ini

   By: N Sabila    view: 670   Berita Forex

Seputarforex.com - Dolar AS tumbang ke level terendah dalam tiga pekan di sesi perdagangan Rabu (15/Nov) sore ini terhadap mata uang-mata uang mayor. Lenyapnya ekspektasi bahwa Republikan akan mampu mengimplementasikan pemotongan pajak dalam tahun ini, menjadi beban bagi yield US Treasury. Akibatnya, minat risiko investor pun sirna dan Dolar kehilangan outlook bullish-nya. Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap enam mata uang mayor lainnya, merosot 0.26 persen ke angka 93.48, terendah sejak tanggal 26 Oktober.

dolar-as-jatuh

 

Permintaan Terhadap Euro Meningkat Tajam, Waspadai Overvalue

Euro bahkan melompat ke atas level 1.18 untuk pertama kalinya setelah tiga minggu, karena para investor melanjutkan kembali aksi beli ekuitas Eropa mereka. EUR/USD mendobrak level teknikal 1.1734 pada hari Selasa kemarin, dan melanjutkan kenaikannya pada sore ini, dengan diperdagangkan di angka 1.1845.

Selain itu, permintaan terhadap Euro juga melonjak setelah data pertumbuhan Zona Euro, terutama Jerman, yang diumumkan pada hari Selasa kemarin, menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi di wilayah tersebut masih menunjang ECB untuk melanjutkan kebijakan pengurangan pembelian obligasinya.

Akan tetapi, menurut laporan Reuters, para investor sesungguhnya masih skeptis terhadap outlook Euro. Survei para fund manager di Bank of America Merrill Lynch di bulan November ini menunjukkan, overvalue Euro sudah bertambah menjadi 12 persen dari 4 persen di bulan sebelumnya.


Tambahan Keruwetan Untuk Segera Loloskan RUU Pajak AS

Sementara itu, USD/JPY longsor hingga 0.51 persen ke angka 112.86 setelah sempat terdongkrak ke level tinggi 113.90 sehari sebelumnya. GBP/USD juga menunjukkan lonjakan pesat hingga 0.14 persen, dengan diperdagangkan pada angka 1.3200 saat berita ini ditulis.

Dolar AS tertekan setelah munculnya kabar bahwa anggota Senat dari partai Republik mengindikasikan bahwa rencana pemotongan pajak mereka akan ditautkan dengan pencabutan sejumlah komponen kunci dalam Obamacare. Hal ini dinilai pasar akan berdampak merumitkan upaya untuk meloloskan undang-undang tersebut.

"Dolar AS terpukul oleh Euro dan Yen, serta kuatnya data ekonomi Eropa. Itu jelas merupakan faktor yang membuat para investor mem-bailout posisi long pada Dolar AS mereka," kata Alvin Tan dari Societe Generale, di London.

281046

Kurs Rupiah Menguat Tipis Pasca Kenaikan Suku Bunga AS Kurs Rupiah Menguat Tipis Pasca Kenaikan Suku Bunga AS
By N Sabila, 15 Dec 2017, In Berita Forex, View 284
Dalam dua hari terakhir, Rupiah menunjukkan penguatan karena Dolar AS melemah akibat perdebatan yang timbul dalam penyusunan UU Pajak AS.
Perdebatan RUU Pajak AS, Dolar Defensif Perdebatan RUU Pajak AS, Dolar Defensif
By N Sabila, 15 Dec 2017, In Berita Forex, View 532
Sehari pasca kenaikan suku bunga The Fed, Dolar AS tampak defensif menyusul munculnya perdebatan kembali masalah reformasi pajak AS di parlemen.
Retail Sales AS November Melonjak, Klaim Pengangguran Turun Retail Sales AS November Melonjak, Klaim Pengangguran Turun
By Pandawa, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 324
Penjualan Ritel AS meningkat tajam di bulan November, melewati ekspektasi karena memasuki musim liburan yang mendorong warga belanja lebih banyak.
CHF, EUR, Dan GBP Pasca Rentetan Data Ekonomi Penting CHF, EUR, Dan GBP Pasca Rentetan Data Ekonomi Penting
By N Sabila, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 558
Perdagangan Forex sore ini dipenuhi dengan berbagai rilis data dan pengumuman kebijakan moneter dari Swiss, Zona Euro, dan Inggris. Berikut ringkasannya.
Penyebab Ambruknya Dolar AS Meski FOMC Naikkan Suku Bunga Penyebab Ambruknya Dolar AS Meski FOMC Naikkan Suku Bunga
By N Sabila, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 1038
The Fed menaikkan tingkat suku bunganya, tetapi tidak menambah proyeksi outlook kenaikan suku bunga. Inilah yang mengecewakan Dolar AS.
The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Di Bulan Desember 2017 The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Di Bulan Desember 2017
By N Sabila, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 616
Rapat FOMC The Fed menghasilkan kebijakan sesuai ekspektasi, yakni menaikkan suku bunga AS sebanyak 25 basis poin, ke rentang 1.25-1.50 persen.
CPI AS Bulan November Melaju, Inflasi Inti Tumbuh Moderat CPI AS Bulan November Melaju, Inflasi Inti Tumbuh Moderat
By Pandawa, 13 Dec 2017, In Berita Forex, View 423
Data CPI (Consumer Price Index) bulan November meningkat karena didorong kenaikan harga bensin, namun Core CPI tumbuh di bawah ekspektasi.
Dolar Tergelincir Saat Pasar Dilanda Kebosanan Jelang FOMC Dolar Tergelincir Saat Pasar Dilanda Kebosanan Jelang FOMC
By N Sabila, 13 Dec 2017, In Berita Forex, View 644
Pergerakan pasar mata uang terasa sedikit membosankan menunggu hasil rapat FOMC yang akan diumumkan dini hari nanti. Perkembangan politik AS menggelincirkan Dolar sore ini.
Harga Produsen AS November Naik, Greenback Ambil Nafas Jelang FOMC Harga Produsen AS November Naik, Greenback Ambil Nafas Jelang FOMC
By Pandawa, 12 Dec 2017, In Berita Forex, View 460
Indeks Harga Produsen AS mencatatkan kenaikan cukup signifikan di bulan November, didorong oleh lonjakan harga bensin dan barang barang kebutuhan lainnya.
Mengapa The Fed Akan Naikkan Suku Bunga Di FOMC Terakhir 2017 Mengapa The Fed Akan Naikkan Suku Bunga Di FOMC Terakhir 2017
By N Sabila, 12 Dec 2017, In Berita Forex, View 676
Inflasi AS sedang di bawah target, tetapi para pejabat The Fed teguh menyatakan rencana kenaikan suku bunga harus dilanjutkan. Inilah alasannya.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.

SHARE:

SHARE:

 

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.