Pernyataan PM May Runtuhkan Pound Sterling

   By: A Muttaqiena    view: 2830   Berita Forex

Seputarforex.com - Perdana Menteri Inggris, Theresa May, menyatakan kesediaannya untuk melakukan apa saja demi mendapatkan kembali kendali atas aturan-aturan di bidang imigrasi, meski harus memutus akses sepenuhnya dari pasar tunggal Uni Eropa. Sebagai akibat dari pernyataan yang disampaikan pada Sky News tersebut, hari Senin ini (9/1) Pound Sterling ambruk ke level terendah dalam 10 pekan.

 

Pernyataan PM May Runtuhkan Sterling

 

Transkrip interview PM May dengan Sky News yang dikutip oleh Bloomberg diantaranya berisikan pernyataan bahwa meninggalkan Uni Eropa adalah tentang "mendapatkan hubungan yang tepat, bukan menyimpan bagian kecil dari keanggotaan."

Lebih tegas lagi, May mengatakan, "Kita meninggalkannya. Kita keluar. Kita takkan menjadi anggota Uni Eropa lagi, jadi pertanyaannya adalah hubungan apa yang tepat bagi Inggris untuk dimiliki bersama dengan Uni Eropa ketika kita berada di luar. Kita akan bisa mendapatkan kendali atas perbatasan kita, kendali atas undang-undang kita, tetapi kita masih menginginkan kesepakatan terbaik yang mungkin didapatkan agar perusahaan-perusahaan Inggris bisa berdagang ke dan di dalam Uni Eropa, dan (agar) perusahaan-perusahaan Eropa bisa beroperasi dan berdagang di Inggris."

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa dengan kian mendekatnya deadline 31 Maret 2017, momen saat ia berjanji akan memicu proses Brexit secara resmi dengan mengajukan Article 50 dari Pakta Lisbon, PM May mengambil sikap condong pada "hard brexit". Ia siap mempertaruhkan hubungan dagang Inggris dengan pasar terbesarnya demi mendapatkan kembali kedaulatan negeri.

Merespon ditayangkannya wawancara PM May ini, sepanjang sesi Asia hingga memasuki sesi London hari Senin ini GBP/USD anjlok sampai menyentuh 1.2178. Demikian pula EUR/GBP melonjak ke 0.8649, tertinggi sejak akhir Desember. Pound Sterling juga luluh versus Yen, dengan GBP/JPY terpuruk di 142.89 saat berita ini diterbitkan. 

Terlepas dari maju-mundur proses Brexit, data ekonomi Inggris konsisten mencatat pencapaian lebih baik dibanding perkiraan. Indeks Harga Perumahan Halifax bulan Desember, yang baru beberapa menit lalu dipublikasikan, menunjukkan peningkatan sebesar 1.7% MoM; mengungguli ekspektasi 0.2% maupun kenaikan periode sebelumnya yang sebesar 0.6%. Dalam basis tahunan, Indeks Harga Perumahan pun meningkat 6.5%, lebih tinggi dibanding forecast maupun data periode November.

277061

Kurs Rupiah Menguat Tipis Pasca Kenaikan Suku Bunga AS Kurs Rupiah Menguat Tipis Pasca Kenaikan Suku Bunga AS
By N Sabila, 15 Dec 2017, In Berita Forex, View 284
Dalam dua hari terakhir, Rupiah menunjukkan penguatan karena Dolar AS melemah akibat perdebatan yang timbul dalam penyusunan UU Pajak AS.
Perdebatan RUU Pajak AS, Dolar Defensif Perdebatan RUU Pajak AS, Dolar Defensif
By N Sabila, 15 Dec 2017, In Berita Forex, View 532
Sehari pasca kenaikan suku bunga The Fed, Dolar AS tampak defensif menyusul munculnya perdebatan kembali masalah reformasi pajak AS di parlemen.
Retail Sales AS November Melonjak, Klaim Pengangguran Turun Retail Sales AS November Melonjak, Klaim Pengangguran Turun
By Pandawa, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 324
Penjualan Ritel AS meningkat tajam di bulan November, melewati ekspektasi karena memasuki musim liburan yang mendorong warga belanja lebih banyak.
CHF, EUR, Dan GBP Pasca Rentetan Data Ekonomi Penting CHF, EUR, Dan GBP Pasca Rentetan Data Ekonomi Penting
By N Sabila, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 558
Perdagangan Forex sore ini dipenuhi dengan berbagai rilis data dan pengumuman kebijakan moneter dari Swiss, Zona Euro, dan Inggris. Berikut ringkasannya.
Penyebab Ambruknya Dolar AS Meski FOMC Naikkan Suku Bunga Penyebab Ambruknya Dolar AS Meski FOMC Naikkan Suku Bunga
By N Sabila, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 1038
The Fed menaikkan tingkat suku bunganya, tetapi tidak menambah proyeksi outlook kenaikan suku bunga. Inilah yang mengecewakan Dolar AS.
The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Di Bulan Desember 2017 The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Di Bulan Desember 2017
By N Sabila, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 616
Rapat FOMC The Fed menghasilkan kebijakan sesuai ekspektasi, yakni menaikkan suku bunga AS sebanyak 25 basis poin, ke rentang 1.25-1.50 persen.
GBP/USD Terangkat Cerahnya Pertumbuhan Gaji Di Inggris GBP/USD Terangkat Cerahnya Pertumbuhan Gaji Di Inggris
By N Sabila, 13 Dec 2017, In Berita Forex, View 414
Data Pertumbuhan Gaji di Inggris meningkat menyusul kenaikan inflasi negara tersebut. Hal ini berpotensi memengaruhi kenaikan suku bunga BoE ke depan.
Dolar Tergelincir Saat Pasar Dilanda Kebosanan Jelang FOMC Dolar Tergelincir Saat Pasar Dilanda Kebosanan Jelang FOMC
By N Sabila, 13 Dec 2017, In Berita Forex, View 644
Pergerakan pasar mata uang terasa sedikit membosankan menunggu hasil rapat FOMC yang akan diumumkan dini hari nanti. Perkembangan politik AS menggelincirkan Dolar sore ini.
CPI Inggris November Naik, Poundsterling Terjerembap CPI Inggris November Naik, Poundsterling Terjerembap
By N Sabila, 12 Dec 2017, In Berita Forex, View 412
GBP/USD yang sempat meruncing naik sesaat setelah pengumuman, justru lanjut menurun.
Mengapa The Fed Akan Naikkan Suku Bunga Di FOMC Terakhir 2017 Mengapa The Fed Akan Naikkan Suku Bunga Di FOMC Terakhir 2017
By N Sabila, 12 Dec 2017, In Berita Forex, View 676
Inflasi AS sedang di bawah target, tetapi para pejabat The Fed teguh menyatakan rencana kenaikan suku bunga harus dilanjutkan. Inilah alasannya.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.

SHARE:

SHARE:

 

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.