Survey Reuters: Mayoritas Ekonom Skeptis Reformasi Pajak AS

   By: Pandawa    view: 909   Berita Forex

Kubu Partai Republik AS diprediksi tidak akan menyelesaikan rencana pemotongan pajak di Kongres tahun ini, menurut survey yang dilakukan kepada ekonom oleh Reuters baru-baru ini. Sebagian besar ekonom yang menjadi responden juga merasa skeptis kalau Undang-Undang Reformasi Pajak itu benar-benar mampu mendorong perekonomian AS.

Survey Reuters : Mayoritas Ekonom

Optimisme pasar terkait rencana reformasi pajak menjadi penggerak utama pasar saham Negeri Paman Sam sejak awal 2017. Namun, sikap skeptis mencuat dalam dua pekan terakhir, membuat harga saham utama AS tertekan.

House of Representatives pada hari Kamis lalu menyetujui paket pengurangan pajak yang diprediksi bakal meningkatkan defisit anggaran sebesar $1.5 Trilliun dalam kurun 10 tahun ke depan. Akan tetapi, proposal reformasi pajak tersebut masih akan dibahas di Senat, dengan pemungutan suara dilakukan pasca liburan Thanksgiving pekan depan. Kian mempersulit situasi, Senat kabarnya mendiskusikan proposal dengan isi yang berbeda dengan paket yang telah disetujui oleh House.

Hampir dua per tiga dari 60 orang ekonom yang di survey oleh Reuters sejak tanggal 13 – 17 November menyatakan bahwa mereka tidak yakin rencana reformasi pajak itu akan disahkan tahun ini.

"Kami rasa bila (nantinya) Undang-Undang Reformasi Pajak AS tersebut disahkan tahun depan, maka kemungkinan akan menjadi kurang ambisius karena akan terfokus pada pemotongan pajak sementara daripada reformasi", ucap Ajay Rajadhyaksha, Kepala Penelitian Makro Barclays dalam sebuah pernyataan tertulis. Dampak pemotongan pajak mungkin akan diredam oleh lemahnya pertumbuhan upah dan tingkat lapangan kerja yang tinggi, sambung Ajay.

Dalam sebuah survey bulan ini terhadap lebih dari 100 orang ekonom, nampak sebagian besar responden telah meningkatkan outlook pertumbuhan ekonomi di atas 2 persen selama dua tahun ke depan, dengan tingkat Inflasi yang (diprediksi) tetap rendah.

"Sulit untuk mengatakan terkait level kepercayaan pasar hingga kami melihat rencana final reformasi pajak apa yang memberikan manfaat terhadap perekonomian," ucap Sam Bullard, Ekonom Senior Wells Fargo di North Carolina.

Ketika ditanya mengenai outlook Inflasi PCE, mayoritas ekonom berpendapat bahwa tingkat Inflasi mungkin akan mencapai target 2 persen, setidaknya pada kuartal kedua 2019. Meskipun begitu, mereka (ekonom) yakin Fed akan tetap menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada bulan Desember mendatang.

281090

Kurs Rupiah Menguat Tipis Pasca Kenaikan Suku Bunga AS Kurs Rupiah Menguat Tipis Pasca Kenaikan Suku Bunga AS
By N Sabila, 15 Dec 2017, In Berita Forex, View 284
Dalam dua hari terakhir, Rupiah menunjukkan penguatan karena Dolar AS melemah akibat perdebatan yang timbul dalam penyusunan UU Pajak AS.
Perdebatan RUU Pajak AS, Dolar Defensif Perdebatan RUU Pajak AS, Dolar Defensif
By N Sabila, 15 Dec 2017, In Berita Forex, View 532
Sehari pasca kenaikan suku bunga The Fed, Dolar AS tampak defensif menyusul munculnya perdebatan kembali masalah reformasi pajak AS di parlemen.
Retail Sales AS November Melonjak, Klaim Pengangguran Turun Retail Sales AS November Melonjak, Klaim Pengangguran Turun
By Pandawa, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 324
Penjualan Ritel AS meningkat tajam di bulan November, melewati ekspektasi karena memasuki musim liburan yang mendorong warga belanja lebih banyak.
CHF, EUR, Dan GBP Pasca Rentetan Data Ekonomi Penting CHF, EUR, Dan GBP Pasca Rentetan Data Ekonomi Penting
By N Sabila, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 558
Perdagangan Forex sore ini dipenuhi dengan berbagai rilis data dan pengumuman kebijakan moneter dari Swiss, Zona Euro, dan Inggris. Berikut ringkasannya.
Penyebab Ambruknya Dolar AS Meski FOMC Naikkan Suku Bunga Penyebab Ambruknya Dolar AS Meski FOMC Naikkan Suku Bunga
By N Sabila, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 1038
The Fed menaikkan tingkat suku bunganya, tetapi tidak menambah proyeksi outlook kenaikan suku bunga. Inilah yang mengecewakan Dolar AS.
The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Di Bulan Desember 2017 The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Di Bulan Desember 2017
By N Sabila, 14 Dec 2017, In Berita Forex, View 616
Rapat FOMC The Fed menghasilkan kebijakan sesuai ekspektasi, yakni menaikkan suku bunga AS sebanyak 25 basis poin, ke rentang 1.25-1.50 persen.
CPI AS Bulan November Melaju, Inflasi Inti Tumbuh Moderat CPI AS Bulan November Melaju, Inflasi Inti Tumbuh Moderat
By Pandawa, 13 Dec 2017, In Berita Forex, View 423
Data CPI (Consumer Price Index) bulan November meningkat karena didorong kenaikan harga bensin, namun Core CPI tumbuh di bawah ekspektasi.
Dolar Tergelincir Saat Pasar Dilanda Kebosanan Jelang FOMC Dolar Tergelincir Saat Pasar Dilanda Kebosanan Jelang FOMC
By N Sabila, 13 Dec 2017, In Berita Forex, View 644
Pergerakan pasar mata uang terasa sedikit membosankan menunggu hasil rapat FOMC yang akan diumumkan dini hari nanti. Perkembangan politik AS menggelincirkan Dolar sore ini.
Harga Produsen AS November Naik, Greenback Ambil Nafas Jelang FOMC Harga Produsen AS November Naik, Greenback Ambil Nafas Jelang FOMC
By Pandawa, 12 Dec 2017, In Berita Forex, View 460
Indeks Harga Produsen AS mencatatkan kenaikan cukup signifikan di bulan November, didorong oleh lonjakan harga bensin dan barang barang kebutuhan lainnya.
Mengapa The Fed Akan Naikkan Suku Bunga Di FOMC Terakhir 2017 Mengapa The Fed Akan Naikkan Suku Bunga Di FOMC Terakhir 2017
By N Sabila, 12 Dec 2017, In Berita Forex, View 676
Inflasi AS sedang di bawah target, tetapi para pejabat The Fed teguh menyatakan rencana kenaikan suku bunga harus dilanjutkan. Inilah alasannya.

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.

SHARE:

SHARE:

 

Daftar Newsletter

  Anda ingin mendapatkan info berita-berita terbaru, Silahkan daftar disini.