2 Bank Besar Ini Investasikan Puluhan Juta Dolar Pada Blockchain

JPMorgan dan Goldman Sachs baru saja meresmikan investasi senilai puluhan juta Dolar pada Axoni, sebuah perusahaan pengembang Blockchain untuk korporasi.

acy

iklan

Advertisement

iklan

JPMorgan dan Goldman Sachs, dua bank terbesar di sektor keuangan global, telah memimpin investasi untuk perusahaan Blockchain Axoni dalam putaran Seri B, dengan jumlah mencapai 32 juta USD. Tujuan dari didirikannya Startup Axoni ini adalah untuk menyebarkan solusi berbasis Blockchain dalam industri keuangan tradisional.

Sejak tahun 2016, Axoni telah berfokus dalam pengembangan dan penyebaran Blockchain untuk adopsi perusahaan yang kompatibel dengan infrastruktur berskala besar. Hal ini dilakukan sebagai usaha untuk menyaingi R3CEV, perusahaan teknologi Blockchain serupa yang telah mendapatkan dukungan dari instansi-instansi besar seperti Citibank, Barclays, Bank of America, BBVA dan BNP Paribas.

JPMorgan dan Goldman Sachs investasi besar pada Blockchain

Dua tahun lalu, Axoni mengumpulkan lebih dari 21 juta USD dari perusahaan teknologi NEX dalam program investasi putaran Seri A. Kesuksesan tersebut berlanjut pada putaran pendanaan Seri B yang meningkatkan modal perusahaan hingga sebesar 55 juta USD. Dengan besarnya dana yang diterima, tim Axoni terpacu untuk menghadirkan Blockchain berkinerja tinggi untuk perusahaan-perusahaan besar.

Hingga Agustus 2018, lembaga keuangan dan teknologi terbesar di dunia seperti Wells Fargo, JPMorgan, Citigroup, NEX Group, Franklin Templeton, Andreessen Horowitz, dan Digital Currency Group sebagai pemangku kepentingan di Axoni, mendukung pengembangan teknologi berbasis Blockchain. Saat ini, target jangka panjang Axoni adalah memastikan proyek Blockchain menjadi produk yang relevan bagi para investor dan mitranya.

"Dengan adanya investor-investor raksasa yang tertarik menginvestasikan dananya, kami memiliki keterlibatan dan kerjasama komersial strategis dengan sebagian besar dari mereka. Namun hal ini juga membuat kami harus berhati-hati membawa mitra baru ke dalam perusahaan,"- Greg Schvey, CEO Axoni.

Keterlibatan Goldman Sachs dan JPMorgan dalam pengembangan perangkat lunak Blockchain merupakan sebuah titik cerah bagi penggemar mata uang kripto. Hal ini menunjukkan bahwa bank dan lembaga keuangan kredibel telah menaruh kepercayaan untuk berinvestasi dalam teknologi Blockchain.

 

Protokol Axoni Bisa Dibuka Melalui Blockchain Ethereum

Greg Schvey mengatakan bahwa tim pengembangan Axoni akan segera membuka source code Axcore atau protokol Blockchain utama Axoni, agar dapat digunakan melalui jaringan Blockchain Ethereum. Schvey juga menjelaskan bahwa keselarasan antara visi teknis dan tujuan perusahaan adalah kunci utama agar proyek kolaborasi ini berjalan lancar.

Sejak penciptaan Bitcoin sembilan tahun lalu, komunitas kripto global memang telah menetapkan pengembangan open-source sebagai kunci pertumbuhan Blockchain. Nah, sebagian besar jaringan Blockchain publik di pasar seperti Bitcoin dan Ethereum memiliki kode sumber terbuka, sehingga memungkinkan pengembang untuk mengevaluasi dan memperbaiki basis kode secara transparan.

284935

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.