Advertisement

iklan

3 Jenis Divergence Dalam Trading Forex

Melakukan analisa teknikal dapat dengan beragam cara. Salah satunya adalah dengan mengenali pola-pola Divergence. Sudah tahukah Anda jenis-jenis Divergence di bawah ini?

Ketika melakukan analisis teknikal pada Forex, Anda mungkin sudah pernah mendengar tentang Moving Average, MACD, dan Stochastic Oscillator. Indikator-indikator ini sangat berguna untuk menentukan Divergence. Artikel kali ini akan mengulas mengenai Divergence dan cara mengenalinya. 

 

Apa Itu Divergence?

Divergence adalah tanda awal perubahan pasar yang menunjukkan kapan pasar kehilangan kekuatan. Selagi pasar sedang bergerak ke satu arah, kekuatan sesungguhnya sedang bersiap-siap berbalik/Reversal. Di grafik, Divergence tampak seperti pola yang bergerak melawan arah harga sesungguhnya. Hal ini sering kali terjadi terlebih dahulu pada Stochastic Oscillator, tapi kadang-kadang dapat dilihat juga pada RSI dan indikator lain.

tiga jenis divergence

Ada dua bentuk Divergence, yaitu Bullish dan Bearish. Divergence Bullish adalah ketika pasar naik, sementara yang Bearish cenderung mendorongnya turun. Keduanya bisa dipakai sebagai sinyal trading.

Caranya, Anda bisa membuka posisi Sell ketika melihat Divergence Bearish. Sebaliknya, lakukan order Buy ketika melihat pola Divergence Bullish.

Tahukah Anda? Trading berdasarkan tren menuntut banyak hal. Jika ada Slippage, Slowdown, atau Glitch, Anda akan kehilangan kesempatan untuk trading. Jadi untuk dapat trading berdasarkan tren, Anda perlu broker yang bagus, yaitu broker yang handal, cepat, dan mudah dipakai.

Karena itu, JustForex patut dijadikan pilihan. Mereka menawarkan ketentuan trading terbaik untuk trading berdasarkan tren dan akan memberi Anda bonus deposit 115%.

Buka akun justforex

 

3 Jenis Divergence Yang Perlu Diketahui

  • Classic Divergence/Divergensi Klasik. Jenis yang paling sering terjadi ketika tren sedang berbalik. Contoh penerapannya telah ditunjukkan pada ilustrasi di atas.
  • Hidden Divergence/Divergensi Tersembunyi. Pola ini jarang terlihat, tapi dapat memberikan sinyal lanjutan dari sebuah tren.
  • Extended Divergence/Divergensi Tambahan. Sama seperti Hidden Divergence, Extended Divergence sangat jarang muncul dan juga memberi sinyal kelanjutan tren.

Secara umum, Anda bisa bekerja dengan memperhatikan Classic Divergence saja. Namun demikian, artikel ini akan menjelaskan ketiganya.

1. Classic Divergence

Classic Divergence bisa terbaca saat melihat ke titik ekstrem di grafik dan indikator. Classic Bearish Divergence terjadi saat grafik menunjukkan Higher High yang lebih tinggi dari level sebelumnya, sementara indikator menunjukkan Lower High. Classic Bullish Divergence terjadi ketika grafik menunjukkan Lower Low, tapi indikator menunjukkan Higher Low. Classic Divergence menunjukkan pasar yang berubah dari arah awalnya.

jenis divergence classic

 

2. Hidden Divergence

Hidden Divergence jauh lebih jarang terjadi daripada Classic Divergence dan bersifat palsu (Fake). Awalnya, pola Divergence ini terlihat bertentangan arah dengan pergerakan harga, namun pada akhirnya berekonsiliasi dan terus bergerak ke arah yang sama.

Hidden Bearish Divergence terjadi ketika Higher High di grafik diikuti dengan titik Lower High. Jika dilihat pada chart, harga bergerak searah. Padahal posisinya berkebalikan jika dilihat menggunakan indikator (MACD atau RSI). Hidden Bullish Divergence terjadi ketika Lower Low di grafik diikuti oleh Lower High, sementara pada indikator urutannya terbalik. Dalam kedua kasus di atas, Hidden Divergence memberi sinyal kelanjutan tren sebelumnya.

pola hidden divergence

 

3. Extended Divergence

Extended Divergence mirip dengan Classic Divergence, karena keduanya sama-sama berfokus pada pergerakan yang terjadi di indikator dibandingkan besaran level pada grafik harga.

Extended Bearish Divergence terjadi ketika grafik menunjukkan Level Higher High serupa sementara indikator menunjukkan satu Higher High diikuti Lower High.

Sebaliknya, Extended Bullish Divergence dikenali dengan Lower Low serupa pada grafik, sementara indikator menunjukkan satu Lower Low diikuti Higher Low. Extended Divergence menunjukkan bahwa pasar sedang tidak siap untuk konsolidasi dan justru akan terus mengikuti tren aslinya.

pola extended divergence

 

Kesimpulan

Divergence adalah pemandangan umum di Forex dan salah satu elemen yang bisa dimanfaatkan untuk analisis teknikal. Tetapi, divergence juga sulit dikenali di grafik live karena Anda tidak bisa mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi. Satu-satunya cara untuk lebih jago melihat Divergence adalah dengan menambah pengalaman.

Perlu diingat juga, Divergence bukanlah sinyal trading serba bisa. Tetap perhatikan indikator lain, pola grafik, level Support dan Resistance, serta sinyal Price Action untuk memperoleh pemahaman lebih baik tentang pasar.

Jika Anda memakai oscillator saat trading, perhatikanlah kemunculan Divergence. Meskipun mungkin Anda tidak akan menemukannya setiap hari, tapi ada kesempatan meraup keuntungan besar saat pola ini muncul. Jadi, bersiaplah selalu untuk meraih peluang. Salah satu langkah awalnya adalah dengan mendaftar di Justforex. 



Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Broker JustForex merupakan broker ECN/STP yang teregulasi IFSC Belize dan sangat memperhatikan layanan konsumen. Tak ada batas minimal deposit untuk membuka akun di JustForex dan memanfaatkan aneka fitur trading canggih-nya. Profil Selengkapnya