Advertisement

iklan

Abaikan Kritikan Trump, FOMC Tak Ubah Rencana Rate Hike

The Fed tak menggubris komentar Trump yang mengkritik kebijakannya. Bank Sentral AS tersebut tetap bertahan dengan rencana dua kali Rate Hike lagi hingga akhir tahun 2018.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Dalam pertemuan FOMC yang berakhir pada hari Rabu (1/8) siang waktu setempat, komentar Presiden Trump yang tidak menyetujui kenaikan suku bunga karena dapat menghambat momentum pertumbuhan ekonomi sempat disinggung. Namun demikian, hal tersebut ternyata tidak menggentarkan The Fed untuk menghentikan jadwal Rate Hike tahun ini. Bank Sentral AS itu tetap berencana untuk menaikkan suku bunga dua kali lagi di sisa tahun ini.

Dalam pernyataan FOMC seusai rapat kebijakan, keputusan untuk mempertahankan rencana dua Rate Hike lagi disetujui secara bulat oleh delapan anggota Komite Kebijakan Moneter, termasuk dua orang yang sebelumnya ditunjuk Trump sendiri, yakni Jerome Powell selaku ketua Fed dan Randal Quarles yang merupakan wakil Bank Sentral dalam hal pengawasan (supervision).

 

FOMC Statement Bernada Hawkish

Pernyataan Komite Kebijakan Moneter Fed pada hari Rabu mengambarkan kondisi ekonomi AS yang kokoh, atau serupa dengan pernyataan bulan sebelumnya. Tidak muncul tanda-tanda dari petinggi Bank Sentral yang "terpengaruh" atas komentar Trump saat diwawancari CNBC pada tanggal 19 Juli lalu.

Menurut analisis yang dilakukan CME Group, sikap optimis The Fed membuat probabilitas kenaikan suku bunga acuan bulan September mencapai 90 persen di kalangan Investor. Sementara itu, kenaikan Rate keempat di tahun 2018 kemungkinan besar terjadi pada bulan Desember mendatang. "Saya tidak mengerti mengapa Trump berkomentar 'miring' terkait kenaikan suku bunga Fed. Namun apa yang dilakukan Fed merupakan hal yang benar," kata Phil Orlando, Kepala Strategi Federated Investors di New York.

 

Indeks Dolar Sedikit Terangkat

Pada pukul  8:32 WIB, Greenback terpantau bergerak cukup beragam versus major currencies pasca pernyataan FOMC. Namun secara keseluruhan, Dolar naik tipis bila mengacu pada Indeks Dolar (DXY) yang menguat 0.03 persen pada level 94.65. Saat berita ini ditulis, indeks yang mengukur kekuatan Dolar terhadap sekumpulan mata uang mayor tersebut masih bergerak di kisaran 94.71.

Indeks Dolar - 2 Agustus

284715

Pandawa punya minat besar terhadap dunia kepenulisan dan sejak tahun 2010 aktif mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Penulis juga seorang Trader Forex yang berpengalaman lebih dari 5 tahun dan hingga kini terus belajar untuk menjadi lebih baik.


15 Jul 2019

19 Ags 2019

1 Ags 2019