ADHI: Pendapatan Tertekan, Kinerja Jadi Stagnan

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan perolehan pertumbuhan pendapatan perusahaan yang tipis dan membuat kinerja di kuartal I tahun 2016 menjadi stagnan. Laba bersih perseroan kuartal I atau laba tahun berjalan hanya tumbuh sangat tipis yakni 0.5 persen.

acy

iklan

Advertisement

iklan

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan perolehan pertumbuhan pendapatan perusahaan yang tipis dan membuat kinerja di kuartal I tahun 2016 menjadi stagnan. Laba bersih perseroan kuartal I atau laba tahun berjalan hanya tumbuh sangat tipis yakni 0.5 persen menjadi Rp 10.68 miliar dari Rp 10.62 pada periode yang sama tahun 2015 lalu.

 

ADHI Karya

 

Laba bersih ADHI yang tidak menunjukkan perubahan signifikan ini dipicu oleh pendapatan perseroan yang hanya meningkat 6.4 persen dari Rp 1.24 triliun pada periode sebelumnya menjadi Rp 1.32 pada periode tahun 2016 ini. Ditambah lagi, ADHI harus menanggung kerugian kurs yang cukup besar yakni Rp 13.1 miliar meskipun pendapatan bunga perseroan ini menanjak dari Rp 5.8 miliar menjadi Rp 48.8 miliar. Alhasil, kinerja perusahaan BUMN ini tidak menunjukkan perubahan yang bagus.

Padahal, ADHI pada periode tahun lalu masih memperoleh laba bersih selisih kurs sebesar Rp 15.2 miliar ditengah-tengah beban keuangan ADHI yang mengalami kenaikan cukup banyak yaitu sebesar 23 persen yoy menjadi Rp 40.6 miliar.

Disamping itu, pendapatan usaha emiten ADHI selama kuartal I ini sebesar 80.3 persen diperoleh dari jasa konstruksi. Namun, pendapatan yang berhasil dikantongi dari sektor jasa konstruksi tersebut hanya tumbuh sebesar 7.4 persen yoy menjadi Rp 1.06 triliun saja.

Sementara itu, di sektor Engineering Procurement and Construction (EPC) mengalami peningkatan dari periode I tahun2015 lalu sebesar Rp 122.4 miliar menjadi Rp 141 miliar di periode yang sama tahun ini. Sedangkan untuk pendapatan di sektor properti turun menjadi Rp 82 miliar dan investasi Rp 36.6 miliar. Bahkan, total aset PT Adhi Karya Tbk ini juga turun tipis menjadi Rp 16.4 triliun dari periode akhir tahun lalu yang tercatat total aset ADHI senilai Rp 16.7 triliun.

 

 

263839

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.