Menu

Dollar Melemah Setelah Serangkaian Data AS

Daniel V

Automatic Data Processing Inc. melaporkan ketenagakerjaan di sektor swasta AS naik pada bulan Mei dibandingkan bulan April, dari penambahan 165.000 pekerja menjadi 201.000 tenaga kerja.

Automatic Data Processing Inc. melaporkan ketenagakerjaan di sektor swasta AS naik pada bulan Mei dibandingkan bulan April, dari penambahan 165,000 pekerja menjadi 201,000 tenaga kerja. Penambahan tenaga kerja tersebut sedikit di atas perkiraan ekonom yang disurvei Reuters sebanyak 198,000 tenaga kerja. Angka di bulan April merupakan hasil revisi rilis sebelumnya sebanyak 169,000. Sektor jasa menjadi perekrut tenaga kerja terbanyak di bulan Mei dengan merekrut sebanyak 192,000 tenaga kerja.

Data dari ADP tersebut biasanya dijadikan acuan untuk memperkirakan rilis data tenaga kerja versi pemerintah AS pada hari Jumat. Sebelumnya, survei dari Reuters menghasilkan perkiraan penambahan tenaga kerja sebanyak 225,000 di bulan Mei.

Data lain yang dirilis oleh Departemen perdagangan AS menunjukkan defisit neraca perdagangan turun 19.2% menjadi $40.9 milyar di bulan April dari bulan sebelumnya $50.6 milyar. Sementara Institute for Supply Management melaporkan indeks aktivitas sektor jasa turun menjadi 55.7 di bulan Mei dari bulan sebelumnya sebesar 57.7, atau lebih rendah dari estimasi ekonom hasil survei Reuters yang memperkirakan 57.0.

Pelaku pasar masih memperhatikan perkembangan pembahasan masalah dana talangan Yunani dimana negara tersebut semakin mendekati deadline pembayaran hutang ke International Monetary Fund. Presiden European Central Bank Mario Draghi diharapkan akan berusaha mencegah keluarnya Yunani dari zona euro pasca rapat kebijakan moneter hari ini.

Dollar terpantau melemah terhadap yen di level 124.205 pada pukul 23:00, sedangkan terhadap euro melemah di level 1.12680 menjauhi level terendah harian 1.10781. Sementara itu, pounds menguat di level 1.53416.


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE