Advertisement

iklan

10 Desember 2019: CPI China, GDP Dan Manufaktur Inggris, ZEW Jerman

Data dan peristiwa berdampak hari ini adalah CPI dan PPI China, GDP, output manufaktur dan industri Inggris, indeks ZEW Jerman dan Eurozone, serta pidato Bullock RBA.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Selasa, 10 Desember 2019:

Indikator CPI mengukur perubahan harga barang dan jasa di tingkat konsumen yang lazim dibuat rujukan sebagai tingkat inflasi. Sementara itu, Producer Price Index (PPI) mengukur persentase perubahan harga barang dan jasa di tingkat produsen yang akan mempengaruhi inflasi di tingkat konsumen, karena kenaikan atau penurunan harga dari produsen pada akhirnya akan dibebankan ke konsumen.

Di China, yang berdampak tinggi adalah CPI total y/y (inflasi tahunan). Tingkat inflasi yang tinggi akan membuat bank sentral China menerapkan uang ketat. Karena China adalah partner dagang utama Australia dan Selandia Baru, maka kenaikan inflasi akan berdampak negatif pada mata uang Australia (AUD) dan Selandia Baru (NZD). Sebaliknya, tingkat inflasi China yang rendah akan berdampak positif pada kedua mata uang komoditi tersebut.

10 Desember 2019: CPI China, GDP Dan

Bulan Oktober lalu, inflasi tahunan China naik 3.8%, lebih tinggi dari perkiraan naik 3.2%, dan menjadi yang tertinggi sejak bulan Januari 2012. Sementara dalam basis bulanan (m/m), data ini naik 0.9%, sama dengan bulan sebelumnya dan merupakan yang tertinggi sejak bulan Februari lalu.

Pada bulan Oktober 2019, harga makanan naik 15.5%, biaya pendidikan naik 1.9%, harga pakaian naik 1.2%, harga bahan bakar dan sewa tempat tinggal meningkat 0.5%, dan biaya pelayanan kesehatan tumbuh 2.1%. Sementara di tingkat produsen, PPI total y/y bulan Oktober 2019 turun 1.6% (atau -1.6%), lebih rendah dari perkiraan turun 1.5%, dan menjadi yang terendah sejak bulan Juli 2016.

Untuk bulan November 2019, diperkirakan CPI total y/y akan kembali naik 4.5%, CPI total m/m akan naik 0.1%, sementara PPI total y/y akan turun 1.5%. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan berdampak positif pada AUD dan NZD.

 

  • Jam 09:45 WIB: pidato asisten gubernur RBA Michele Bullock (Berdampak medium pada AUD).

Michele Bullock dijadwalkan berbicara dalam panel diskusi di pertemuan AusPayNet di Sydney. Isi pidato Bullock bisa dibaca di sini.

 

GDP dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara dan biasanya diumumkan per kuartal. Angka GDP menyatakan perubahan persentase nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu dibandingkan dengan periode sebelumnya. Di Inggris, sektor yang menyumbang perubahan GDP adalah produksi, jasa, konstruksi, dan pertanian.

GDP Inggris dirilis oleh Office for National Statistics (ONS) 3 kali per kuartal, yaitu dalam laporan Preliminary, Second Estimate, dan Final. Preliminary adalah rilis awal sehingga dianggap lebih berdampak. Namun jika pada Second Estimate dan Final terjadi perubahan, maka kedua laporan tersebut bisa berdampak tinggi juga.

Masing-masing data GDP tersebut diluncurkan dalam basis kuartalan (q/q) dan tahunan (q/y). Mulai bulan Juli 2018, ONS Inggris juga merilis data GDP bulanan disamping GDP per kuartal. Dalam hal ini, yang berdampak tinggi biasanya adalah data q/q dan bulanan.

10 Desember 2019: CPI China, GDP Dan

GDP Inggris kuartal ketiga tahun ini (Preliminary) mengalami pertumbuhan 0.3%, lebih rendah dari perkiraan tumbuh 0.4%, tetapi lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang mengalami kontraksi 0.2% (atau -0.2%). Sementara dalam basis tahunan (q/y), ekonomi Inggris tumbuh 1.0%, terendah sejak kuartal pertama 2010.

GDP bulan September lalu mengalami kontraksi 0.1%, sesuai dengan perkiraan dan sama dengan bulan sebelumnya (terendah dalam 5 bulan terakhir). Kenaikan GDP kuartal ketiga lalu disebabkan oleh meningkatnya pengeluaran konsumen, sektor jasa, dan konstruksi.

GDP Final kuartal ketiga 2019 akan dirilis tanggal 20 Desember mendatang, sementara GDP bulan Oktober 2019 yang akan dirilis hari ini diperkirakan tumbuh 0.1% (atau +0.1%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

 

  • Jam 16:30 WIB: data Manufacturing Production dan Industrial Production Inggris bulan Oktober 2019 (Berdampak medium-tinggi pada GBP).

Data Manufacturing Production dan Industrial Production dirilis pada waktu bersamaan. Manufacturing Production atau Factory Production adalah leading indicator bagi laju perekonomian Inggris pada umumnya. Sektor yang sangat erat hubungannya dengan tenaga kerja, tingkat pendapatan, dan tingkat pengeluaran konsumen ini mempunyai porsi sekitar 80% dari total output produksi Inggris. Oleh karenanya, data ini lebih berdampak dari Industrial Production.

Sementara itu, sektor industri mencakup pertambangan serta jenis industri lain yang non-manufaktur. Rilis data berupa persentase perubahan dibandingkan bulan sebelumnya (month over month atau m/m), dan yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y).

10 Desember 2019: CPI China, GDP Dan
Bulan September lalu, output sektor manufaktur Inggris m/m mengalami kontraksi 0.4% (atau -0.4%), lebih rendah dari perkiraan turun 0.2%, tetapi lebih baik dari bulan sebelumnya yang turun 0.7%. Sementara untuk basis tahunan (y/y), laporan ini turun 1.8%, lebih rendah dari perkiraan turun 1.6%, dan menjadi yang terendah dalam 3 bulan terakhir.

Sektor industri non-manufaktur (Industrial Production) m/m turun 0.3%, lebih rendah dari perkiraan turun 0.1%, tetapi lebih baik dari bulan sebelumnya yang melemah 0.7%. Pada bulan September 2019, produksi sektor manufaktur, listrik, dan gas mengalami kontraksi. Dalam basis tahunan (y/y), data ini turun 1.4%, lebih baik dari bulan sebelumnya yang turun 1.8%.

Untuk bulan Oktober 2019, diperkirakan Manufacturing Production m/m akan naik 0.1%, dan y/y akan turun 1.4%. Sementara itu, Industrial Production m/m diperkirakan naik 0.2%, sedangkan y/y akan turun 1.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

 

  • Jam 17:00 WIB: indeks ZEW Economic Sentiment Jerman dan kawasan Euro bulan Desember 2019 (Berdampak medium pada EUR).

Angka indeks Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) atau Centre for European Economic Research ini dibuat berdasarkan survei terhadap sekitar 275 investor dan analis di Jerman, mengenai pandangan mereka terhadap perekonomian kawasan Euro pada umumnya dan Jerman pada khususnya untuk 6 bulan mendatang. Data ini dianggap penting karena sentimen investor dan analis adalah indikator awal bagi kondisi perekonomian.

Indeks ZEW Jerman dan kawasan Euro dirilis secara bersamaan, tetapi angka indeks untuk Jerman dinilai lebih berdampak. Angka positif (lebih besar nol) menunjukkan optimisme, sedangkan angka negatif menunjukkan pesimisme.

10 Desember 2019: CPI China, GDP Dan

Bulan November lalu, indeks ZEW Jerman naik ke -2.1, jauh lebih tinggi dari perkiraan -13.2, dan merupakan yang tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Kenaikan tersebut diakibatkan oleh meningkatnya indeks economic expectation. Sementara itu, indeks ZEW kawasan Euro berada pada angka -1.0, jauh lebih tinggi dari perkiraan -11.5, dan menjadi yang tertinggi dalam 7 bulan terakhir.

Untuk bulan Desember 2019, diperkirakan indeks ZEW Jerman akan naik ke +1.1, dan untuk kawasan Euro akan naik ke +2.2. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.