Advertisement

iklan

10-11 Agustus 2016 : Suku Bunga RBNZ Dan Persediaan Minyak Di AS

270037

Data dan peristiwa berdampak tinggi hari ini adalah persediaan minyak di AS dan pidato gubernur RBA, dan besok pagi ada suku bunga RBNZ dan konperensi pers RBNZ. Disamping itu akan dirilis juga data Machinery Orders Jepang, indeks kepercayaan konsumen Australia, JOLTS AS dan anggaran pemerintah AS.

acy

iklan

FirewoodFX

iklan

Rabu, 10 Agustus 2016:
Jam 06:50 WIB
: data Core Machinery Orders Jepang bulan Juni 2016 (Berdampak medium pada JPY)
Indikator ini mengukur persentasi perubahan total pembelian mesin-mesin baru oleh perusahaan swasta di Jepang dalam kurun waktu sebulan. Core (inti) tidak termasuk barang-barang utility dan perkapalan. Core Machinery Orders adalah indikator awal bagi output produksi sektor manufaktur, karena dengan membeli mesin baru maka aktivitas manufaktur diperkirakan akan meningkat.

Bulan Mei lalu Core Machinery Orders berkurang 1.4% (atau -1.4%), lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 3.1% tetapi lebih baik dari bulan April yang turun 11.0%. Untuk bulan Juni 2016 diperkirakan akan kembali naik 3.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan JPY.

Jam 07:30 WIB: indeks kepercayaan konsumen Australia versi Westpac bulan Agustus 2016 (Berdampak medium pada AUD)
Data yang dirilis oleh Westpac Banking Corporation ini sering disebut juga dengan Westpac-Melbourne Institute Consumer Confidence. Hasil rilis menunjukkan persentasi perubahan dari rilis sebelumnya. Data ini dibuat berdasarkan survey terhadap 1200 konsumen mengenai tingkat kondisi perekonomian Australia yang akan datang, kondisi tenaga kerja dan iklim bisnis, dan adalah indikator awal untuk pengeluaran konsumen.

                                            10-11 Agustus 2016 : Suku Bunga RBNZ Dan

Bulan Juli lalu indeks kepercayaan konsumen turun 3.0% (atau -3.0%) ke angka 99.1 dibandingkan bulan Juni yang 102.2, lebih rendah dari bulan Juni yang juga turun 1.0% dan merupakan persentase penurunan tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Untuk bulan Agustus 2016 pasar tidak memberikan perkiraan, dan jika hasil rilis lebih tinggi dari persentase perubahan bulan sebelumnya (-3.0%) maka akan cenderung mendukung penguatan AUD.

Jam 10:05 WIB: pidato gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Glenn Stevens (Berdampak tinggi pada AUD)
Glenn Stevens dijadwalkan berbicara pada acara Anika Foundation Luncheon, di Sydney.

Jam 21:00 WIB: data Job Openings and Labor Turnover Summary (JOLTS) AS bulan Juni 2016 (Berdampak medium pada USD)
Data yang dirilis setiap bulan oleh biro statistik tenaga kerja AS ini mengukur jumlah lapangan pekerjaan baru yang tersedia di seluruh AS diluar sektor pertanian selama kurun waktu sebulan. Informasi jenis pekerjaan baru tersebut bisa diperoleh dari Job Fair yang diadakan secara rutin di seluruh negara bagian. Meski dirilis sebulan lebih lambat dari perubahan jumlah tenaga kerja (Non-Farm Payrolls), tetapi The Fed menganggap sebagai salah satu leading indicator bagi kondisi tenaga kerja secara keseluruhan.

                     10-11 Agustus 2016 : Suku Bunga RBNZ Dan

Bulan Mei lalu jumlah lapangan pekerjaan baru di AS mencapai 5.500 juta job, lebih rendah dari perkiraan yang 5.740 juta job dan terendah sepanjang tahun ini. Lapangan pekerjaan yang mengalami kontraksi antara lain perdagangan wholesale, rental, leasing dan sektor jasa. Untuk bulan Juni 2016 diperkirakan jumlah lapangan pekerjaan baru akan mencapai angka 5.520 juta job. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 21:30 WIB
: data persediaan minyak mentah untuk industri di AS per 5 Agustus 2016 (Berdampak tinggi pada OIL/USD dan berdampak medium pada CAD)
Data ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels, yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barrel) untuk industri di AS. Meski indikator ini dirilis oleh AS namun berdampak juga pada CAD mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Canada.

                     10-11 Agustus 2016 : Suku Bunga RBNZ Dan

Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi. Minggu lalu persediaan minyak mentah untuk industri bertambah sebesar 1.413 juta barrel, lebih tinggi dari perkiraan yang akan berkurang 1.600 juta barrel tetapi lebih rendah dari minggu sebelumnya yang bertambah 1.671 juta barrel. Untuk minggu ini pasar tidak memberikan perkiraan, dan jika hasil rilis lebih tinggi dari minggu lalu (+1.413 juta barrel) maka akan berdampak positif pada harga OIL/USD.

Kamis, 11 Agustus 2016:
Hari libur bank-bank di Jepang (Mountain Day)

Jam 01:00 WIB
: anggaran belanja pemerintah AS bulan Juli 2016 (Berdampak medium pada USD)
Data ini dirilis oleh departemen keuangan AS, menunjukkan selisih antara pembayaran yang diterima oleh pemerintah AS (dari pajak dan lainnya) dan pembayaran oleh pemerintah AS keluar (untuk pembelian dan transfer pembayaran). Jika pengeluaran lebih besar dari penerimaan maka anggaran belanja akan defisit yang ditunjukkan oleh angka negatif, sebaliknya anggaran belanja akan surplus yang ditunjukkan oleh angka positif.

Bulan Juni lalu anggaran belanja pemerintah AS mengalami surplus USD 6.3 milyard, lebih rendah dari perkiraan yang akan surplus USD 24.2 milyard tetapi tetapi lebih baik dari bulan Mei yang defisit USD 52.5 milyard. Pada bulan Juni pengeluaran sebesar USD 323 milyard sementara penerimaan mencapai USD 330 milyard. Untuk bulan Juli 2016 diperkirakan anggaran belanja akan defisit sebesar USD 129.9 milyard. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan (atau defisit yang lebih rendah) akan cenderung mendukung penguatan USD.

Jam 04:00 WIB
: hasil meeting Reserve Bank of New Zealand (RBNZ): pengumuman suku bunga bulan Agustus 2016 dan statement kebijakan moneter RBNZ (Berdampak tinggi pada NZD)
Gubernur RBNZ menentukan suku bunga atau yang lazim disebut Official Cash Rate (OCR) setelah mengadakan konsultasi dengan beberapa banker senior dan para penasehatnya. Suku bunga RBNZ dijadwalkan dirilis 8 kali dalam setahun.

                     10-11 Agustus 2016 : Suku Bunga RBNZ Dan

Untuk pertama kalinya dalam tahun ini RBNZ memangkas kembali suku bunga acuan atau Official Cash Rate (OCR) sebesar 0.25% ke +2.25% pada meeting 10 Maret lalu akibat ketidak pastian pertumbuhan ekonomi global khususnya China, ekspektasi inflasi Selandia Baru yang cenderung turun dan masih lemahnya harga komoditi terutama susu.

Pada meeting 9 Juni lalu RBNZ mempertahankan OCR sebesar +2.25%, dan pada meeting hari ini diperkirakan akan kembali dipangkas sebesar 0.25% ke +2.00% seperti diisyaratkan dalam statement bulan Juni, terutama karena tingkat inflasi yang masih rendah dan harga produk susu yang merosot. Jika RBNZ kembali menurunkan suku bunga acuan maka NZD akan cenderung melemah. Statement kebijakan moneter (monetary policy statement) bulan Juni ini bisa dibaca disini.

Jam 05:00 WIB
: konperensi pers RBNZ yang dihadiri gubernur Graeme Wheeler (Berdampak tinggi pada NZD)


Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 74.11 74.11 -26
AUD/USD 0.6871 0.6871 -7
EUR/CHF 1.0938 1.0938 -27
EUR/USD 1.1035 1.1035 -37
GBP/JPY 134.31 134.31 -79
GBP/USD 1.2454 1.2454 -43
NZD/USD 0.6368 0.6368 -9
USD/CAD 1.3253 1.3253 -34
USD/CHF 0.9912 0.9912 10
USD/JPY 107.84 107.84 -25
16 Sep 19:10