OctaFx

iklan

11-12 Oktober 2018: CPI AS, Notulen ECB, Pidato Carney

285674

Data dan peristiwa berdampak hari ini adalah CPI, Jobless Claims dan persediaan minyak AS, notulen ECB, serta pidato BoE Carney dan Vlieghe.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kamis, 11 Oktober 2018:

  • Jam 16:00 WIB: pidato gubernur BoE Mark Carney (Berdampak tinggi pada GBP).

Mark Carney dijadwalkan berpartisipasi dalam panel diskusi berjudul "Scaling Up Green Finance - The New Role of Regulators and Central Banks", di IMF World Bank Meeting di Nusa Dua, Bali. Isi pidato Carney bisa dibaca di sini.

11 Oktober 2018: CPI AS, Notulen ECB,

 

  • Jam 17:45 WIB: pidato anggota MPC BoE Gertjan Vlieghe (Berdampak medium pada GBP).

Gertjan Vlieghe dijadwalkan berpidato di Brussels, mengenai tantangan global dan domestik terhadap kebijakan moneter Inggris. Isi pidato Vlieghe bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 18:30 WIB: notulen meeting ECB tanggal 13 September 2018 (Berdampak medium-tinggi pada EUR).

Notulen meeting ECB dirilis 8 kali per tahun, sekitar 4 minggu setelah rapat penentuan suku bunga. Notulen ini akan mengungkap secara detail pertemuan dewan yang menentukan suku bunga, besaran stimulus, dan pandangan anggota dewan mengenai kondisi perekonomian kawasan di waktu mendatang.

Pada meeting terakhir tanggal 13 September lalu, ECB memutuskan untuk mempertahankan suku bunga 0.0% dan lending rate +0.25%, sesuai dengan perkiraan. ECB juga menegaskan pengurangan besaran stimulus menjadi €15 miliar mulai bulan Oktober hingga Desember tahun ini, serta akan menghentikan program tersebut pada akhir tahun ini.

Pernyataan Mario Draghi dalam konferensi pers dianggap hawkish, karena mengemukakan ekonomi kawasan Euro yang solid. Pasca rilis Statement dan pernyataan Draghi, nilai tukar EUR menguat. Jika secara keseluruhan hasil meeting dianggap hawkish, maka EUR akan cenderung menguat. Sebaliknya jika dianggap dovish, EUR akan cenderung melemah. Notulen meeting tanggal 13 September 2018 bisa diunduh di sini.

 

Data inflasi ini dirilis oleh biro statistik tenaga kerja AS, mengukur persentase perubahan data CPI dibandingkan periode sebelumnya. CPI total dan CPI inti (Core CPI) yang tidak termasuk harga makanan dan energi akan dirilis pada saat yang sama. Masing-masing data memiliki 2 versi, yakni month over month (m/m) yang dibandingkan dengan data bulan sebelumnya, serta year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya. Keduanya berdampak tinggi terutama data y/y. The Fed memperhatikan data CPI total y/y dan CPI inti y/y sebagai acuan inflasi tahunan AS.

Laju inflasi tahunan (y/y) dan bulanan (m/m) selalu menjadi fokus pada setiap FOMC meeting, sehingga data inflasi setiap bulan akan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi The Fed untuk memutuskan kenaikan suku bunga.


11 Oktober 2018: CPI AS, Notulen ECB,

 

Bulan Agustus lalu, CPI total y/y turun ke +2.7%, lebih rendah dari perkiraan +2.8%, dan menjadi yang terendah dalam 4 bulan terakhir. Sementara untuk basis bulanan (m/m), CPI total naik 0.2%, lebih rendah dari perkiraan naik 0.3%, dan sama dengan bulan sebelumnya.

Naiknya inflasi bulan Agustus disebabkan oleh meningkatnya harga bahan bakar minyak (+30.9%), harga makanan (+1.4%), perawatan kesehatan (+1.9%), jasa transportasi (+3.9%), dan sewa apartemen (+3.4%). CPI inti y/y bulan Agustus naik 2.2%, lebih rendah dari perkiraan naik 2.4%, dan menjadi yang terendah dalam 6 bulan terakhir. Sedangkan CPI inti m/m naik 0.1%, lebih rendah dari perkiraan +0.2%, dan merupakan yang terendah dalam 4 bulan.

Untuk bulan September 2018, diperkirakan inflasi tahunan (CPI total y/y) akan naik 2.4% (atau +2.4%), CPI total m/m diperkirakan naik 0.2%, CPI inti y/y akan naik 2.3%, dan CPI m/m akan naik 0.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Jobless Claims AS per 5 Oktober 2018 (Berdampak rendah-medium pada USD).

Jobless Claims mengukur jumlah klaim tunjangan pengangguran selama minggu lalu, dan merupakan data fundamental paling awal yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja. Data Jobless Claims juga indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi. Ada 2 data yang diperhatikan, yaitu Initial Jobless Claims dan Continuing Jobless Claims. Initial Jobless Claims mengukur jumlah mereka yang baru pertama kali menerima tunjangan pengangguran dan lebih berdampak. Karena itu, indikator Jobless Claims biasanya mengacu pada data Initial.


11 Oktober 2018: CPI AS, Notulen ECB,

 

Minggu lalu, Jobless Claims AS berkurang 8,000 ke 207,000 klaim, lebih rendah dari perkiraan 214,000 klaim. Klaim rata-rata 4 mingguan naik 500 sehingga menjadi 207,000 klaim. Hingga minggu lalu, Jobless Claims di AS sudah berada di bawah angka 300,000 selama 186 minggu berturut-turut, menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang stabil. Untuk minggu ini, diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan tetap 207,000 klaim. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

  • Jam 22:00 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 5 Oktober 2018 (Berdampak medium-tinggi pada WTI/USD dan CAD).

Data ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels, yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barel) untuk industri di AS. Meski indikator ini dirilis oleh AS, tapi bisa berdampak juga pada CAD, mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Kanada. Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi.


11 Oktober 2018: CPI AS, Notulen ECB,

 

Minggu lalu, persediaan minyak untuk industri bertambah 7.98 juta barel, jauh lebih tinggi dari perkiraan bertambah 1.10 juta barel, dan merupakan penambahan stok tertinggi sejak bulan Maret tahun lalu. Untuk minggu ini, diperkirakan persediaan minyak akan bertambah 2.30 juta barel. Jika persediaan minyak di AS lebih tinggi dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung melemah karena diasumsikan permintaan akan berkurang. Sebaliknya jika lebih rendah dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung menguat karena diasumsikan permintaan akan meningkat.

Namun demikian, persediaan minyak di AS hanya salah satu faktor yang menggerakkan harga minyak dunia. Yang paling berdampak adalah kebijakan negara-negara penghasil minyak mengenai kuota produksi, pernyataan pejabat negara penghasil minyak, dan situasi politik di Timur Tengah. Rilis data persediaan minyak di AS tidak bisa dipastikan akan selalu mempengaruhi harga minyak dunia.

 

Jumat, 12 Oktober 2018:

  • Jam 04:30 WIB: indeks Business NZ Manufacturing Selandia Baru bulan September 2018 (Berdampak medium pada NZD).

Indikator yang disebut juga dengan Performance of Manufacturing Index (PMI) ini dibuat berdasarkan survei terhadap sejumlah pelaku industri manufaktur di Selandia Baru. Fokusnya adalah mengenai kondisi bisnis termasuk hasil produksi, jumlah Order, persediaan barang, tenaga kerja, dan harga. Angka indeks di atas 50.0 menunjukkan ekspansi, sedangkan di bawah 50.0 menunjukkan kontraksi.


11 Oktober 2018: CPI AS, Notulen ECB,

 

Bulan Oktober lalu, indeks Business NZ Manufacturing berada pada angka 52.0, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang 51.2. Untuk bulan September 2018, analis tidak memberikan perkiraan. Jika hasil rilis lebih tinggi dari bulan sebelumnya (52.0), maka akan cenderung mendukung penguatan NZD.



Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 72.15 72.15 23
AUD/USD 0.6783 0.6783 6
EUR/CHF 1.0852 1.0852 6
EUR/USD 1.1090 1.1090 -19
GBP/JPY 129.23 129.23 89
GBP/USD 1.2153 1.2153 60
NZD/USD 0.6425 0.6425 -21
USD/CAD 1.3267 1.3267 -46
USD/CHF 0.9784 0.9784 20
USD/JPY 106.32 106.32 20
17 Aug 03:59

Hasan Sita
Yth. Pak Martin, pidato Mark Carney di Bali kemarin jadi atau batal ya, Pak?
Saya tidak nemu beritanya dimana-mana. Mungkin Bapak ada updatenya?
Martin S
Jadwal pidato Carney tersebut kami peroleh dari kalender di forexfactory.com. Dari news yang beredar, pada tanggal tersebut Carney ikut dalam panel diskusi mengenai Fintech, bersama Managing Director IMF Christine Lagarde. Beritanya bisa dibaca disini.