14 November 2019: Testimoni Powell 2, PPI AS, Ritel Inggris, GDP Eurozone

290951

Data dan peristiwa berdampak hari ini: testimoni Powell hari kedua, PPI dan persediaan minyak AS, Retail Sales Inggris, GDP Eurozone dan Jerman, output industri China, serta Employment Australia.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kamis, 14 November 2019:

Employment Change mengukur perubahan jumlah tenaga kerja di Australia dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah tenaga kerja sangat dipengaruhi oleh lapangan pekerjaan yang tersedia, dan merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang menunjukkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Data ini dirilis bersamaan dengan persentase perubahan tingkat pengangguran dibandingkan bulan sebelumnya. Angka pengangguran selalu diperhatikan oleh RBA guna menentukan target pertumbuhan dan kebijakan perubahan tingkat suku bunga.

14 November 2019: Testimoni Powell 2,

Bulan September lalu, jumlah tenaga kerja di Australia bertambah 14,700 orang, lebih rendah dari perkiraan bertambah 15,300 orang, dan menjadi yang terendah dalam 3 bulan terakhir. Sementara itu, tingkat pengangguran bulan September adalah +5.2%, lebih rendah dari perkiraan +5.3%, dan merupakan yang terendah dalam 3 bulan terakhir. Tingkat partisipasi bulan September 2019 berada pada angka 66.1%, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang 66.2%.

Untuk bulan Oktober 2019, diperkirakan tenaga kerja akan bertambah 16,200 orang, dan tingkat pengangguran akan tetap +5.2%. Hasil rilis data pertambahan tenaga kerja yang lebih tinggi dari perkiraan dan tingkat pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD menguat.

 

  • Jam 09:00 WIB: data Industrial Production China bulan Oktober 2019 (Berdampak medium-tinggi pada AUD dan NZD).

Indikator yang disebut juga dengan Industrial Output ini mengukur hasil produksi yang dihasilkan oleh sektor manufaktur, pertambangan, dan industri lainnya di China. Karena China merupakan partner dagang utama Australia, Kanada, dan Uni Eropa, maka perubahan output industri yang merupakan penggerak utama ekonomi China akan sangat mempengaruhi kondisi perekonomian kawasan-kawasan tersebut.

Industrial Production dianggap sebagai salah satu indikator awal bagi laju perekonomian China. Hasil rilis berupa persentase perubahan yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month over month atau m/m), dan persentase perbandingan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y).

14 November 2019: Testimoni Powell 2,

Bulan September lalu, output industri China y/y naik 5.8%, lebih tinggi dari perkiraan naik 5.0%, dan menjadi yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Sementara untuk m/m naik 0.72%, tertinggi sejak bulan Maret lalu. Dibandingkan bulan sebelumnya, produksi sektor manufaktur dan pertambangan mengalami kenaikan, sementara produk mineral dan sarana transportasi mengalami kontraksi.

Untuk bulan Oktober 2019, diperkirakan output industri China y/y akan naik 5.5%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD dan NZD menguat.

 

Angka GDP menyatakan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu. GDP dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara dan biasanya diumumkan per kuartal. Rilis data berupa persentase perubahan dibandingkan kuartal sebelumnya.

Di negara-negara anggota kawasan Euro, GDP dirilis 2 kali, yakni Preliminary dan Final. Preliminary GDP adalah rilis pertama sehingga berdampak lebih tinggi. GDP Jerman menjadi laporan yang paling berdampak di antara GDP negara-negara kawasan Euro lain, karena Jerman merupakan lokomotif ekonomi kawasan.

14 November 2019: Testimoni Powell 2,

GDP Jerman kuartal kedua lalu mengalami kontraksi 0.1% (atau -0.1%), sesuai dengan perkiraan dan menjadi yang terendah sejak kuartal ketiga tahun lalu. Kontraksi tersebut disebabkan oleh merosotnya ekspor dan investasi.

Untuk kuartal ketiga tahun 2019, diperkirakan GDP Jerman akan kembali mengalami kontraksi 0.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

 

  • Jam 16:30 WIB: data Retail Sales Inggris bulan Oktober 2019 (Berdampak tinggi pada GBP).

Retail Sales adalah salah satu indikator penting yang bisa menggerakkan mata uang GBP. Di Inggris, indikator ini disebut juga dengan Sales Volume atau All Retailers Sales. Ada 2 jenis rilis yang diperhatikan, yakni Retail Sales total dan Retail Sales inti yang tidak termasuk otomotif dan bahan bakar.

Masing-masing data dirilis dalam format month over month (m/m) dan year over year (y/y). Data m/m yaitu persentase perubahan yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya, sementara y/y adalah perbandingan data bulan ini dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

Penjualan ritel merupakan indikator awal untuk pengeluaran konsumen dan akan berdampak pada pertumbuhan dan tingkat inflasi. Di Inggris, yang berdampak tinggi adalah Retail Sales total, baik m/m maupun y/y.

14 November 2019: Testimoni Powell 2,

Penjualan ritel total Inggris bulan September lalu stagnan atau 0.0%, lebih baik dari perkiraan turun 0.1% dan bulan sebelumnya yang turun 0.3%. Sementara untuk basis tahunan (y/y), penjualan ritel bulan September naik 3.1%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang naik 2.6%. Kenaikan terbesar terjadi pada penjualan toko pakaian, tekstil, dan makanan.

Untuk bulan Oktober 2019, diperkirakan Retail Sales total m/m akan naik 0.2%, dan y/y akan naik 3.7%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

 

  • Jam 17:00 WIB: data Flash GDP kawasan Euro kuartal ketiga tahun 2019 (Second Estimate) (Berdampak medium pada EUR).

GDP dirilis oleh Eurostat 3 kali per kuartal, yaitu Preliminary Flash GDP, Flash GDP, dan Revised (Final). Dari ketiganya, Preliminary Flash berdampak paling besar karena merupakan rilis pertama. Data disajikan dalam format persentase perubahan yang dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (quarter over quarter atau q/q).

14 November 2019: Testimoni Powell 2,

Data Preliminary Flash GDP kuartal ketiga 2019 yang dirilis 31 Oktober lalu tumbuh 0.2%, lebih tinggi dari perkiraan tumbuh 0.1%, dan sama dengan kuartal sebelumnya. Di antara negara-negara di kawasan, Latvia tumbuh 0.7%, Spanyol tumbuh 0.4%, Prancis +0.3%, dan Belgia +0.4%. Sementara itu, Jerman baru akan merilis data Preliminary GDP kuartal kedua hari ini.

Untuk Flash GDP kawasan Euro kuartal ketiga tahun 2019 diperkirakan tetap +0.2%. Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan, maka EUR akan cenderung menguat.

 

Indikator yang juga disebut Finished Goods PPI atau Wholesale Prices ini mengukur inflasi di tingkat produsen, yaitu persentase perubahan harga barang dan jasa di tingkat produsen yang akan mempengaruhi inflasi di tingkat konsumen. Hal itu karena kenaikan atau penurunan harga dari produsen pada akhirnya akan dibebankan ke konsumen. Kriteria PPI juga mencakup jasa konstruksi, belanja pemerintah, dan ekspor.

Ada 2 data yang dirilis, yaitu PPI inti (Core PPI) dan PPI total. Masing-masing laporan diterbitkan dalam format m/m (month over month) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dan y/y (year over year) yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya. PPI inti tidak termasuk harga makanan dan energi.

14 November 2019: Testimoni Powell 2,

PPI total AS m/m bulan September 2019 lalu turun 0.3% (atau -0.3%), lebih rendah dari perkiraan naik 0.1%, dan merupakan yang terendah sejak bulan Juli 2016. Sementara untuk basis tahunan (y/y), PPI total bulan September naik 1.4%, lebih rendah dari perkiraan naik 1.8%, dan menjadi yang terendah sejak November 2016. PPI inti m/m juga turun 0.3%, lebih rendah dari perkiraan naik 0.2%, dan merupakan yang terendah sejak Juli 2016.

Untuk bulan Oktober 2019, diperkirakan PPI total m/m akan naik 0.3%, PPI inti m/m akan naik 0.2%, dan PPI total y/y naik 0.9%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 22:00 WIB: testimoni hari kedua ketua The Fed Jerome Powell di hadapan House Budget Committee, di Washington DC (Berdampak tinggi pada USD).

Pada hari kedua testimoni, Jerome Powell akan menyampaikan laporan kebijakan moneter The Fed di hadapan House Budget Committee. Pada testimoni hari pertama di hadapan Joint Economic Committee of Congress kemarin, Powell memberikan pernyataan yang tidak jauh berbeda dengan Statement pada FOMC meeting akhir bulan lalu.

Powell optimis terhadap prospek perekonomian AS, terutama pada pasar tenaga kerja yang masih kuat dan tingkat inflasi yang mendekati target. Penjelasan ini juga mengisyaratkan penghentian pemotongan suku bunga lebih lanjut. Jika pernyataan Powell pada testimoni hari kedua ini dianggap hawkish, maka USD akan cenderung menguat. Namun jika dianggap dovish, USD akan cenderung melemah. Isi testimoni Powell bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 23:00 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 8 November 2019 (Berdampak medium-tinggi pada WTI/USD dan CAD).

Data yang disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barel) untuk industri di AS.

Meski indikator ini dirilis oleh AS, tapi bisa berdampak juga pada CAD, mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Kanada. Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi.

14 November 2019: Testimoni Powell 2,
Minggu lalu, persediaan minyak untuk industri bertambah 7.93 juta barel, jauh lebih tinggi dari perkiraan bertambah 1.90 juta barel, dan menjadi yang tertinggi dalam 3 minggu terakhir. Untuk minggu ini, diperkirakan persediaan minyak akan bertambah 1.50 juta barel.

Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung melemah karena diasumsikan permintaan akan berkurang. Sebaliknya jika lebih rendah dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung menguat karena diasumsikan permintaan akan meningkat.

Namun demikian, persediaan minyak di AS hanya salah satu faktor yang menggerakkan harga minyak dunia. Yang paling berdampak adalah kebijakan negara-negara penghasil minyak mengenai kuota produksi, pernyataan pejabat negara penghasil minyak, dan situasi politik di Timur Tengah. Rilis data persediaan minyak di AS tidak bisa dipastikan akan selalu mempengaruhi harga minyak dunia.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 75.16 75.16 -3
AUD/USD 0.6871 0.6871 -5
EUR/CHF 1.0956 1.0956 13
EUR/USD 1.1133 1.1133 15
GBP/JPY 146.42 146.42 59
GBP/USD 1.3386 1.3386 51
NZD/USD 0.6594 0.6594 3
USD/CAD 1.3173 1.3173 0
USD/CHF 0.9841 0.9841 -2
USD/JPY 109.39 109.39 4
16 Dec 12:05