Advertisement

iklan

16-17 Januari 2018: CPI Inggris, Pidato Jordan, Indeks Westpac Australia

Data dan peristiwa berdampak hari ini: CPI dan PPI Inggris, indeks Empire State Manufacturing AS dan indeks harga GDT. Besok ada kepercayaan konsumen Australia, Machinery Jepang dan pidato Jordan.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Selasa, 16 Januari 2018:

Jam 16:30 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Inggris bulan Desember 2017 (Berdampak tinggi pada GBP)

CPI adalah pengukur utama tingkat inflasi yang selalu diperhatikan bank sentral sebagai pertimbangan utama dalam menentukan suku bunga. Ada 2 rilis yaitu CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori makanan, minuman dan energi (bahan bakar minyak dan gas). Data yang dirilis masing-masing untuk month over month (m/m) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dan year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

Di Inggris yang paling berdampak adalah CPI total y/y (inflasi tahunan) yang digunakan sebagai acuan oleh BoE. Disamping CPI juga dirilis data Producer Price Index (PPI) dan Retail Price Index (RPI) yang hanya mengukur barang-barang konsumsi utama dan biaya sewa tempat tinggal (y/y), namun dampak CPI jauh lebih tinggi.

                                   16-17 Januari 2018: CPI Inggris, Pidato

Bulan November 2017 lalu inflasi tahunan Inggris kembali naik 3.1%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 3.0% dan yang tertinggi sejak bulan Maret 2012, sementara untuk basis bulanan (m/m) naik 0.3%, lebih tinggi dari perkiraan dan bulan sebelumnya yang naik 0.1%.

Naiknya inflasi tahunan bulan November tersebut disebabkan oleh meningkatnya biaya transportasi (+4.5%), biaya rekreasi (+3.1%), harga rumah, air dan listrik (+2.4%), harga makanan dan minuman non alkohol (+4.1%), furniture dan perlengkapan rumah (+2.8%), harga pakaian dan alas kaki (+3.0%) dan harga barang dan jasa lainnya (+0.6%). CPI inti bulan November y/y naik 2.7%, sesuai dengan perkiraan dan sama dengan bulan sebelumnya (tertinggi sejak bulan Desember 2011).

Untuk bulan Desember 2017 diperkirakan CPI total y/y akan kembali naik 3.0%, m/m akan naik 0.4% dan CPI inti y/y akan naik 2.6%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Jam 16:30 WIB: data Producer Price Index (PPI) Inggris bulan Desember 2017 (Berdampak medium pada GBP)

Indikator ini mengukur perubahan harga di tingkat produsen dan akan mempengaruhi tingkat inflasi di Inggris. Producer Price Index Inggris yang dirilis terdiri atas PPI input dan output. PPI input termasuk biaya operasional produksi dan lebih berdampak.

Bulan November 2017 lalu PPI input m/m Inggris naik 1.8%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 1.6% dan yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir, sementara untuk y/y naik 3.0%, sesuai dengan perkiraan dan lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang naik 2.8%. Untuk bulan Desember 2017 diperkirakan PPI input m/m akan naik 0.5% dan y/y diperkirakan naik 2.9%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP.

Jam 20:30 WIB: indeks Empire State Manufacturing AS bulan Januari 2018 (Berdampak medium pada USD)

Indikator ini disebut juga dengan New York Manufacturing Index, dan dirilis oleh Federal Reserve Bank of New York. Indeks ini mengukur kondisi dan ekspektasi bisnis di kawasan industri New York dan sekitarnya, dan dibuat berdasarkan survey terhadap 200 pelaku industri di kawasan ini mengenai kondisi bisnis saat ini dan harapannya untuk waktu yang akan datang.

Angka indeks yang positif (lebih besar dari nol) mencerminkan kondisi bisnis yang makin baik, dan angka negatif mencerminkan kondisi yang menurun. Meski kawasan industri di New York relatif kecil, namun indeks ini dirilis lebih awal dari indeks Philly Fed Manufacturing dan indeks ISM Manufacturing sehingga bisa mencerminkan keadaan awal sektor manufaktur di AS yang bisa mempengaruhi tenaga kerja, pengeluaran konsumen dan investasi.

                                  16-17 Januari 2018: CPI Inggris, Pidato

Bulan Desember 2017 lalu indeks Empire State Manufacturing berada pada angka +18.0, lebih rendah dari perkiraan yang +18.8 dan yang terendah dalam 5 bulan terakhir. Pada bulan Desember 2017 indeks new orders, tenaga kerja dan inventories mengalami kontraksi.

Untuk bulan Januari 2018 diperkirakan indeks akan naik ke angka +18.5. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Waktu tentative: indeks harga Global Dairy Trade (GDT) (Berdampak medium pada NZD)

Data yang dirilis oleh Global Dairy Trade ini menunjukkan persentase perubahan harga rata-rata produk olahan susu dari hasil lelang terakhir. Indeks harga ini dirilis 2 kali dalam sebulan dan biasanya berdampak tinggi pada NZD mengingat Selandia Baru adalah salah satu negara penghasil susu dan produk susu olahan utama dunia. Susu adalah produk andalan ekspor Selandia Baru disamping daging, buah-buahan, wool dan kayu.

                                  16-17 Januari 2018: CPI Inggris, Pidato

Untuk rilis hari ini pasar tidak memberikan perkiraan, tetapi jika hasil rilis lebih baik dari data sebelumnya yang naik 2.2% (tertinggi sejak bulan Juni tahun lalu), maka akan mendukung penguatan NZD. Hasil rilis indeks GDT bisa dilihat disini.

Rabu, 17 Januari 2018:

Jam 00:00 WIB: pidato ketua SNB Thomas Jordan (Berdampak tinggi pada CHF)
Thomas Jordan dijadwalkan berbicara di University of Zurich, Swiss. Isi pidato Jordan bisa dibaca disini.

Jam 06:30 WIB
: indeks kepercayaan konsumen Australia versi Westpac bulan Januari 2018 (Berdampak medium pada AUD)

Data yang dirilis oleh Westpac Banking Corporation ini sering disebut juga dengan Westpac-Melbourne Institute Consumer Confidence. Indeks dibuat berdasarkan survey terhadap 1200 konsumen mengenai kondisi perekonomian Australia diwaktu yang akan datang, kondisi tenaga kerja dan iklim bisnis. Indeks ini adalah indikator awal untuk pengeluaran konsumen.

                                  16-17 Januari 2018: CPI Inggris, Pidato

Bulan Desember 2017 lalu indeks kepercayaan konsumen berada pada angka 103.3 atau naik 3.6% dibandingkan bulan sebelumnya, tertinggi dalam 4 tahun terakhir. Untuk bulan Januari 2018 diperkirakan indeks akan turun ke angka 102.0. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan AUD.

Jam 06:50 WIB: data Core Machinery Orders di Jepang bulan November 2017 (Berdampak medium pada JPY)

Indikator ini mengukur persentase perubahan total pembelian mesin-mesin baru oleh perusahaan swasta di Jepang dalam kurun waktu sebulan. Core (inti) tidak termasuk barang-barang utility dan perkapalan. Core Machinery Orders adalah indikator awal bagi output produksi sektor manufaktur, karena dengan membeli mesin baru maka aktivitas manufaktur diperkirakan akan meningkat.

                                  16-17 Januari 2018: CPI Inggris, Pidato

Bulan Oktober 2017 lalu Core Machinery Orders naik 5.0%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 3.1% dan yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Untuk bulan November 2017 diperkirakan total pembelian mesin-mesin baru akan turun 1.1% (atau -1.1%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan (atau persentase penurunan yang lebih kecil) akan cenderung mendukung penguatan JPY.

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex .

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 76.17 76.17 57
AUD/USD 0.6922 0.6922 54
EUR/CHF 1.1264 1.1264 -17
EUR/USD 1.1159 1.1159 2
GBP/JPY 140.24 140.24 25
GBP/USD 1.2745 1.2745 28
NZD/USD 0.6540 0.6540 26
USD/CAD 1.3439 1.3439 -27
USD/CHF 1.0094 1.0094 -16
USD/JPY 110.02 110.02 -5
20 May 17:10