17-18 Oktober 2018: Notulen FOMC Dan CPI Inggris

Data dan peristiwa berdampak hari ini: CPI dan PPI Inggris, Building Permits, Housing Starts dan persediaan minyak AS, Manufacturing Sales Kanada, serta pidato Fed Brainard. Besok ada notulen FOMC.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Rabu, 17 Oktober 2018:

  • Hari pertama pertemuan negara-negara Uni Eropa di Brussels.
  • Jam 15:30 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Inggris bulan September 2018 (Berdampak tinggi pada GBP).

CPI adalah pengukur utama tingkat inflasi yang selalu diperhatikan bank sentral sebagai pertimbangan utama dalam menentukan suku bunga. Ada 2 rilis yang diperhatikan, yaitu CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori makanan, minuman, dan energi (bahan bakar minyak dan gas). Kedua tersebut masing-masing diterbitkan dalam dua versi, yakni month over month (m/m) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dan year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya.

Yang paling berdampak adalah CPI total y/y (inflasi tahunan), karena digunakan sebagai acuan oleh BoE. Di samping CPI, hari ini juga dirilis data Producer Price Index (PPI) dan Retail Price Index (RPI) Inggris, yang hanya mengukur barang-barang konsumsi utama dan biaya sewa tempat tinggal (y/y). Akan tetapi, dampak CPI tetap jauh lebih tinggi dibanding kedua data tersebut.


17-18 Oktober 2018: Notulen FOMC Dan

 

Bulan Agustus lalu, inflasi tahunan Inggris naik 2.7%, lebih tinggi dari perkiraan naik 2.4%, dan menjadi yang tertinggi sejak bulan Februari tahun lalu. Sementara untuk basis bulanan (m/m), inflasi naik 0.7%, level tertinggi sejak Februari tahun lalu. Naiknya inflasi tahunan bulan Agustus disebabkan oleh meningkatnya biaya transportasi (+6.1%), biaya rekreasi (+3.6%), perlengkapan rumah (+0.7%), tarif hotel dan restoran (+2.5%), harga makanan, minuman non alkohol (+2.5%) dan harga bahan bakar, serta air dan listrik (+2.3%). CPI inti bulan Agustus y/y naik 2.1%, lebih tinggi dari perkiraan +1.8%, dan menjadi yang tertinggi dalam 3 bulan.

Untuk bulan September 2018, diperkirakan CPI total y/y akan naik 2.6%, m/m akan naik 0.2%, dan CPI inti y/y akan naik 2.0%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

 

Indikator ini mengukur perubahan harga di tingkat produsen dan akan mempengaruhi tingkat inflasi di Inggris. Bulan Agustus lalu, PPI m/m Inggris naik 0.5%, lebih tinggi dari perkiraan naik 0.4%, dan menjadi yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Sementara untuk y/y naik 2.9%, sesuai dengan perkiraan dan yang terendah dalam 4 bulan terakhir.

Kenaikan terutama disebabkan oleh kenaikan harga petroleum, bahan kimia, dan produk makanan. Untuk bulan September 2018, diperkirakan PPI input m/m akan naik 0.9%, sementara y/y diperkirakan kembali naik 2.9%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP.

 

Jumlah izin pembangunan rumah (Building Permits) adalah indikator awal bagi aktivitas pekerjaan konstruksi. Kontraktor perumahan harus memperoleh izin terlebih dahulu sebelum mulai membangun. Meningkatnya Building Permits menunjukkan naiknya investasi dan optimisme pelaku bisnis perumahan. Indikator ini sering digunakan untuk memprediksi penjualan perumahan (New Home Sales) yang akan mempengaruhi tingkat inflasi. Sementara itu, Housing Starts adalah indikator awal bagi pasar perumahan baru di AS.


17-18 Oktober 2018: Notulen FOMC Dan

 

Bulan Agustus lalu, jumlah izin pembangunan rumah di AS mencapai 1.23 juta, turun 5.7% dari bulan sebelumnya, lebih rendah dari perkiraan yang 1.31 juta, dan merupakan yang terendah sejak bulan Mei tahun lalu. Sementara itu, Housing Starts bulan Agustus mencapai 1.28 juta unit atau naik 9.2%, lebih tinggi dari perkiraan yang 1.24 juta unit, dan menjadi yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya pembangunan rumah di bagian barat, selatan, dan Midwest.

Untuk bulan September 2018, diperkirakan Building Permits akan mencapai 1.28 juta, dan Housing Starts akan mencapai 1.21 juta unit. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Manufacturing Sales Kanada bulan Agustus 2018 (Berdampak medium pada CAD).

Data ini mengukur persentase penjualan sektor manufaktur di Kanada, yang membandingkan data bulan ini dengan bulan sebelumnya. Disebut juga dengan Factory Sales, rilis data ini merupakan indikator awal pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi. Selain energi, Kanada juga mengekspor produk-produk suku cadang otomotif dan pesawat terbang, telekomunikasi, serta elektronika.


17-18 Oktober 2018: Notulen FOMC Dan

 

Bulan Juli lalu, total penjualan sektor manufaktur di Kanada naik 10.9%, lebih rendah dari perkiraan naik 1.0%, dan menjadi yang terendah dalam 3 bulan terakhir. Untuk bulan Agustus 2018, Manufacturing Sales Kanada diperkirakan turun 0.6% (atau -0.6%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

 

  • Jam 21:30 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 12 Oktober 2018 (Berdampak medium-tinggi pada WTI/USD dan CAD).

Data ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels, yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barel) untuk industri di AS. Meski indikator ini dirilis oleh AS, tapi bisa berdampak juga pada CAD, mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Kanada. Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi.


17-18 Oktober 2018: Notulen FOMC Dan

 

Minggu lalu, persediaan minyak untuk industri bertambah 5.99 juta barel, jauh lebih tinggi dari perkiraan bertambah 2.30 juta barel, tetapi lebih rendah dari minggu sebelumnya yang bertambah 7.98 juta barel. Untuk minggu ini, persediaan minyak diperkirakan akan bertambah 0.60 juta barel. Jika persediaan minyak di AS lebih tinggi dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung melemah karena diasumsikan permintaan akan berkurang. Sebaliknya jika lebih rendah dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung menguat karena diasumsikan permintaan akan meningkat.

Namun demikian, persediaan minyak di AS hanya salah satu faktor yang menggerakkan harga minyak dunia. Yang paling berdampak adalah kebijakan negara-negara penghasil minyak mengenai kuota produksi, pernyataan pejabat negara penghasil minyak, dan situasi politik di Timur Tengah. Rilis data persediaan minyak di AS tidak bisa dipastikan akan selalu mempengaruhi harga minyak dunia.

 

  • Jam 23:10 WIB: pidato anggota FOMC Lael Brainard (Berdampak medium pada USD).

Lael Brainard dijadwalkan berbicara pada konferensi FinTech yang diadakan Federal Reserve Bank of Boston. Isi pidato Brainard bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 23:30 WIB: pidato presiden Bundesbank Jerman Jens Weidmann (Berdampak medium pada EUR).

Jens Weidmann dijadwalkan berbicara di Berlin. Isi pidato Weidmann bisa dibaca di sini.

 

Kamis, 18 Oktober 2018:

  • Jam 00:00 WIB: pidato anggota MPC BoE Ben Broadbent (Berdampak medium pada GBP).

Ben Broadbent dijadwalkan berpartisipasi dalam panel diskusi di Brookings Institution, Washington DC. Isi pidato Broadbent bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 01:00 WIB: notulen meeting FOMC tanggal 26-27 September 2018 (Berdampak tinggi pada USD).

Notulen meeting FOMC dirilis 8 kali per tahun, sekitar 3 minggu setelah pengumuman suku bunga The Fed. Data ini mengungkapkan hasil akhir Voting dan opini para anggota FOMC pada saat meeting. Perbedaan hasil Voting dan pernyataan para anggota komite akan berdampak pada USD.


17-18 Oktober 2018: Notulen FOMC Dan

 

Pada meeting tanggal 26-27 September lalu yang disertai dengan konferensi pers, The Fed kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 0.25% ke level +2.00% hingga 2.25%. Kenaikan tersebut telah diperkirakan pasar dan telah diisyaratkan oleh pejabat The Fed. Statement yang dirilis pasca meeting dianggap cukup hawkish, meski kata "akomodatif" yang selama ini digunakan telah dihilangkan. Menurut Jerome Powell, kebijakan moneter yang sedang dijalankan telah sesuai dengan yang diharapkan.

Pada proyeksi ekonomi, FOMC menaikkan perkiraan GDP tahun ini dari 2.8% menjadi 3.1%, dan menaikkan proyeksi tingkat pengangguran dari 3.6% ke 3.7%. Proyeksi Core PCE Inflation tetap +2.0%. Yang penting untuk dicatat adalah: FOMC mengkonfirmasi bahwa kemungkinan masih akan ada sekali lagi kenaikan suku bunga di akhir tahun 2018, 3 kali pada tahun 2019, dan sekali pada tahun 2020.

Dari Statement dan proyeksi ekonomi terakhir, notulen FOMC kali ini diperkirakan cenderung hawkish. Hal ini tampak dari USD yang menguat pasca konferensi pers Powell. Pasar akan mencermati opini dan pernyataan para anggota komite di luar Statement dan yang telah diungkapkan Powell pada konferensi pers, antara lain mengenai dampak perang dagang. Jika opini dan pernyataan para anggota komite dianggap hawkish, maka USD akan cenderung menguat, begitupun sebaliknya jika dianggap dovish. Statement pertemuan FOMC 26-27 September lalu lalu bisa dibaca di sini, dan notulen meeting bisa diunduh di sini.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 74.58 74.58 -14
AUD/USD 0.6955 0.6955 -8
EUR/CHF 1.1091 1.1091 11
EUR/USD 1.1367 1.1367 -31
GBP/JPY 136.12 136.12 -57
GBP/USD 1.2690 1.2690 -49
NZD/USD 0.6641 0.6641 23
USD/CAD 1.3192 1.3192 12
USD/CHF 0.9757 0.9757 37
USD/JPY 107.27 107.27 -3
26 Jun 00:10