18 April 2019: Retail Sales AS, Inggris, Kanada, Tenaga Kerja Australia

288171

Data berdampak hari ini adalah Retail Sales AS, Inggris dan Kanada, Manufacturing PMI Eurozone dan Jerman, tenaga kerja Australia, serta indeks Philly Fed Manufacturing AS.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Kamis, 18 April 2019:

Employment Change mengukur perubahan jumlah tenaga kerja di Australia dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah tenaga kerja sangat dipengaruhi oleh lapangan pekerjaan yang tersedia, dan merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang menunjukkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Data ini dirilis bersamaan dengan persentase perubahan tingkat pengangguran dibandingkan bulan sebelumnya. Angka pengangguran selalu diperhatikan oleh RBA guna menentukan target pertumbuhan dan kebijakan perubahan tingkat suku bunga. 

18 April 2019: Retail Sales AS,
Bulan Februari lalu, jumlah tenaga kerja di Australia bertambah 4,600 orang, jauh lebih rendah dari perkiraan bertambah 14,800 orang, dan menjadi yang terendah sejak bulan Februari 2018. Sementara itu, tingkat pengangguran bulan Februari +4.9%, lebih rendah dari perkiraan +5.0%, dan merupakan yang terendah sejak bulan Juni 2011. Tingkat partisipasi bulan Januari 2019 berada pada angka 65.6%, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang 65.7%.

Untuk bulan Maret 2019, diperkirakan tenaga kerja akan bertambah 15,200 orang dan tingkat pengangguran akan naik ke +5.0%. Hasil rilis data pertambahan tenaga kerja yang lebih tinggi dari perkiraan dan tingkat pengangguran yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD menguat.

 

  • Jam 14:15 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI Perancis bulan April 2019.
    Jam 14:30 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI Jerman bulan April 2019.
    Jam 15:00 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI kawasan Euro bulan April 2019 (Berdampak medium-tinggi pada EUR).

Indeks Purchasing Managers Index (PMI) untuk sektor manufaktur dan jasa ini dirilis oleh Markit dan didasarkan pada 5 indikator utama, yaitu: output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan, dan jumlah tenaga kerja. Data yang dirilis oleh Markit ini terdiri dari 2 versi, yaitu Flash dan Final, dan biasanya dampak Flash lebih tinggi.

Indeks Flash PMI mulai dirilis sejak Maret 2008, dan merupakan estimasi indeks PMI yang dibuat berdasarkan hasil survei terhadap 500 purchasing manager. Fokusnya adalah mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini, dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran prospek perekonomian ke depan. Oleh karena itu, indikator ini penting bagi investor dan para pelaku bisnis, serta sering dianggap sebagai leading indicator. Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur (dan jasa) sedang tinggi, sedangkan rilis di bawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

Untuk bulan April 2019, indeks Flash Manufacturing PMI Prancis diperkirakan naik ke 50.0 dibandingkan bulan sebelumnya yang 49.7 (terendah dalam 3 bulan), sementara Flash Services PMI diprediksi naik ke 49.8 dibandingkan bulan sebelumnya yang 49.1.

Flash Manufacturing PMI Jerman diperkirakan naik ke 45.2 dibandingkan bulan sebelumnya yang 44.1 (terendah sejak bulan September 2012), dan untuk indeks Flash Services PMI diperkirakan turun ke 55.0 dibandingkan bulan sebelumnya yang 55.4 (tertinggi 6 bulan).

18 April 2019: Retail Sales AS,

Indeks Flash Manufacturing PMI kawasan Euro bulan April 2019 diperkirakan berada pada angka 48.1, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang 47.5 (terendah sejak bulan April 2013). Sementara untuk Flash Services PMI diperkirakan berada pada angka 53.1, sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya yang 53.3 (tertinggi dalam 5 bulan). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

 

  • Jam 15:30 WIB: data Retail Sales Inggris bulan Maret 2019 (Berdampak tinggi pada GBP).

Retail Sales adalah salah satu indikator penting yang bisa menggerakkan mata uang GBP. Di Inggris, indikator ini disebut juga dengan Sales Volume atau All Retailers Sales. Ada 2 jenis rilis, Retail Sales total dan Retail Sales inti yang tidak termasuk otomotif dan bahan bakar. Masing-masing data diterbitkan dalam versi month over month (m/m) yaitu persentase perubahan dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dan year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya.

Penjualan ritel merupakan indikator awal untuk pengeluaran konsumen dan akan berdampak pada pertumbuhan juga tingkat inflasi. Di Inggris, yang berdampak tinggi adalah Retail Sales total, baik m/m maupun y/y.

18 April 2019: Retail Sales AS,
Penjualan ritel total Inggris bulan Februari lalu naik 0.4%, lebih tinggi dari perkiraan turun 0.4% (atau -0.4%), tetapi lebih rendah dari bulan sebelumnya yang naik 0.9%. Sementara untuk basis tahunan (y/y), Retail Sales bulan Februari naik 4.0%, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang naik 4.1%. Kenaikan penjualan terbesar terjadi pada stasiun bahan bakar minyak.

Untuk bulan Maret 2019, diperkirakan Retail Sales total m/m akan turun 0.3% (atau -0.3%), dan y/y akan naik 4.6%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Retail Sales AS bulan Maret 2019 (Berdampak tinggi pada USD).

Penjualan di tingkat retailer adalah indikator awal bagi kepercayaan konsumen, permintaan, dan pengeluaran konsumen yang menunjukkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Pada akhirnya, faktor-faktor ini akan mempengaruhi pertumbuhan. Rilis data menunjukkan persentase perubahan penjualan ritel dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Ada dua rilis data yang diperhatikan: penjualan ritel inti yang tidak termasuk otomotif (Core Retail Sales atau Retail Sales Ex Autos), dan penjualan ritel total atau disebut juga Advance Retail Sales. Masing-masing diterbitkan dalam versi data perubahan bulanan (month over month atau m/m) dan data tahunan (year over year atau y/y). Dalam hal ini, penjualan ritel bulanan lebih berdampak.

18 April 2019: Retail Sales AS,
Bulan Februari lalu, Advance Retail Sales AS m/m turun 0.2% (atau -0.2%), lebih rendah dari perkiraan naik 0.3% dan bulan sebelumnya yang naik 0.7%. Penjualan ritel inti bulan Februari 2019 turun 0.4%, lebih rendah dari perkiraan naik 0.4% dan bulan sebelumnya yang naik 1.4%. Advance Retail Sales Februari y/y naik 2.2%, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang +2.8%.

Penurunan penjualan ritel bulan Februari 2019 terjadi pada toko material bangunan, makanan dan minuman, peralatan elektronik, serta perdagangan umum.

Untuk bulan Maret 2019, diperkirakan Advance Retail Sales m/m akan naik 0.9%, Core Retail Sales akan naik 0.7%, dan Advance Retail Sales y/y diprediksi naik 2.7%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Retail Sales Kanada bulan Februari 2019 (Berdampak medium-tinggi pada CAD).

Indikator ini mengukur pesentase perubahan volume penjualan ritel selama periode sebulan. Penjualan ritel menunjukkan tingkat pengeluaran konsumen yang akan berdampak pada tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi Kanada. Ada 2 rilis yang diperhatikan, yakni penjualan ritel inti (Core Retail Sales) yang tidak termasuk otomotif, dan penjualan ritel total. Biasanya yang berdampak tinggi adalah data month over month (m/m) atau yang dibandingkan dengan data bulan sebelumnya.

18 April 2019: Retail Sales AS,
Bulan Januari lalu, penjualan ritel total di Kanada m/m turun 0.3% (atau -0.3%), lebih rendah dari perkiraan naik 0.4%, dan sama dengan bulan sebelumnya. Sementara penjualan ritel inti m/m naik 0.1%, lebih rendah dari perkiraan naik 0.2%, tetapi merupakan yang tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Penurunan penjualan ritel total disebabkan oleh merosotnya penjualan toko kendaraan bermotor dan suku cadang.

Untuk bulan Februari 2019, diperkirakan Retail Sales total m/m akan naik 0.4%, dan Core Retail Sales m/m akan naik 0.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

 

  • Jam 19:30 WIB: indeks Philly Fed Manufacturing AS bulan April 2019 (Berdampak medium pada USD).

Indikator sentimen bisnis yang dirilis oleh The Fed of Philadelphia ini merupakan indikator awal ISM Manufacturing Index. Indeks dibuat berdasarkan survei terhadap para pelaku manufaktur di wilayah Philadelphia mengenai prospek bisnis dan perekonomian AS, dan menjadi salah satu acuan analis untuk mengukur tingkat kepercayaan investor.

Angka indeks yang positif (lebih besar nol) menggambarkan perekonomian membaik, sedangkan indeks dengan angka negatif mengindikasikan kondisi ekonomi yang sedang menurun.

18 April 2019: Retail Sales AS,
Bulan Maret lalu, indeks Philly Fed Manufacturing melonjak ke angka +13.7, jauh lebih tinggi dari perkiraan yang +4.6 dan bulan sebelumnya yang -4.1. Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya indeks new orders dan shipment.

Untuk bulan April 2019, diperkirakan indeks Philly Fed Manufacturing akan turun ke angka +11.2. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan mendukung penguatan USD.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 74.15 74.15 -25
AUD/USD 0.6842 0.6842 -16
EUR/CHF 1.1005 1.1005 -5
EUR/USD 1.1120 1.1120 -6
GBP/JPY 139.56 139.56 -10
GBP/USD 1.2877 1.2877 4
NZD/USD 0.6402 0.6402 -4
USD/CAD 1.3096 1.3096 5
USD/CHF 0.9896 0.9896 0
USD/JPY 108.38 108.38 -11
23 Oct 14:10