Advertisement

iklan

18-19 Februari 2020: Upah Di Australia, Tenaga Kerja Inggris, ZEW Jerman

Data berdampak hari ini: Jobless Claims, upah dan tingkat penganggutan di Inggris, indeks ZEW Jerman dan Eurozone, serta Manufacturing Sales Kanada. Besok ada upah di Australia dan pidato Kashkari Fed.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Selasa, 18 Februari 2020:

  • The Economic and Financial Affairs Council (Ecofin) meeting.
  • Jam 16:30 WIB: indeks upah rata-rata di Inggris bulan Desember 2019 (3m/y) (Berdampak medium pada GBP).

Data yang dirilis oleh Office for National Statistics (ONS) setiap bulan ini mengukur perubahan tingkat upah rata-rata termasuk bonus, baik dari sektor swasta maupun pemerintahan Inggris. Rilis data berupa perubahan rata-rata upah mingguan dalam 3 bulan terakhir yang dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya.

18-19 Februari 2020: Upah Di Australia,

Bulan November 2019 lalu, upah rata-rata per minggu termasuk bonus naik 3.2%, lebih tinggi dari perkiraan naik 3.1%, dan sama dengan bulan sebelumnya (terendah sejak bulan September 2018). Untuk bulan Desember 2019, data ini diperkirakan naik 3.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

 

  • Jam 16:30 WIB: data tingkat pengangguran di Inggris bulan Desember 2019 (Berdampak medium pada GBP).

Indikator ini disebut juga dengan ILO Unemployment Rate, mengukur jumlah tenaga kerja usia produktif yang sedang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan selama kurun waktu 3 bulan terakhir. Disamping pertumbuhan dan tingkat inflasi tahunan, bank sentral (BoE) juga memperhatikan data tingkat pengangguran sebagai acuan dalam mengambil kebijakan, terutama perubahan tingkat suku bunga.

18-19 Februari 2020: Upah Di Australia,

Bulan November 2019 lalu, tingkat pengangguran di Inggris berada pada angka 3.8%, sesuai dengan perkiraan dan sama dengan bulan sebelumnya (terendah dalam 4 bulan). Sementara itu, tingkat partisipasi bulan November 2019 berada pada angka 79.4%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang 79.2%.

Untuk bulan Desember 2019, diperkirakan tingkat pengangguran akan tetap 3.8%. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP.

 

  • Jam 16:30 WIB: data Jobless Claims Inggris bulan Januari 2020 (Berdampak rendah-medium pada GBP)

Jobless Claims Change atau Claimant Count Change mengukur perubahan jumlah klaim pengangguran yang bertujuan untuk memperoleh kompensasi dari pemerintah. Sementara itu, Claimant Count Rate adalah persentase perubahan Claimant Count Change yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Jumlah klaim yang tinggi menunjukkan meningkatnya jumlah pengangguran, dan hal ini akan berpengaruh pada pengeluaran konsumen. Jumlah klaim tunjangan pengangguran Inggris dirilis sebulan lebih cepat dari data tingkat pengangguran.

Bulan Desember 2019 lalu, klaim tunjangan pengangguran di Inggris bertambah 14,900 klaim, lebih rendah dari perkiraan bertambah 33,400 klaim, dan sama dengan bulan sebelumnya (terendah dalam 3 bulan). Untuk bulan Januari 2020, diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan bertambah menjadi 22,600. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP.

 

  • Jam 17:00 WIB: indeks ZEW Economic Sentiment Jerman dan kawasan Euro bulan Februari 2020 (Berdampak medium-tinggi pada EUR).

Angka indeks Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) atau Centre for European Economic Research ini dibuat berdasarkan survei terhadap sekitar 275 investor dan analis di Jerman. Fokusnya adalah mengenai pandangan terhadap perekonomian kawasan Euro pada umumnya dan Jerman pada khususnya untuk 6 bulan mendatang. Indeks ini dinilai berdampak karena Sentimen investor dan analis adalah indikator awal bagi kondisi perekonomian.

Meski indeks ZEW Jerman dan kawasan Euro dirilis secara bersamaan, tetapi angka indeks untuk Jerman dianggap lebih berdampak. Angka positif (lebih besar dari nol) menunjukkan optimisme, sedangkan angka negatif menunjukkan pesimisme.

18-19 Februari 2020: Upah Di Australia,

Bulan Januari lalu, indeks ZEW Jerman melonjak ke +26.7, jauh lebih tinggi dari perkiraan +15.2, dan merupakan yang tertinggi sejak bulan Juli 2015. Kenaikan tersebut diakibatkan oleh meningkatnya indeks economic expectation dan harapan akan membaiknya iklim perdagangan setelah tercapainya kesepakatan dagang AS-China tahap pertama. Sementara itu, indeks ZEW kawasan Euro berada pada angka +25.6, jauh lebih tinggi dari perkiraan +16.3, dan menjadi yang tertinggi sejak bulan Februari 2018.

Untuk bulan Februari 2020, diperkirakan indeks ZEW Jerman akan turun menjadi +20.0, dan untuk kawasan Euro akan turun menjadi +21.3. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

 

  • Jam 20:30 WIB: data Manufacturing Sales Kanada bulan Desember 2019 (Berdampak medium pada CAD).

Disebut juga dengan Factory Sales, data ini mengukur persentase perubahan total penjualan sektor manufaktur di Kanada yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Data ini dianggap penting karena jumlah penjualan sektor manufaktur adalah indikator awal pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi. Selain energi, Kanada juga mengekspor produk-produk suku cadang otomotif dan pesawat terbang, telekomunikasi, juga elektronika.

18-19 Februari 2020: Upah Di Australia,

Bulan November 2019 lalu, total penjualan sektor manufaktur di Kanada turun 0.6% (atau -0.6%), lebih rendah dari perkiraan turun 0.5%, dan merupakan yang terendah dalam 4 bulan terakhir. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh merosotnya penjualan produk makanan, bahan kimia, dan metal.

Untuk bulan Desember 2019, Manufacturing Sales Kanada diperkirakan naik 0.8%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan CAD.

 

Rabu, 19 Februari 2020:

  • Jam 02:00 WIB: pidato anggota FOMC Neel Kashkari (Berdampak medium pada USD).

Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis yang juga anggota FOMC, Neel Kashkari, dijadwalkan berbicara di Minnesota Indian Affairs Council, Saint Paul. Isi pidato Kashkari bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 07:30 WIB: indeks upah per jam di Australia kuartal keempat tahun 2019 (Berdampak tinggi pada AUD).

Data ini dirilis oleh biro statistik Australia setiap kuartal, mengukur persentase perubahan upah per jam dari perusahaan milik pemerintah maupun swasta. Besaran upah merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi inflasi, sehingga meningkatnya upah akan menyebabkan naiknya inflasi di tingkat konsumen (CPI).

Rilis data berupa persentase perubahan upah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (quarter per quarter atau q/q), dan persentase perubahan upah kuartal yang dibandingkan dengan tahun sebelumnya (quarter per year atau q/y).

18-19 Februari 2020: Upah Di Australia,

Kuartal ketiga tahun 2019 lalu, upah per jam di Australia naik 0.5% q/q, sesuai dengan perkiraan dan sama dengan kuartal sebelumnya. Sementara untuk q/y, terdapat kenaikan 2.2%, sesuai dengan perkiraan dan menjadi yang terendah sejak kuartal kedua tahun 2018.

Untuk kuartal keempat tahun 2019, diperkirakan upah per jam q/q akan kembali naik 0.5%, dan q/y akan naik 2.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD menguat.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.