18-19 November 2019: Notulen RBA Dan PPI Selandia Baru

290979

Data berdampak hari ini adalah indeks harga perumahan AS. Besok ada notulen meeting RBA, PPI Selandia Baru, TIC Long-Term Purchases AS, dan pidato Kent RBA.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Senin, 18 November 2019:

  • Jam 22:00 WIB: indeks harga perumahan AS versi NAHB bulan November 2019 (Berdampak rendah-medium pada USD).

Indeks yang dirilis oleh National Association of Home Builders (NAHB) ini dibuat berdasarkan survei terhadap 900 perusahaan konstruksi perumahan mengenai prospek pasar perumahan saat ini dan waktu mendatang. Angka indeks di atas 50.0 menunjukkan prospek yang positif, sedangkan angka di bawah 50.0 menunjukkan prospek negatif.

18-19 November 2019: Notulen RBA Dan

Indeks bulan Oktober lalu berada pada angka 71, lebih tinggi dari perkiraan 68, dan menjadi yang tertinggi sejak bulan Februari 2018. Untuk bulan November 2019, diperkirakan indeks akan kembali berada pada angka 71. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Selasa, 19 November 2019:

  • Jam 04:00 WIB: data Treasury International Capital (TIC) Long-Term Purchases AS bulan September 2019 (Berdampak rendah-medium pada USD).

Indikator yang juga disebut Net Long term Securities Transaction ini mengukur perbedaan antara asset jangka panjang dari luar negeri yang dibeli oleh penduduk AS, dan asset jangka panjang AS yang dibeli oleh investor luar negeri selama periode satu bulan. Dengan demikian, data ini menunjukkan neraca investasi domestik dan investasi asing di AS.

Biasanya, asset yang dimaksud adalah saham dan bond. Jumlah permintaan asset dalam negeri AS akan berdampak pada nilai tukar mata uang US Dollar.

18-19 November 2019: Notulen RBA Dan

Bulan Agustus lalu, TIC Long Term Purchases di AS menunjukkan angka -USD41.1 miliar, menandakan bahwa jumlah asset jangka panjang AS yang dibeli oleh investor luar negeri lebih banyak. Angka tersebut jauh lebih rendah dari perkiraan yang +USD74.3 miliar, dan menjadi yang terendah sepanjang tahun ini.

Untuk bulan September 2019, data ini diperkirakan +USD10.3 miliar. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Tidak seperti negara-negara mata uang utama lainnya yang merilis data PPI tiap bulan, Selandia Baru merilisnya tiap kuartal. Indikator ini mengukur perubahan harga di tingkat produsen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi di Selandia Baru. PPI Selandia Baru yang dirilis terdiri atas PPI input dan output. PPI input termasuk biaya operasional produksi dan akan lebih berdampak.

18-19 November 2019: Notulen RBA Dan

Kuartal kedua lalu, PPI input Selandia Baru naik 0.3%, lebih tinggi dari perkiraan turun 0.6%, dan lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang turun 0.9%. PPI output naik 0.5%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang turun 0.5%.

Untuk kuartal ketiga 2019, diperkirakan PPI input akan naik 0.2%, dan PPI output akan naik 0.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan NZD.

 

  • Jam 05:00 WIB: pidato asisten gubernur RBA Christopher Kent (Berdampak medium pada AUD).

Christopher Kent dijadwalkan berbicara dalam panel diskusi di forum Australian Securitisation di Sydney. Isi pidato Kent bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 07:30 WIB: notulen meeting RBA tanggal 5 November 2019 (Berdampak tinggi pada AUD).

Notulen meeting ini dirilis 11 kali setiap tahun, sekitar 2 minggu setelah pengumuman suku bunga oleh RBA. Pertama kali dirilis pada Desember 2007, notulen ini penting diperhatikan karena menyangkut pandangan bank sentral terhadap kondisi perekonomian Australia pada saat menentukan tingkat suku bunga. Jika hasil meeting secara keseluruhan dianggap hawkish, maka AUD akan cenderung menguat. Namun jika dovish, maka AUD cenderung melemah.

Pada meeting terakhir tanggal 5 November lalu, RBA mempertahankan suku bunga acuan pada +0.75%, sesuai dengan perkiraan pasar. Level suku bunga acuan ini adalah yang terendah sepanjang sejarah RBA.

Dalam Statement disebutkan bahwa dari perkembangan ekonomi global dan outlook perekonomian Australia, suku bunga rendah masih diperlukan guna mendukung pasar tenaga kerja dan pertumbuhan pendapatan, serta mencapai target inflasi. Bank sentral juga akan memonitor pertumbuhan pasar tenaga kerja, dan akan memperpanjang kebijakan moneter longgar jika diperlukan. Notulen meeting tanggal 5 November 2019 bisa dibaca di sini.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 74.28 74.28 -2
AUD/USD 0.6841 0.6841 9
EUR/CHF 1.0951 1.0951 -10
EUR/USD 1.1060 1.1060 -44
GBP/JPY 142.63 142.63 -49
GBP/USD 1.3137 1.3137 -23
NZD/USD 0.6567 0.6567 20
USD/CAD 1.3256 1.3256 75
USD/CHF 0.9901 0.9901 30
USD/JPY 108.58 108.58 -17
7 Dec 04:59