Advertisement

iklan

21-22 Mei 2018: Retail New Zealand, Inflasi Inggris, Pidato Fed Bostic

283748

Data dan peristiwa berdampak hari ini adalah Retail Sales New Zealand, perdagangan Jepang dan pidato Fed Bostic. Besok ada dengar pendapat inflasi di Inggris.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Senin, 21 Mei 2018:

  • Hari libur bank-bank di Swiss, Perancis dan Jerman (Whit Monday).
  • Hari libur bank-bank di Kanada (Victoria Day).
  • Pertemuan OPEC.
  • Jam 05:45 WIB: data Retail Sales Selandia Baru kuartal pertama tahun 2018 (Berdampak tinggi pada NZD).

Tidak seperti negara-negara mata uang utama lainnya, Selandia Baru merilis data penjualan ritel sekali dalam tiga bulan (per kuartal) dan relatif agak terlambat. Namun demikian, data ini tetap penting dan berdampak tinggi. Data yang dirilis adalah penjualan ritel total dan inti yang tidak termasuk otomotif (Core Retail Sales). Penjualan ritel total dalam hal ini lebih berdampak. Angka rilis berupa persentase perubahan penjualan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (quarter per quarter atau q/q).


21-22 Mei 2018: Retail New Zealand,

 

 

Penjualan ritel total pada kuartal ke-4 tahun lalu naik 1.7%, lebih tinggi dari perkiraan naik 1.4%, dan lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang naik 0.3%. Penjualan ritel inti naik 1.8%, juga lebih tinggi dari perkiraan naik 0.7%, dan lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang naik 0.6%. Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya penjualan di supermarket dan toko kendaraan bermotor. Untuk kuartal pertama tahun 2018, diperkirakan penjualan ritell total akan naik 1.0%, dan penjualan ritel inti akan naik 1.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan NZD menguat.

 

  • Jam 06:50 WIB: data neraca perdagangan Jepang bulan April 2018 (Berdampak medium pada JPY).

Data ini disebut juga dengan Merchandise Trade Balance yang hanya memperhitungkan produk barang diimpor dan diekspor, tidak termasuk jasa. Jepang adalah pengekspor utama otomotif dan peralatan elektonik. Neraca perdagangan merupakan komponen terbesar dalam neraca pembayaran pemerintah Jepang yang biasanya berdampak langsung pada nilai tukar Yen. Rilis data berupa persentase perubahan nilai total impor dan ekspor dibandingkan bulan sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y).


21-22 Mei 2018: Retail New Zealand,

 

 

Bulan Maret lalu, perdagangan Jepang y/y mengalami surplus sebesar ¥797.30 miliar, lebih tinggi dari perkiraan surplus ¥498 miliar, dan merupakan surplus tertinggi sejak bulan Februari tahun lalu. Pada bulan Maret 2018, ekspor naik 2.1% ke ¥7,382 miliar, disebabkan oleh penjualan produk mesin. Sementara itu, impor turun 0.6% ke ¥6,585 miliar. Untuk bulan April 2018, diperkirakan perdagangan Jepang y/y akan kembali surplus sebesar ¥405.60 miliar. Surplus yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan JPY.

 

  • Jam 22:30 WIB: pidato anggota FOMC Raphael Bostic (Berdampak medium pada USD).


21-22 Mei 2018: Retail New Zealand,

 

 

Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta yang juga anggota FOMC, Raphael Bostic, dijadwalkan berbicara mengenai Outlook ekonomi dan target inflasi di Atlanta Economics Club. Isi pidato Bostic bisa dibaca di sini.

 

 

Selasa, 22 Mei 2018:

  • Jam 15:15 WIB: testimoni anggota MPC BoE Gertjan Vlieghe (Berdampak medium pada GBP).

Gertjan Vlieghe dijadwalkan memberikan testimoni di depan Treasury Committee di London. Isi testimoni Vlieghe bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 15:30 WIB: data Public Sector Net Borrowing Inggris bulan April 2018 (Berdampak medium pada GBP).

Public Sector Net Borrowing (PSNB) mengukur perbedaan antara pengeluaran dan pemasukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perusahaan publik di Inggris. Jika pengeluaran lebih besar dari pemasukan, maka defisit akan dibiayai dengan pinjaman. Membengkaknya pinjaman berakibat pada defisit dalam neraca anggaran dan akan cenderung memperlemah mata uang Pound. Sebaliknya jika terjadi surplus, anggaran akan cenderung memperkuat Pound.


21-22 Mei 2018: Retail New Zealand,

 

 

Bulan Maret lalu, PSNB mengalami surplus sebesar £0.26 miliar, lebih baik dari perkiraan defisit £1.10 miliar, tetapi merupakan surplus terendah dalam 3 bulan terakhir. Untuk bulan April 2018, diperkirakan PSNB akan defisit £7.20 miliar. Defisit yang lebih rendah dari perkiraan, atau bahkan surplus, akan cenderung mendukung penguatan GBP.

 

  • Jam 16:00 WIB: dengar pendapat laporan inflasi di Inggris (Berdampak tinggi pada GBP).

Dalam event yang disebut juga Inflation Report Hearing atau Treasury Committee Hearings ini, gubernur BoE Mark Carney dan beberapa anggota Monetary Policy Committee (MPC), akan memberikan testimoni mengenai tingkat inflasi dan prediksi perekonomian Inggris di hadapan parlemen. Seperti diketahui, inflasi tahunan Inggris sepanjang tahun ini terus turun; bulan Maret lalu hanya naik 2.5%, terendah sejak Januari.

Dengar pendapat ini dilakukan setiap kuartal, dan selalu diperhatikan pasar karena bisa memberi petunjuk akan kebijakan moneter BoE pada waktu mendatang. Jika pernyataan gubernur dan para anggota MPC dianggap hawkish, maka GBP akan cenderung menguat, begitu pula sebaliknya jika cenderung dovish. Isi testimoni Carney dan anggota MPC bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 21:00 WIB: indeks Richmond Manufacturing AS bulan Mei 2018 (Berdampak rendah-medium pada USD).

Indeks ini dirilis oleh Federal Reserve Bank of Richmond, mengukur kondisi dan ekspektasi bisnis di kawasan industri Richmond yang meliputi District of Columbia, Maryland, North Carolina, South Carolina, dan sebagian besar West Virginia.

Dibuat berdasarkan survei terhadap 100 pelaku industri manufaktur, indeks manufakrut Richmond berfokus pada kondisi bisnis saat ini dan harapan untuk waktu yang akan datang. Angka indeks yang positif (lebih besar dari nol) mencerminkan kondisi bisnis yang makin baik, sedangkan indeks negatif mencerminkan kondisi menurun.


21-22 Mei 2018: Retail New Zealand,

 

 

Bulan April lalu, angka indeks merosot ke -3, jauh lebih rendah dari perkiraan +16, dan menjadi yang terendah sejak bulan September 2016. Penurunan tersebut disebabkan oleh merosotnya indeks new orders dan shipments. Untuk bulan Mei 2018, diperkirakan indeks akan berada pada angka +9. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 71.23 71.23 -68
AUD/USD 0.6756 0.6756 0
EUR/CHF 1.0863 1.0863 -37
EUR/USD 1.1142 1.1142 62
GBP/JPY 129.53 129.53 -91
GBP/USD 1.2285 1.2285 30
NZD/USD 0.6396 0.6396 29
USD/CAD 1.3286 1.3286 -16
USD/CHF 0.9749 0.9749 -89
USD/JPY 105.42 105.42 -102
24 Aug 03:59