OctaFx

iklan

22-23 Mei 2019: Notulen FOMC, CPI Inggris, Retail Sales Kanada

Data dan peristiwa berdampak hari ini: CPI dan Inflation Hearings di Inggris, Retail Sales Kanada, Construction Australia, PSNB Inggris, serta pidato Bullard dan Williams Fed. Besok ada notulen FOMC.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Rabu, 22 Mei 2019:

  • Jam 08:30 WIB: data Construction Output di Australia kuartal pertama tahun 2019 (Berdampak medium pada AUD)

Data yang dirilis oleh Biro Statistik Australia per kuartal ini mengukur persentase perubahan jumlah total proyek konstruksi yang telah selesai dikerjakan, disebut juga dengan Construction Work Done. Indikator ini penting untuk mengetahui perubahan output sektor konstruksi yang akan mempengaruhi data GDP, yang dirilis seminggu kemudian. Selain itu, indikator ini juga akan berdampak pada data tenaga kerja dan pengeluaran konsumen.

22-23 Mei 2019: Notulen FOMC, CPI
Kuartal keempat tahun 2018 lalu, jumlah total proyek konstruksi yang telah selesai dikerjakan turun 3.1% ke AUD51.1 miliar, lebih rendah dari perkiraan naik 0.6%, tetapi masih lebih baik dari kuartal sebelumnya yang turun 3.6%. Untuk kuartal pertama tahun 2019, diperkirakan jumlah total proyek konstruksi yang telah selesai dikerjakan akan naik 0.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan AUD.

 

  • Jam 12:00 WIB: pidato anggota FOMC James Bullard (Berdampak medium pada USD).

Presiden Federal Reserve Bank of St. Louis yang juga anggota FOMC, James Bullard, dijadwalkan berbicara mengenai outlook ekonomi dan kebijakan moneter di Foreign Correspondents' Club of Hong Kong. Isi pidato Bullard bisa dibaca di sini.

 

CPI adalah pengukur utama tingkat inflasi yang selalu diperhatikan bank sentral sebagai pertimbangan utama dalam menentukan suku bunga. Ada 2 rilis yang diperhatikan, yaitu CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori makanan, minuman, dan energi (bahan bakar minyak dan gas). Data yang dirilis masing-masing untuk month over month (m/m) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya, serta year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya.

Yang paling berdampak adalah CPI total y/y (inflasi tahunan) karena digunakan sebagai acuan oleh BoE. Di samping CPI, juga dirilis data Producer Price Index (PPI) dan Retail Price Index (RPI) yang hanya mengukur barang-barang konsumsi utama dan biaya sewa tempat tinggal (y/y). Namun dampak CPI jauh lebih tinggi dibandingkan kedua data tersebut.

22-23 Mei 2019: Notulen FOMC, CPI
Bulan Maret lalu, inflasi tahunan Inggris naik 1.9%, lebih rendah dari perkiraan naik 2.0%, dan sama dengan bulan sebelumnya (terendah sejak Januari 2017). Sementara untuk basis bulanan (m/m), CPI naik 0.2%, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang naik 0.5%. Naiknya inflasi tahunan bulan Maret tersebut disebabkan oleh peningkatan biaya transportasi, biaya rekreasi, perawatan kesehatan, harga makanan dan minuman non alkohol, serta harga bahan bakar. CPI inti bulan Maret 2019 y/y naik 1.8%, sama dengan bulan sebelumnya (terendah sejak November 2018).

Untuk bulan April 2019, diperkirakan CPI total y/y akan naik 2.2%, m/m akan naik 0.7%, dan CPI inti y/y akan naik 1.9%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Indikator ini mengukur perubahan harga di tingkat produsen dan akan mempengaruhi tingkat inflasi di Inggris. Bulan Maret lalu, PPI m/m Inggris turun 0.2% (atau -0.2%), lebih rendah dari perkiraan naik 0.3% dan bulan sebelumnya yang naik 1.0%. Sementara untuk y/y, PPI naik 2.4%, sama dengan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya harga petroleum, metal, dan peralatan listrik.

Untuk bulan April 2019, diperkirakan PPI input m/m akan naik 1.1%, dan y/y diperkirakan naik 2.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP.

 

  • Jam 15:30 WIB: dengar pendapat laporan inflasi di Inggris (Berdampak tinggi pada GBP).

Catatan: jadwal acara yang seharusnya kemarin, telah ditunda dan akan diadakan hari ini.

Event ini disebut juga Inflation Report Hearings atau Treasury Committee Hearings. Di sini, gubernur BoE Mark Carney dan beberapa anggota Monetary Policy Committee (MPC) akan memberikan testimoni mengenai tingkat inflasi dan prediksi perekonomian Inggris di hadapan parlemen.

Inflasi tahunan Inggris sepanjang tahun ini terus turun dari level tertingginya +2.7%. Bulan Maret lalu, inflasi berada pada  ­+1.9%, terendah sejak Januari 2017. Dengar pendapat gubernur BoE dan pejabat MPC di parlemen dilakukan setiap kuartal, dan selalu diperhatikan pasar karena bisa memberi petunjuk akan kebijakan moneter BoE pada waktu mendatang.

Jika pernyataan gubernur dan para anggota MPC dianggap hawkish, maka GBP akan cenderung menguat, begitu pula sebaliknya jika cenderung dovish. Isi testimoni Carney dan anggota MPC bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 16:30 WIB: data Public Sector Net Borrowing (PSNB) Inggris bulan April 2019 (Berdampak medium pada GBP).

Data ini mengukur perbedaan antara pengeluaran dan pemasukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perusahaan publik di Inggris. Jika pengeluaran lebih besar dari pemasukan, maka defisit akan dibiayai dengan pinjaman. Membengkaknya pinjaman berarti defisit dalam neraca anggaran dan akan cenderung memperlemah mata uang Pound. Sebaliknya jika terjadi surplus, anggaran akan cenderung memperkuat Pound.

22-23 Mei 2019: Notulen FOMC, CPI
Bulan Maret lalu, PSNB mengalami defisit sebesar £0.84 miliar, lebih rendah dari perkiraan surplus £0.80 miliar, dan menjadi yang terendah dalam 3 bulan terakhir. Untuk bulan April 2019, PSNB diperkirakan akan kembali defisit sebesar £5.20 miliar. Defisit yang lebih rendah dari perkiraan atau bahkan surplus akan cenderung mendukung penguatan GBP.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Retail Sales Kanada bulan Maret 2019 (Berdampak medium-tinggi pada CAD).

Indikator ini mengukur pesentase perubahan volume penjualan ritel selama periode sebulan. Penjualan ritel menunjukkan tingkat pengeluaran konsumen yang akan berdampak pada tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi Kanada. Ada 2 rilis yang diperhatikan, yakni penjualan ritel inti (Core Retail Sales) yang tidak termasuk otomotif, dan penjualan ritel total. Biasanya yang berdampak tinggi adalah data month over month (m/m) atau yang dibandingkan dengan data bulan sebelumnya.

22-23 Mei 2019: Notulen FOMC, CPI
Bulan Februari lalu, penjualan ritel total di Kanada m/m naik 0.8, lebih tinggi dari perkiraan naik 0.4%, dan merupakan yang tertinggi sejak bulan Mei 2018. Sementara itu, penjualan ritel inti m/m naik 0.6%, lebih tinggi dari perkiraan naik 0.2%, dan menjadi yang tertinggi sejak bulan Juli 2018. Kenaikan penjualan ritel total tersebut disebabkan oleh meningkatnya penjualan toko kendaraan bermotor, stasiun bahan bakar, dan perdagangan umum.

Untuk bulan Maret 2019, diperkirakan baik Retail Sales total maupun Retail Sales inti m/m akan kembali naik 0.8%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

 

  • Jam 21:00 WIB: konferensi pers anggota FOMC John Williams (Berdampak medium pada USD).

Presiden Federal Reserve Bank of New York yang juga anggota FOMC, John Williams, dijadwalkan mengadakan konferensi pers di Federal Reserve Bank of New York. Isi konferensi pers Williams bisa dibaca di sini.

 

Kamis, 23 Mei 2019:

  • Jam 01:00 WIB: notulen meeting FOMC tanggal 1-2 Mei 2019 (Berdampak tinggi pada USD).

Notulen meeting FOMC dirilis 8 kali per tahun, sekitar 3 minggu setelah pengumuman suku bunga The Fed. Data ini mengungkapkan hasil akhir voting dan opini para anggota FOMC pada saat meeting. Perbedaan hasil voting dan pernyataan para anggota komite akan berdampak pada USD.

Pada meeting terakhir tanggal 1-2 Mei lalu yang disertai dengan konperensi pers, The Fed mempertahankan suku bunga acuan pada level +2.25% hingga +2.50%, sesuai dengan perkiraan. Statement menyebutkan bahwa aktivitas ekonomi meningkat, dan pasar tenaga kerja tetap kuat dan solid. FOMC juga menegaskan kembali akan bersabar dalam memutuskan kebijakan selanjutnya.

Pernyataan Jerome Powell dianggap hawkish sehingga memudarkan ekspektasi kemungkinan penurunan suku bunga The Fed, yang sebelumnya diperkirakan bakal dilakukan pada akhir tahun ini. Powell menyatakan bahwa kebijakan The Fed saat ini sudah pada jalur yang benar, dan kebijakan di waktu mendatang akan bergantung pada data fundamental ekonomi. Mengenai inflasi yang cenderung turun, Powell mengatakan bahwa hal itu bersifat sementara.

Pada notulen meeting ini, pelaku pasar akan mencermati opini dan pernyataan para anggota komite. Jika opini dan pernyataan para anggota komite secara umum dianggap masih hawkish, maka USD akan cenderung menguat. Sebaliknya jika dianggap dovish, maka USD akan cenderung melemah. Statement meeting 1-2 Mei lalu bisa dibaca di sini, dan notulen meeting bisa diunduh di sini.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 74.22 74.22 -20
AUD/USD 0.6891 0.6891 6
EUR/CHF 1.1156 1.1156 -5
EUR/USD 1.1261 1.1261 33
GBP/JPY 136.56 136.56 -11
GBP/USD 1.2679 1.2679 35
NZD/USD 0.6568 0.6568 29
USD/CAD 1.3256 1.3256 -24
USD/CHF 0.9907 0.9907 -34
USD/JPY 107.71 107.71 -38
20 Jun 09:10