Advertisement

iklan

2-4 Agustus 2021: RBA Meeting Dan PMI Manufaktur AS

Penulis

+ -

Data berdampak hari ini adalah ISM Manufacturing PMI AS. Besok ada Statement RBA, sementara pada 4 Agustus ada Employment Change Selandia Baru dan Retail Sales Australia.

iklan

iklan

Senin, 2 Agustus 2021

Indeks ini sama dengan yang dirilis oleh Markit untuk Manufacturing PMI, hanya saja datanya bersumber dan dirilis oleh Institute for Supply Management (ISM) yang khusus dibuat untuk AS. Di AS, indikator ini biasanya lebih berdampak dari data Markit.

Indeks dibuat berdasarkan survei terhadap 400 purchasing manager di AS mengenai kondisi bisnis saat ini termasuk output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan, dan jumlah tenaga kerja. Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan ekspansi di sektor manufaktur, sedangkan di bawah angka 50.0 menunjukkan kontraksi. Dalam prakteknya, indeks ini dianggap cukup akurat untuk memprediksi output sektor manufaktur di AS.

2-4 Agustus 2021: RBA Meeting, PMI

Bulan Juni lalu, indeks ISM Manufacturing AS turun menjadi 60.6, lebih rendah dari perkiraan 61.0, dan menjadi yang terendah dalam 5 bulan terakhir. Indeks new orders, supplier deliveries, dan tenaga kerja mengalami kontraksi, sementara indeks produksi dan ekspor mengalami kenaikan.

Untuk bulan Juli 2021, diperkirakan indeks ISM Manufacturing PMI akan naik menjadi 60.8. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Selasa, 3 Agustus 2021

  • Jam 11:30 WIB: hasil meeting RBA : pengumuman suku bunga bulan Agustus 2021 dan statement RBA (Berdampak tinggi pada AUD).

Suku bunga RBA diumumkan setiap bulan pada hari Selasa pertama kecuali bulan Januari. Keputusan untuk menentukan suku bunga dilakukan dengan konsensus antara para anggota dewan gubernur RBA.

2-4 Agustus 2021: RBA Meeting, PMI
Perubahan suku bunga acuan terakhir terjadi pada bulan November 2020 lalu, ketika RBA memangkas suku bunga sebesar 0.15% menjadi +0.10% karena merosotnya aktivitas ekonomi akibat pandemi COVID-19. Level suku bunga ini adalah yang terendah sepanjang sejarah RBA.

Pada meeting terakhir tanggal 6 Juli lalu, RBA memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level +0.10%, sesuai dengan perkiraan pasar. Para pejabat bank sentral juga mempertahankan target imbal hasil (yield) obligasi pemerintah bertenor 3 tahun sebesar 10 basis poin (0.10%).

Selain itu, bank sentral memutuskan untuk memperpanjang program pembelian obligasi saat ini hingga setidaknya pertengahan November, tetapi mengurangi jumlahnya dari AUD5 milliar menjadi AUD 4 milliar per minggu. RBA juga menegaskan kembali komitmennya untuk mencapai lapangan kerja penuh (full employment) dan tingkat inflasi yang sesuai dengan target, dan belum akan menaikkan suku bunga acuan hingga inflasi aktual mencapai target antara 2% hingga 3%.

Untuk bulan Agustus 2021 ini, diperkirakan RBA masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada level +0.10%. Jika RBA kembali memotong suku bunga acuan, maka diperkirakan AUD akan melemah. Statement untuk meeting hari ini bisa dibaca di sini.

 

Rabu, 4 Agustus 2021

Data Employment Change mengukur perubahan jumlah total tenaga kerja dan dirilis bersamaan dengan data persentase perubahan tingkat pengangguran. Tidak seperti negara-negara mata uang utama lainnya yang merilis data ini tiap bulan, Selandia Baru merilisnya tiap kuartal. Baik Employment Change maupun tingkat pengangguran dihitung dalam basis kuartalan.

2-4 Agustus 2021: RBA Meeting, PMI

Kuartal pertama lalu, jumlah lapangan kerja di Selandia Baru naik 0.6% dibandingkan kuartal sebelumnya, lebih tinggi dari perkiraan naik 0.3%, dan sama dengan kuartal sebelumnya (tertinggi sejak kuartal pertama 2020). Sementara itu, tingkat pengangguran kuartal pertama turun menjadi 4.7%, lebih rendah dari perkiraan 4.9%, dan menjadi yang terendah sejak kuartal kedua 2020. Tingkat partisipasi berada pada angka 70.4%, tertinggi dalam setahun terakhir.

Untuk kuartal kedua tahun 2021, diperkirakan lapangan kerja akan bertambah 0.7%, sedangkan tingkat pengangguran akan turun menjadi 4.4%. Jika rilis data pertambahan tenaga kerja lebih tinggi dari perkiraan dan tingkat pengangguran lebih rendah dari perkiraan, maka NZD akan cenderung menguat.

 

  • Jam 08:30 WIB: data Retail Sales Australia bulan Juli 2021 (Berdampak medium pada AUD).

Indikator ini mengukur persentase perubahan volume penjualan ritel bulanan, baik yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month over month atau m/m) atau yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y).

Penjualan di tingkat retailer adalah indikator awal bagi kepercayaan konsumen, permintaan, dan pengeluaran konsumen. Pada akhirnya, hal ini akan mempengaruhi inflasi dan pertumbuhan. Di Australia, yang diukur adalah Retail Sales total termasuk produk otomotif, dan yang lebih berdampak adalah data m/m.

2-4 Agustus 2021: RBA Meeting, PMI

Bulan Juni lalu, penjualan ritel total Australia m/m turun 1.8% (atau -1.8%), lebih rendah dari perkiraan turun 0.7%, dan merupakan yang terendah sepanjang tahun ini. Penurunan penjualan terutama terjadi pada toko makanan, café, restaurant, dan toko pakaian.

Untuk bulan Juli 2021, diperkirakan penjualan ritel akan kembali turun 1.8%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan AUD.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
296146
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini