Advertisement

iklan

25-26 Oktober 2022: Kepercayaan Konsumen AS, CPI Australia, IFO Jerman

Penulis

+ -

Data berdampak hari ini adalah indeks kepercayaan konsumen AS dan indeks kepercayaan bisnis IFO Jerman. Besok ada CPI Australia.

iklan

iklan

Selasa, 25 Oktober 2022

  • Jam 15:00 WIB: indeks kepercayaan bisnis Jerman versi IFO bulan Oktober 2022 (Berdampak medium pada EUR).

Indikator ini dirilis oleh IFO atau Information and Forschung, lembaga riset ekonomi di Munich yang merupakan think-tanks terbesar dan terpenting bagi perekonomian Jerman khususnya dan kawasan Eropa pada umumnya. Indeks dibuat dengan melakukan survei pada sekitar 7000 perusahaan dan pelaku bisnis di Jerman mengenai kondisi perekonomian saat ini (current condition) dan perkiraan untuk 6 bulan ke depan (future expectations).

Indeks sentimen bisnis IFO merupakan indikator awal bagi pengeluaran untuk investasi baru (ekspansi) dan perekrutan tenaga kerja, sehingga akan berdampak pada pertumbuhan. Menggunakan angka 100 sebagai patokan, indeks di atas 100 berarti sentimen bisnis positif, sedangkan di bawah 100 menandakan sentimen bisnis negatif.

25-26 Oktober 2022: Kepercayaan

Bulan September lalu, indeks kepercayaan bisnis Jerman merosot menjadi 84.3, lebih rendah dari perkiraan 86.9, tetapi merupakan yang terendah sejak Mei 2020 (ketika pandemi COVID-19 melanda Eropa). Indeks current situation turun dari 97.5 menjadi 94.5, sementara indeks expectation turun dari 80.5 menjadi 75.2.

Untuk bulan Oktober 2022, diperkirakan indeks IFO akan kembali turun menjadi 83.4. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

 

Angka indeks kepercayaan konsumen ini dirilis oleh The Conference Board Inc. (CB) berdasarkan survei pada 5,000 rumah tangga sebagai responden yang mewakili konsumen secara umum. Data yang dihasilkan menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap kondisi perekonomian AS saat ini (present situation) dan waktu yang akan datang (expectations), terutama terhadap kondisi bisnis dan ketersediaan lapangan pekerjaan.

Indeks ini mencerminkan kepercayaan finansial dan merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang mengambil porsi hampir 70% dari aktivitas perekonomian AS.

25-26 Oktober 2022: Kepercayaan

Indeks CB Consumer Confidence bulan September lalu menunjukkan angka 108.0, lebih tinggi dari perkiraan 104.5, dan menjadi yang tertinggi dalam 5 bulan terakhir. Indeks ekspektasi naik dari 75.8 menjadi 80.3, dan indeks present situation naik dari 145.3 menjadi 149.6.

Untuk bulan Oktober 2022, diperkirakan indeks kepercayaan konsumen akan turun menjadi 105.7. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Rabu, 26 Oktober 2022

Tidak seperti negara-negara mata uang utama yang merilis data CPI setiap bulan, Biro Statistik Australia merilis data CPI total tiap kuartal dalam format quarter per quarter (q/q) dan quarter per year (q/y) atau inflasi tahunan. Meski relatif terlambat dibandingkan negara mata uang utama lainnya, CPI Australia adalah salah satu indikator penting yang sangat diperhatikan RBA sebagai pertimbangan dalam menentukan suku bunga.

25-26 Oktober 2022: Kepercayaan

Kuartal kedua lalu, CPI total q/q +1.8%, lebih rendah dari perkiraan +1.9%, dan lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang +2.1%. Inflasi tahunan (q/y) melonjak jadi +6.1%, lebih rendah dari perkiraan +6.2%, dan merupakan yang tertinggi sejak kuartal kedua 2001. Naiknya inflasi tahunan terutama disebabkan oleh meningkatnya biaya transportasi, harga makanan dan minuman, harga perumahan, biaya rekrasi, pelayanan kesehatan, asuransi, serta jasa keuangan.

Untuk kuartal ketiga tahun 2022, diperkirakan CPI total q/q akan turun menjadi +1.6%, sedangkan CPI total q/y diperkirakan naik menjadi +7.0%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD menguat.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
298427
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.