26 Agustus 2019: G7 Meeting, Durable Goods AS, IFO Jerman

289799

Data dan peristiwa berdampak hari ini adalah KTT G7 di Prancis, Durable Goods Orders AS, indeks IFO Jerman, perdagangan Selandia Baru dan pidato Fed Bullard.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Senin, 26 Agustus 2019:

  • Hari libur bank-bank di Inggris (Summer Bank Holiday).

  • Hari ketiga Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara yang tergabung dalam G7 di Biarritz, Prancis.

G7 terdiri dari 7 negara industri maju, yaitu AS, Jerman, Inggris, Prancis, Italia, Jepang, dan Kanada. Tema KTT kali ini adalah melawan ketidaksetaraan. Selain itu, akan dibahas juga isu-isu perekonomian global termasuk sengketa dagang dan mata uang kripto.

Tamu dari negara-negara lain yang diundang dalam pertemuan tersebut adalah Uni Eropa yang diwakili oleh Presiden Dewan Eropa Donald Tusk, Australia, India, Chili, Spanyol, dan Rwanda. Berita mengenai KTT G7 tahun 2019 bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 05:45 WIB: data neraca perdagangan Selandia Baru bulan Juli 2019 (Berdampak medium-tinggi pada NZD).

Pemasukan dari hasil perdagangan internasional sangat penting bagi perekonomian Selandia Baru. Negara ini mengandalkan hasil produk agricultural dan makanan olahan untuk diekspor, sementara impornya terbatas pada energi, mesin-mesin, tekstil,l dan plastik. Partner dagang utama Selandia Baru adalah Australia, China, AS, Uni Eropa, dan Jepang. Indikator neraca perdagangan mengukur perbedaan total nilai impor dan ekspor dalam periode waktu satu bulan, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y).

Jika nilai total ekspor lebih besar dari nilai total impor, maka neraca perdagangan mengalami surplus. Sebaliknya, jika nilai total impor lebih besar dari ekspor, maka perdagangan mengalami defisit. Perdagangan yang surplus akan menyebabkan permintaan mata uang NZD meningkat.

26 Agustus 2019: G7 Meeting, Durable
Bulan Juni lalu, perdagangan Selandia Baru kembali mengalami surplus sebesar NZD365.45 juta (y/y), lebih tinggi dari perkiraan surplus NZD100.00 juta dan bulan sebelumnya yang surplus NZD174.87 juta. Pada bulan Juni 2019, ekspor y/y naik 2.8% ke NZD5.01 miliar, sementara impor y/y turun 10.0% ke NZD4.65 miliar.

Untuk bulan Juli 2019, diperkirakan perdagangan Selandia Baru y/y akan defisit sebesar NZD250.00 juta. Defisit yang lebih rendah dari perkiraan atau bahkan surplus akan cenderung menyebabkan NZD menguat.

 

  • Jam 15:00 WIB: indeks kepercayaan bisnis Jerman versi IFO bulan Agustus 2019 (Berdampak medium pada EUR).

Indikator ini dirilis oleh IFO atau Information and Forschung, lembaga riset ekonomi di Munich yang merupakan think-tanks terbesar dan terpenting bagi perekonomian Jerman khususnya, serta kawasan Eropa pada umumnya. Indeks dibuat dengan melakukan survei pada sekitar 7000 perusahaan dan pelaku bisnis di Jerman, mengenai kondisi perekonomian saat ini (current condition) dan perkiraannya untuk 6 bulan ke depan (future expectations).

Indeks sentimen bisnis IFO ini merupakan indikator awal bagi pengeluaran untuk investasi baru (ekspansi) dan perekrutan tenaga kerja, sehingga akan berdampak pada pertumbuhan. Indeks ini menggunakan angka 100 sebagai patokan. Indeks di atas 100 berarti sentimen bisnis positif, sedangkan di bawah 100 menunjukkan bahwa sentimen bisnis negatif.

26 Agustus 2019: G7 Meeting, Durable

Bulan Juli lalu, indeks kepercayaan bisnis Jerman turun ke angka 95.7, lebih rendah dari perkiraan yang 97.1, dan menjadi yang terendah sejak bulan April 2013. Pada bulan Juli 2019, indeks business expectations turun dari 94.0 ke 92.2, sementara indeks current conditions turun dari 101.1 ke 99.4. Penurunan sentimen kepercayaan bisnis terjadi pada sektor manufaktur, service provider, wholesaler, dan retailer.

Untuk bulan Agustus 2019, diperkirakan indeks IFO akan kembali turun ke angka 95.1. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

 

Meningkatnya pesanan Durable Goods atau produk-produk tahan lama mencerminkan optimisme konsumen dalam investasi. Termasuk jenis ini adalah komputer, televisi, mobil, hingga pesawat terbang. Penjualan barang-barang yang sangat sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi tersebut akan sangat berpengaruh pada produksi dan output.

Ada 2 rilis yang diperhatikan, yaitu pesanan Durable Goods inti (Core Durable Goods) yang tidak memasukkan produk sarana transportasi, serta pesanan Durable Goods total. Data DGO yang meningkat menunjukkan kepercayaan pasar pada trend pertumbuhan sektor manufaktur di AS. Indikator ini dinyatakan dalam persentase perubahan jumlah pesanan yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

26 Agustus 2019: G7 Meeting, Durable

Bulan Juni lalu, DGO total naik 2.0%, jauh lebih tinggi dari perkiraan naik 0.8%, dan merupakan persentase kenaikan tertinggi sejak bulan Agustus tahun 2018. Sementara itu, DGO inti naik 1.2%, jauh lebih tinggi dari perkiraan naik 0.2%, dan merupakan yang tertinggi sejak April 2018. Pada bulan Juni 2019, pesanan mesin dan peralatan sarana transportasi mengalami kenaikan signifikan, sementara pesanan untuk pesawat terbang dan suku cadangnya mengalami penurunan.

Untuk bulan Juli 2019, diperkirakan DGO total akan naik 14%, dan DGO inti akan naik 0.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 21:00 WIB: pidato anggota FOMC James Bullard (Berdampak medium pada USD).

Presiden Federal Reserve Bank of St. Louis yang juga anggota FOMC, James Bullard, dijadwalkan berbicara dalam sebuah acara yang diadakan oleh Federal Reserve Bank of St. Louis. Isi pidato Bullard bisa dibaca di sini.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 73.76 73.76 -11
AUD/USD 0.6796 0.6796 -5
EUR/CHF 1.0978 1.0978 5
EUR/USD 1.1071 1.1071 -1
GBP/JPY 140.22 140.22 -14
GBP/USD 1.2919 1.2919 -4
NZD/USD 0.6414 0.6414 -3
USD/CAD 1.3278 1.3278 -26
USD/CHF 0.9916 0.9916 5
USD/JPY 108.54 108.54 -8
21 Nov 22:10

Natalia
Pak, ijin bertanya.

Analisa ini adalah analisa fundamental. Jika diberi persen, menurut bapak dari ketiga jenis analisa: fundamental, teknikal, sentimen pasar, mana yg sangat dominan mempengaruhi naik turunnya nilai mata uang?

Pertanyaan kedua, jika kita melihat sentimen pasar, bagaimana kita tahu sinyal sentimen pasar itu benar? kadang isu dan hoax mudah tersebar. Terima kasih
Martin S.
@ Natalia:

… dari ketiga jenis analisa: fundamental, teknikal, sentimen pasar, mana yg sangat dominan mempengaruhi naik turunnya nilai mata uang?

Yang paling dominan pada pergerakan harga adalah sentimen pasar. Kedua faktor fundamental, dan terakhir baru analisa teknikal terutama ketika pasar sedang sepi berita atau tidak ada faktor fundamental yang dominan.
- Pertanyaan kedua, jika kita melihat sentimen pasar, bagaimana kita tahu sinyal sentimen pasar itu benar? kadang isu dan hoax mudah tersebar.

Sentimen pasar diamati dari price action. Dari price action yang terbentuk akan diketahui kemungkinan harga akan bullish atau bearish. Sinyal trading adalah berdasarkan price action yang terbentuk. Berita atau isu yang benar ataupun hoax sudah tercermin pada price action. Price action memang belum tentu pasti benar, tetapi kemungkinan kebenarannya tinggi.