Advertisement

iklan

27-29 Juli 2021: FOMC Meeting, CPI Australia Dan Kanada

Penulis

+ -

Data berdampak hari ini adalah indeks kepercayaan konsumen AS. Besok ada CPI Australia dan Kanada serta persediaan minyak AS. Pada 29 Juli ada statement dan konferensi pers FOMC.

iklan

iklan

Selasa, 27 Juli 2021

Angka indeks kepercayaan konsumen ini dirilis oleh The Conference Board Inc. (CB) berdasarkan survei pada 5,000 rumah tangga sebagai responden yang mewakili konsumen secara umum. Hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap kondisi perekonomian AS saat ini (present situation) dan waktu yang akan datang (expectations), terutama terhadap kondisi bisnis dan ketersediaan lapangan pekerjaan.

Indeks CB mencerminkan kepercayaan finansial dan merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang mengambil porsi hampir 70% dari aktivitas perekonomian AS.

27-29 Juli 2021: FOMC Meeting, CPI

CB Consumer Confidence bulan Juni lalu menunjukkan angka 127.3, lebih tinggi dari perkiraan 119.0, dan menjadi yang tertinggi sejak Februari 2020. Indeks ekspektasi naik dari 100.9 menjadi 107.0, sementara indeks present situation naik dari 148.7 menjadi 157.7.

Untuk bulan Juli 2021, diperkirakan indeks kepercayaan konsumen akan turun menjadi 123.9. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Rabu, 28 Juli 2021

Tidak seperti negara-negara mata uang utama yang merilis data CPI setiap bulan, Biro Statistik Australia merilis data CPI total tiap kuartal dalam format quarter per quarter (q/q) dan quarter per year (q/y) atau inflasi tahunan. Meski relatif terlambat dibandingkan negara mata uang utama lainnya, CPI Australia adalah salah satu indikator penting yang sangat diperhatikan RBA sebagai pertimbangan dalam menentukan suku bunga.

27-29 Juli 2021: FOMC Meeting, CPI

Kuartal pertama lalu, CPI total q/q naik 0.6%, lebih rendah dari perkiraan naik 0.9%, dan merupakan yang terendah sejak kuartal kedua 2020. Inflasi tahunan (q/y) naik 1.1%, lebih rendah dari perkiraan naik 1.4%, dan menjadi yang terendah dalam setahun terakhir. Naiknya inflasi tahunan terutama disebabkan oleh meningkatnya harga makanan, minuman beralkohol, tembakau, biaya transportasi, jasa keuangan, dan pelayanan kesehatan. Sementara itu, biaya pendidikan dan harga perumahan mengalami penurunan.

Untuk kuartal kedua tahun 2021, diperkirakan CPI total q/q akan naik 0.7%, dan CPI total q/y akan naik 3.8%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD menguat.

 

  • Jam 19:30 WIB: data CPI Kanada bulan Juni 2021 (Berdampak medium-tinggi pada CAD).

Indikator yang mengukur tingkat inflasi ini dirilis oleh Biro Statistik Kanada. CPI inti (Core CPI) dan CPI total dirilis secara bersamaan. CPI inti disebut juga dengan Bank of Canada Core CPI dan tidak memperhitungkan harga makanan serta  energi. Baik data inti maupun total dihitung dalam basis bulanan (month over month atau m/m) dan tahunan (year over year atau y/y). Keduanya sama-sama berdampak tinggi.

27-29 Juli 2021: FOMC Meeting, CPI

Bulan Mei lalu, CPI total y/y melonjak jadi +3.6%, lebih tinggi dari perkiraan +3.5%, dan merupakan yang tertinggi sejak Mei 2011. CPI inti 2021 y/y naik 2.8%, lebih tinggi dari perkiraan +2.4%, dan menjadi yang tertinggi sejak Juli 2017. Naiknya inflasi tahunan terutama disebabkan oleh meningkatnya harga bahan bakar, biaya transportasi, dan sewa tempat tinggal.

Sementara untuk basis m/m, CPI total naik 0.5%, lebih tinggi dari perkiraan naik 0.4%, dan sama dengan bulan sebelumnya (terendah dalam 5 bulan terakhir). CPI inti m/m naik 0.4%, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang naik 0.5%.

Untuk bulan Juni 2021, diperkirakan CPI total y/y akan naik 3.2%, CPI inti y/y akan naik 2.6%, dan CPI total m/m akan naik 0.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

 

  • Jam 21:30 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 23 Juli 2021 (Berdampak medium pada WTI/USD dan CAD).

Dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, data ini disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barel) untuk industri di AS. Meski dirilis oleh AS, tapi indikator ini berdampak juga pada CAD mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Kanada. Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan berdampak pada tingkat inflasi.

27-29 Juli 2021: FOMC Meeting, CPI

Minggu lalu, persediaan minyak untuk industri bertambah 2.11 juta barel, jauh lebih tinggi dari perkiraan berkurang 4.60 juta barel, dan merupakan yang tertinggi sejak Maret 2020. Untuk minggu ini, persediaan minyak diperkirakan berkurang 3.43 juta barel (atau -3.43 juta barel).

Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung melemah karena diasumsikan permintaan akan berkurang. Namun apabila rilis data lebih rendah dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung menguat karena diasumsikan permintaan akan meningkat.

Namun demikian, persediaan minyak di AS hanya salah satu faktor yang menggerakkan harga minyak dunia. Yang paling berdampak adalah kebijakan negara-negara penghasil minyak mengenai kuota produksi, pernyataan pejabat negara penghasil minyak, dan situasi politik di Timur Tengah. Rilis data persediaan minyak di AS tidak bisa dipastikan akan selalu mempengaruhi harga minyak dunia.

 

Kamis, 29 Juli 2021

  • Jam 01:00 WIB: hasil meeting FOMC : Statement FOMC dan pengumuman suku bunga The Fed bulan Juli 2021 (Berdampak tinggi pada USD).

FOMC memberikan statement mengenai kebijakan moneter rata-rata 8 kali dalam setahun bersamaan dengan pengumuman suku bunga. Penentuan suku bunga dilakukan dengan cara voting, dan hasil voting secara individu serta komentar-komentarnya dimuat dalam statement FOMC yang dirilis seusai meeting. Selain suku bunga, statement juga berisi kebijakan lainnya dan perkiraan kondisi ekonomi di waktu mendatang yang bisa mempengaruhi kebijakan bank sentral.

27-29 Juli 2021: FOMC Meeting, CPI

Pada meeting terakhir tanggal 16-17 Juni lalu, The Fed mempertahankan suku bunga pada level +0.00% hingga +0.25%, sesuai dengan perkiraan. Tingkat suku bunga ini adalah rekor terendah sejak tahun 1971. The Fed juga mempertahankan pembelian obligasi pemerintah sebesar USD80 miliar per bulan, dan obligasi sektor perumahan setidaknya USD40 miliar per bulan.

Akibat tingkat inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, para pejabat bank sentral mengisyaratkan kenaikan suku bunga sebanyak 2 kali di tahun 2023. Proyeksi kenaikan suku bunga ini lebih cepat dibandingkan proyeksi bulan Maret lalu, ketika mayoritas anggota FOMC melihat suku bunga baru akan dinaikkan pada tahun 2024. Bank sentral juga mencatat kemajuan dalam vaksinasi dan dukungan kebijakan moneter yang kuat telah menunjang aktivitas ekonomi serta pertumbuhan lapangan kerja.

Pada proyeksi ekonomi, The Fed menaikkan forecast GDP tahun ini menjadi +7.0%, lebih tinggi dibandingkan proyeksi bulan Maret lalu yang +6.5%. Untuk GDP tahun 2022, The Fed tetap memproyeksikan +3.3%. Tingkat pengangguran tahun ini diestimasikan tetap 4.5%, tetapi diperkirakan turun menjadi 3.8% pada tahun 2022. Sementara itu, proyeksi inflasi (PCE inflation) untuk tahun ini naik dari 2.4% menjadi 3.4%, sementara proyeksi untuk tahun depan dipatok di 2.1%.

Pada proyeksi suku bunga (dot plot) terbaru, sebanyak 7 anggota FOMC memproyeksikan suku bunga acuan bisa naik pada tahun 2022 jika data ekonomi AS semakin membaik. Mengenai tapering atau pengurangan besaran stimulus, FOMC tidak memberi kepastian meski mengisyaratkan akan membicarakannya.

Untuk bulan Juli 2021 ini, diperkirakan The Fed masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada level 0.00% hingga +0.25%. Pelaku pasar akan fokus pada pernyataan Jerome Powell dalam konferensi pers. Statement FOMC hari ini bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 01:30 WIB: konferensi pers FOMC yang dihadiri ketua The Fed Jerome Powell (Berdampak tinggi pada USD).

27-29 Juli 2021: FOMC Meeting, CPI

Perhatian pelaku pasar akan tertuju pada keterangan Powell mengenai kemungkinan tapering atau pengurangan besaran stimulus, prospek suku bunga, dan kemungkinan adanya kebijakan lain yang tidak terduga. Jika pernyataan dan komentar Powell dianggap hawkish, maka USD akan menguat. Namun apabila pernyataannya dianggap dovish, USD akan cenderung melemah. Konferensi pers Jerome Powell bisa dipantau di sini.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
296110
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini