Advertisement

iklan

27-29 September 2021: DGO, Kepercayaan Konsumen AS, Pidato Powell

Penulis

+ -

Data berdampak hari ini adalah DGO AS. Besok ada indeks kepercayaan konsumen AS dan Retail Sales Australia, lalu pidato Piowell, Pending Home Sales, dan stok minyak AS pada 29 September.

iklan

iklan

Senin, 27 September 2021

Meningkatnya pesanan Durable Goods atau produk-produk tahan lama mencerminkan optimisme konsumen dalam investasi. Termasuk jenis ini adalah komputer, televisi, mobil, hingga pesawat terbang. Penjualan barang-barang tersebut akan sangat berpengaruh pada produksi dan output, serta sangat sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi. Data DGO yang meningkat menunjukkan kepercayaan pasar pada trend pertumbuhan sektor manufaktur di AS.

Ada 2 rilis yang diperhatikan, yaitu pesanan Durable Goods inti (Core Durable Goods) yang tidak memasukkan produk sarana transportasi dan pesanan Durable Goods total. Indikator ini dinyatakan dalam persentase perubahan jumlah pesanan dibandingkan bulan sebelumnya.

27-29 September 2021: DGO Dan

Bulan Juli lalu, DGO total turun 0.1% (atau -0.1%), lebih baik dari perkiraan turun 0.3%, tetapi menjadi yang terendah dalam 3 bulan terakhir. DGO inti naik 0.7%, lebih tinggi dari perkiraan naik 0.5%, dan merupakan yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Penurunan tertinggi terjadi pada peralatan sarana transportasi, komputer, dan elektronik.

Untuk bulan Agustus 2021, diperkirakan DGO total akan naik 0.7%, dan DGO inti akan naik 0.5%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Selasa, 28 September 2021

  • Jam 08:30 WIB: data Retail Sales Australia bulan Agustus 2021 (Berdampak medium pada AUD).

Indikator ini mengukur persentase perubahan volume penjualan ritel bulanan, baik yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month over month atau m/m) ataupun yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y).

Penjualan di tingkat retailer adalah indikator awal bagi kepercayaan konsumen, permintaan, dan pengeluaran konsumen yang pada akhirnya akan mempengaruhi inflasi serta pertumbuhan. Di Australia, yang diukur adalah Retail Sales total termasuk produk otomotif, dan yang lebih berdampak adalah data m/m.

27-29 September 2021: DGO Dan

Bulan Juli lalu, penjualan ritel total Australia m/m turun 2.7% (atau -2.7%), lebih rendah dari perkiraan turun 1.9%, dan menjadi yang terendah sepanjang tahun ini. Penurunan penjualan terutama terjadi pada toko makanan, kafe, restoran, toko pakaian, dan Department Store.

Untuk bulan Agustus 2021, diperkirakan penjualan ritel akan kembali turun 2.5%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan AUD.

 

Angka indeks kepercayaan konsumen ini dirilis oleh The Conference Board Inc. (CB) berdasarkan survei pada 5,000 rumah tangga sebagai responden yang mewakili konsumen secara umum. Hasil survei ini menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap kondisi perekonomian AS saat ini (present situation) dan waktu yang akan datang (expectations), terutama terhadap kondisi bisnis dan ketersediaan lapangan pekerjaan.

Indeks mencerminkan kepercayaan finansial dan merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang mengambil porsi hampir 70% dari aktivitas perekonomian AS.

27-29 September 2021: DGO Dan

Indeks CB Consumer Confidence bulan Agustus lalu menunjukkan angka 113.8, lebih rendah dari perkiraan 124.0, dan merupakan yang terendah dalam 5 bulan terakhir. Indeks ekspektasi turun dari 103.8 menjadi 91.4, sementara indeks present situation turun dari 157.2 menjadi 147.3.

Untuk bulan September 2021, diperkirakan indeks kepercayaan konsumen akan naik menjadi 115.2. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Rabu, 29 September 2021

Data ini mengukur persentase perubahan penjualan rumah yang sudah deal (dalam bentuk kontrak jual-beli), tetapi transaksinya belum final atau masih tertunda. Meski dirilis seminggu setelah Existing Home Sales, namun kontrak jual-beli telah ditandatangani beberapa minggu sebelumnya, sehingga data ini bisa dianggap sebagai leading indicator bagi pasar perumahan AS. Rilis data berupa persentase perubahan dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y), dan persentase perubahan yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya atau (month over month atau m/m).

27-29 September 2021: DGO Dan

Bulan Juli lalu, Pending Home Sales AS turun 8.5% y/y (atau -8.5%), jauh lebih rendah dari perkiraan turun 2.0%, dan menjadi yang terendah sejak April 2020. Dalam basis m/m, data ini turun 1.8%, jauh lebih rendah dari perkiraan turun 0.5%, tetapi lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang turun 2.0%. Penurunan tersebut akibat merosotnya jumlah kontrak penjualan di seluruh wilayah kecuali di bagian barat.

Untuk bulan Agustus 2021, diperkirakan Pending Home Sales y/y akan kembali turun 6.0%, sedangkan m/m akan naik 1.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

  • Jam 21:30 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 24 September 2021 (Berdampak medium pada WTI/USD dan CAD).

Dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, data ini disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barel) untuk industri di AS. Meski dirilis oleh AS, namun indikator ini berdampak juga pada CAD mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Kanada. Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi.

27-29 September 2021: DGO Dan

Minggu lalu, persediaan minyak untuk industri berkurang 3.48 juta barel (atau -3.48 juta barel), lebih rendah dari perkiraan berkurang 3.30 juta barel, tetapi lebih tinggi dari minggu sebelumnya yang berkurang 6.42 juta barel. Untuk minggu ini, analis tidak memberikan perkiraan. Jika hasil rilis lebih tinggi dari minggu sebelumnya (-3.48 juta barel), maka harga WTI/USD akan cenderung melemah karena diasumsikan permintaan akan berkurang. Namun jika angka persediaan lebih rendah dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung menguat karena diasumsikan permintaan akan meningkat.

Namun demikian, persediaan minyak di AS hanya salah satu faktor yang menggerakkan harga minyak dunia. Yang paling berdampak adalah kebijakan negara-negara penghasil minyak mengenai kuota produksi, pernyataan pejabat negara penghasil minyak, dan situasi politik di Timur Tengah. Rilis data persediaan minyak di AS tidak bisa dipastikan akan selalu mempengaruhi harga minyak dunia.

Baca juga: Harga Minyak Puncaki Level Tertinggi 3 Tahun

 

  • Jam 22:45 WIB: pidato ketua The Fed Powell, presiden ECB Lagarde, gubernur BoEBailey, dan gubernur BoJ Kuroda (Berdampak tinggi pada USD, EUR, GBP, JPY).

Jerome Powell, Chistine Lagarde, Andrew Bailey, dan Haruhiko Kuroda dijadwalkan berbicara mengenai kebijakan moneter pada acara diskusi panel yang diadakan oleh ECB. Isi pidato Powell bisa dibaca di sini, untuk Lagarde di sini, Bailey di sini, dan untuk Kuroda bisa dibaca di sini.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
296484
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini