OctaFx

iklan

28-29 November 2018: GDP AS, Pidato Powell, BoE Report

Data berdampak hari ini adalah GDP AS, hasil Bank Stress Test di Inggris dan BoE Financial Stability Report, persediaan minyak AS, dan kepercayaan konsumen Jerman. Besok ada pidato Fed Powell.

Xm

iklan

FirewoodFX

iklan

Rabu, 28 November 2018:

  • Waktu Tentative: hasil Bank Stress Test di Inggris dan BoE Financial Stability Report (Berdampak tinggi pada GBP).

Hasil Stress Test bank-bank di Inggris oleh BoE dan Financial Stability Report akan rilis pada saat yang bersamaan. Stress Test menguji ketahanan bank-bank di Inggris terhadap krisis, sementara Financial Stability Report berisi pandangan bank sentral terhadap kestabilan dalam sistem keuangan Inggris, potensi risikonya, dan perbaikan apa saja yang harus dilakukan. Laporan ini dirilis 2 kali dalam setahun.

Jika sebagian besar bank-bank tersebut lolos Stress Test, maka akan cenderung menyebabkan GBP menguat. Hasil rilis Stress Test bisa dibaca di sini, sedangkan untuk Financial Stability Report bisa dibaca di sini.

 

Indeks kepercayaan konsumen di Jerman ini dirilis oleh Gfk, dan dibuat berdasarkan survei terhadap 2000 responden. Fokusnya adalah mengenai keadaan ekonomi saat ini dan perkiraan untuk beberapa waktu ke depan. Pertanyaan yang diajukan termasuk keadaan finansial dan produk kebutuhan pokok yang dikonsumsi.

Indeks ini adalah indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang menunjukkan aktivitas perekonomian pada umumnya. Meski demikian, indikator ini dampaknya tidak sebesar indeks IFO Business Climate, karena cakupan responden IFO lebih besar dan lebih berpengaruh pada pasar.


grafik indeks kepercayaan konsumen jerman

 

Indeks kepercayaan konsumen Jerman bulan Oktober lalu berada pada angka 10.6, lebih tinggi dari perkiraan yang 10.5, dan sama dengan bulan sebelumnya. Untuk bulan November 2018, diperkirakan indeks akan turun ke 10.5. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

 

Data yang dirilis oleh Biro Analisa Ekonomi AS ini selalu menjadi perhatian pasar, karena sering terjadi revisi dari data sebelumnya. GDP menyatakan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu, dan dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi yang biasanya diumumkan per kuartal. Rilis data berupa persentase perubahan dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter over quarter atau q/q). Preliminary GDP adalah rilis kedua (second estimate) setelah Advance GDP.


grafik gdp as

 

Advance GDP AS kuartal ketiga (q/q) yang dirilis pada 26 Oktober lalu naik 3.5% (atau +3.5%), lebih tinggi dari perkiraan naik 3.3%, tetapi lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang naik 4.2% (tertinggi sejak kuartal ketiga 2014). Kenaikan GDP kuartal ketiga disebabkan oleh meningkatnya pengeluaran konsumen (+4.0%) dan pengeluaran pemerintah (+3.3%). Sementara itu, ekspor turun 3.5% dibandingkan kuartal sebelumnya, akibat merosotnya ekspor kedelai ke China setelah Beijing menaikkan tarif.

Untuk data Preliminary (second estimate) kuartal ketiga tahun 2018 (q/q) yang akan dirilis hari ini, diperkirakan akan ada revisi naik ke +3.6%. Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan, maka USD akan cenderung menguat.

 

  • Jam 22:30 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 23 November 2018 (Berdampak medium-tinggi pada WTI/USD dan CAD).

Data ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels, yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barel) untuk industri di AS. Meski indikator ini dirilis oleh AS, tapi bisa berdampak juga pada CAD, mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Kanada. Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi.


grafik persediaan minyak di as

 

Minggu lalu, persediaan minyak untuk industri bertambah sebesar 4.25 juta barel, lebih tinggi dari perkiraan bertambah 2.50 juta barel, tetapi lebih rendah dari minggu sebelumnya yang bertambah 10.27 juta barel (tertinggi sejak bulan Februari tahun lalu). Untuk minggu ini, persediaan minyak diperkirakan akan berkurang 0.60 juta barel (atau -0.60 juta barel).

Jika persediaan minyak di AS lebih tinggi dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung melemah karena diasumsikan permintaan akan berkurang. Sebaliknya jika lebih rendah dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung menguat karena diasumsikan permintaan akan meningkat.

Namun demikian, persediaan minyak di AS hanya salah satu faktor yang menggerakkan harga minyak dunia. Yyang paling berdampak adalah kebijakan negara-negara penghasil minyak mengenai kuota produksi, pernyataan pejabat negara penghasil minyak, dan situasi politik di Timur Tengah. Rilis data persediaan minyak di AS tidak bisa dipastikan akan selalu mempengaruhi harga minyak dunia.

 

Kamis, 29 November 2018:

  • Jam 00:00 WIB: pidato ketua The Fed Jerome Powell (Berdampak tinggi pada USD).


jerome powell

 

Jerome Powell dijadwalkan berbicara pada acara yang diadakan oleh The Economic Club of New York, dengan judul "The Federal Reserve's Framework for Monitoring Financial Stability". Isi pidato Powell bisa dibaca di sini.



Keterangan
: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 74.48 74.48 -10
AUD/USD 0.6872 0.6872 -4
EUR/CHF 1.1190 1.1190 -6
EUR/USD 1.1201 1.1201 7
GBP/JPY 136.18 136.18 -1
GBP/USD 1.2564 1.2564 7
NZD/USD 0.6524 0.6524 -5
USD/CAD 1.3374 1.3374 -3
USD/CHF 0.9990 0.9990 -11
USD/JPY 108.39 108.39 -5
19 Jun 15:10