Advertisement

iklan

30-31 Desember 2019: Indeks Kepercayaan Konsumen Dan Chicago PMI AS

Data berdampak hari ini adalah Chicago PMI AS. Besok ada indeks kepercayaan konsumen AS versi CB dan Manufacturing PMI China.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Senin, 30 Desember 2019:

  • Jam 21:45 WIB: indeks Chicago PMI AS bulan Desember 2019 (Berdampak medium-tinggi pada USD).

Indikator yang juga disebut Chicago Business Barometer ini dibuat berdasarkan survei terhadap 200 purchasing manager di kawasan industri sekitar Chicago, meliputi negara bagian Illinois, Indiana, dan Michigan. Responden dimintai tanggapan terhadap kondisi ekonomi dan bisnis AS saat ini, terutama yang menyangkut tenaga kerja, produksi, harga, dan penjualan produk. Indeks ini sering dianggap sebagai indikator awal bagi ISM Manufacturing PMI. Angka indeks di atas 50.0 menunjukkan ekspansi, sedangkan di bawah 50.0 menunjukkan kontraksi.

30-31 Desember 2019: Indeks Kepercayaan

Bulan November lalu, indeks Chicago PMI berada pada angka 46.3, lebih rendah dari perkiraan 47.2, tetapi lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang 43.2. Pada bulan November 2019, indeks new orders mengalami kenaikan, sementara indeks supplier deliveries mengalami kontraksi.

Untuk bulan Desember, diperkirakan indeks akan naik ke 48.2. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Selasa, 31 Desember 2019:

  • Hari libur bank-bank di Jepang.

  • Hari libur bank-bank di Jerman (New Year's Eve).

  • Jam 08:00 WIB: indeks Manufacturing PMI dan Non Manufacturing China versi CFLP bulan Desember 2019 (Berdampak medium pada AUD dan NZD).

Indeks Manufacturing dan Non-Manufacturing PMI versi China Federation of Logistics and Purchasing (CFLP) ini dirilis setiap bulan, dan dampaknya hampir sama dengan yang dirilis Markit (indeks Caixin Manufacturing PMI). Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan ekspansi sektor manufaktur atau sektor jasa, sedangkan rilis di bawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

30-31 Desember 2019: Indeks Kepercayaan

Bulan November lalu, indeks Manufacturing PMI berada pada 50.2, lebih tinggi dari perkiraan 49.5, dan menjadi yang tertinggi sejak bulan Maret. Pada bulan November 2019, indeks new orders dan output mengalami kenaikan. Indeks Non Manufacturing PMI bulan November berada pada angka 54.1, juga merupakan yang tertinggi sejak bulan Maret lalu.

Untuk bulan Desember 2019, diperkirakan indeks Manufacturing PMI China akan berada pada 50.1, sementara Non Manufacturing diprediksi sedikit turun ke 54.2. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada mata uang AUD, CAD, dan NZD.

 

Angka indeks kepercayaan konsumen ini dirilis oleh The Conference Board Inc. (CB), berdasarkan survei pada 5,000 rumah tangga sebagai responden yang mewakili konsumen secara umum. Hasil survei ini menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap kondisi perekonomian AS saat ini (present situation) dan waktu yang akan datang (expectations), terutama terhadap kondisi bisnis dan ketersediaan lapangan pekerjaan.

Indeks kepercayaan konsumen CB mencerminkan kepercayaan finansial, dan merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang mengambil porsi hampir 70% dari aktivitas perekonomian AS.

30-31 Desember 2019: Indeks Kepercayaan

Indeks CB Consumer Confidence bulan November lalu berada pada angka 125.5, lebih rendah dari perkiraan 127.0, dan menjadi yang terendah dalam 5 bulan terakhir. Pada bulan November 2019, indeks ekspektasi naik dari 94.5 ke 97.9, sementara indeks present situation turun dari 173.5 ke 166.9.

Untuk bulan Desember 2019, diperkirakan indeks kepercayaan konsumen akan naik menjadi 128.0. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.