Advertisement

iklan

31 Maret 2020: Manufaktur China, Kepercayaan Konsumen AS, CPI Eurozone

Data berdampak hari ini adalah PMI Manufaktur China, kepercayaan konsumen AS versi CB, CPI Eurozone, GDP Kanada, Chicago PMI AS, dan Current Account Inggris.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Selasa, 31 Maret 2020:

  • Jam 08:00 WIB: indeks Manufacturing PMI dan Non Manufacturing China versi CFLP bulan Maret 2020 (Berdampak tinggi pada AUD dan NZD).

Indeks Manufacturing dan Non-Manufacturing PMI versi China Federation of Logistics and Purchasing (CFLP) ini dirilis setiap bulan dan dampaknya hampir sama dengan yang dirilis Markit (indeks Caixin Manufacturing PMI). Angka rilis di atas 50.0 menunjukkan ekspansi sektor manufaktur atau sektor jasa, sedangkan rilis di bawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi.

31 Maret 2020: Manufaktur China,

Bulan Februari lalu, indeks Manufacturing PMI berada pada 35.7, lebih rendah dari perkiraan 45.1, dan menjadi yang terendah dalam 15 tahun terakhir. Ditinjau dari komponen datanya, output, new orders, dan tenaga kerja mengalami kontraksi akibat merebaknya wabah Covid-19. Sementara itu, Indeks Non Manufacturing PMI bulan Februari berada pada angka 29.6, terendah dalam 13 tahun.

Untuk bulan Maret 2020, diperkirakan indeks Manufacturing PMI China akan naik menjadi 44.9, dan Non Manufacturing naik menjadi 42.1. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada mata uang AUD, CAD, dan NZD.

 

  • Jam 13:00 WIB: data Current Account Inggris kuartal keempat tahun 2019 (Berdampak medium pada GBP).

Current Account Inggris dirilis per kuartal dan memuat hasil neraca perdagangan, penerimaan (pembayaran bunga, dividen, dan lainnya), serta pengeluaran (untuk bantuan, pajak, dan lainnya). Jika hasil perdagangan dan penerimaan melebihi pengeluaran, maka Current Account akan surplus. Sedangkan jika terjadi capital outflow lebih besar, maka Current Account akan defisit. Defisit Current Account yang terus-menerus akan cenderung memperlemah mata uang Pound Sterling.

31 Maret 2020: Manufaktur China,

Kuartal ketiga 2019 lalu, Current Account Inggris kembali defisit sebesar £15.9 miliar, lebih rendah dari perkiraan defisit £15.7 miliar, tetapi merupakan defisit terendah sejak kuartal ketiga tahun 2012.

Untuk kuartal keempat tahun 2019, diperkirakan defisit Current Account akan menyusut ke £7.0 miliar. Angka defisit yang lebih rendah dari perkiraan atau bahkan surplus akan cenderung mendukung penguatan GBP.

 

CPI kawasan Euro dirilis 2 kali dalam sebulan, yaitu sebagai laporan Flash (data awal) dan Final. Angka estimasi tingkat inflasi ini dirilis oleh Eurostat berdasarkan masukan data CPI awal dari 19 negara anggota kawasan Euro. Meski mungkin ada kekurangan tentang detail dari kategori barang sebagai acuannya, Flash Estimate tetap dianggap berdampak tinggi karena merupakan data CPI kawasan Euro yang paling awal dirilis.

Data yang berdampak tinggi adalah inflasi tahunan, yaitu persentase perubahan yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y). Laporan CPI dibagi menjadi 2 jenis, yakni CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori barang makanan, minuman, dan energi.

Untuk kawasan Euro, yang berdampak tinggi adalah CPI total y/y karena menunjukkan tingkat inflasi tahunan kawasan. Bank sentral Eropa (ECB) selalu mengacu pada CPI total y/y untuk menentukan target inflasi dan perubahan tingkat suku bunga.

31 Maret 2020: Manufaktur China,

CPI total y/y kawasan Euro bulan Februari lalu +1.2%, sesuai dengan perkiraan dan menjadi yang terendah dalam 3 bulan terakhir. CPI inti y/y juga +1.2%, lebih tinggi dari perkiraan dan bulan sebelumnya yang +1.1%. Naiknya inflasi tahunan terutama disebabkan oleh meningkatnya harga makanan dan sektor jasa. Sementara dalam basis bulanan (m/m), CPI total naik 0.2%, sesuai dengan perkiraan dan lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang turun 1.0%.

Untuk bulan Maret 2020, diperkirakan CPI total y/y +0.8%, CPI inti y/y +1.1%, dan CPI m/m akan naik 0.5%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

 

GDP menunjukkan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu dan dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara. Tidak seperti negara-negara mata uang utama lainnya yang hanya merilis data GDP tiap kuartal, Kanada merilis GDP tiap bulan dan relatif agak terlambat.

Meski demikian, dampak terhadap pergerakan mata uangnya cukup tinggi, terutama data GDP month over month (m/m) yang menunjukkan perbandingan data bulan ini dengan data bulan sebelumnya.

31 Maret 2020: Manufaktur China,

Kuartal keempat tahun 2019 lalu, GDP Kanada tumbuh 0.1%, sesuai dengan perkiraan dan merupakan yang terendah sejak kuartal kedua tahun 2016. Pertumbuhan kuartal keempat 2019 disumbang oleh pengeluaran konsumen, sementara investasi dan ekspor mengalami kontraksi. Dalam basis bulanan, GDP bulan Desember 2019 tumbuh 0.3%, lebih tinggi dari perkiraan tumbuh 0.1%, dan menjadi yang tertinggi sejak Maret 2019.

GDP kuartal pertama tahun 2020 akan dirilis tanggal 29 Mei mendatang, sementara GDP bulan Januari 2020 yang akan dirilis hari ini diperkirakan naik 0.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CAD menguat.

 

  • Jam 20:45 WIB: indeks Chicago PMI AS bulan Maret 2020 (Berdampak medium pada USD).

Indikator yang juga disebut Chicago Business Barometer ini dibuat berdasarkan survei terhadap 200 purchasing manager di kawasan industri sekitar Chicago, yang meliputi negara bagian Illinois, Indiana, dan Michigan. Responden dimintai tanggapan terhadap kondisi ekonomi dan bisnis AS saat ini, terutama yang menyangkut tenaga kerja, produksi, harga, dan penjualan produk.

Indeks ini sering dianggap sebagai indikator awal bagi ISM Manufacturing PMI. Angka indeks di atas 50.0 menunjukkan ekspansi, sedangkan di bawah 50.0 menunjukkan kontraksi.

31 Maret 2020: Manufaktur China,

Bulan Februari lalu, indeks Chicago PMI menunjukkan angka 49.0, lebih tinggi dari perkiraan 46.1, dan menjadi yang tertinggi sejak bulan Agustus 2019. Pada bulan Februari 2020, indeks produksi dan deliveries mengalami kenaikan, sementara indeks tenaga kerja mengalami kontraksi.

Untuk bulan Maret 2020, diperkirakan indeks akan turun menjadi 44.1. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Angka indeks kepercayaan konsumen ini dirilis oleh The Conference Board Inc. (CB) berdasarkan survei pada 5,000 rumah tangga sebagai responden yang mewakili konsumen secara umum. Hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap kondisi perekonomian AS saat ini (present situation) dan waktu yang akan datang (expectations), terutama terhadap kondisi bisnis dan ketersediaan lapangan pekerjaan.

Data ini mencerminkan kepercayaan finansial dan merupakan indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang mengambil porsi hampir 70% dari aktivitas perekonomian AS.

31 Maret 2020: Manufaktur China,

Indeks CB Consumer Confidence bulan Februari lalu berada pada angka 130.7, lebih rendah dari perkiraan 132.0, tetapi menjadi yang tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Pada bulan Februari 2020, indeks ekspektasi naik dari 101.4 menjadi 107.8, sementara indeks present situation turun dari 173.9 menjadi 165.1.

Untuk bulan Maret 2020, diperkirakan indeks kepercayaan konsumen akan turun menjadi 115.1. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin
292483

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.