OctaFx

iklan

4-5 November 2019: Ritel Australia, Factory Orders AS, Pidato Lagarde ECB

Data berdampak hari ini adalah Retail Sales Australia, Factory Orders AS, dan indeks kepercayaan konsumen Eurozone. Besok ada pidato Christine Lagarde sebagai Presiden ECB baru.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Senin, 4 November 2019:

  • Hari libur bank-bank di Jepang (Culture Day).

  • Jam 07:30 WIB: data Retail Sales Australia bulan September 2019 (Berdampak tinggi pada AUD).

Indikator ini mengukur persentase perubahan volume penjualan ritel bulanan, baik yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month over month atau m/m), maupun yang dibandingkan dengan bulan sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y).

Penjualan di tingkat retailer adalah indikator awal bagi kepercayaan konsumen, permintaan, dan pengeluaran konsumen, yang pada akhirnya akan mempengaruhi inflasi juga pertumbuhan. Di Australia, yang diukur adalah Retail Sales total termasuk produk otomotif, dan yang lebih berdampak adalah data m/m.

4-5 November 2019: Ritel Australia,

Bulan Agustus lalu, penjualan ritel total Australia m/m naik 0.4%, lebih rendah dari perkiraan naik 0.5%, tetapi menjadi yang tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya penjualan di toko makanan, pakaian, dan Department Stores. Dalam basis tahunan (y/y), penjualan ritel naik 2.3%, terendah sejak bulan Desember 2017.

Untuk bulan September 2019, diperkirakan penjualan ritel total m/m akan kembali naik 0.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD menguat.

 

  • Jam 16:30 WIB: indeks kepercayaan investor kawasan Euro versi Sentix bulan November 2019 (Berdampak medium pada EUR).

Indeks ini dirilis oleh Sentix sekali dalam sebulan, dan merupakan indikator awal bagi aktivitas perekonomian kawasan Euro. Indeks dibuat dengan melakukan survei pada sekitar 2800 investor dan analis mengenai pendapat mereka tentang kondisi perekonomian kawasan untuk 6 bulan ke depan. Indeks kepercayaan investor ini menggunakan angka nol sebagai patokan. Angka rilis di atas nol menunjukkan optimisme, sedangkan dibawah nol menunjukkan pesimisme.

4-5 November 2019: Ritel Australia,

Bulan Oktober lalu, indeks kepercayaan investor kawasan Euro berada pada angka -16.8, lebih rendah dari perkiraan -12.9, dan merupakan yang terendah sejak bulan April 2013. Untuk bulan November 2019, diperkirakan indeks kepercayaan investor akan naik menjadi -13.2. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

 

  • Jam 20:00 WIB: data Factory Orders AS bulan September 2019 (Berdampak rendah-medium pada USD).

Data ini mengukur perubahan persentase order pembelian produk-produk manufaktur dan industri AS dalam sebulan. Factory Orders adalah indikator awal bagi output produksi yang menunjukkan tingkat permintaan, yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi pertumbuhan.

4-5 November 2019: Ritel Australia,

Bulan Agustus lalu, Factory Orders AS turun 0.1% (atau -0.1%), lebih baik dari perkiraan turun 0.5%, tetapi merupakan yang terendah dalam 3 bulan terakhir. Pada bulan Agustus 2019, permintaan untuk produk-produk sarana transportasi, elektronika, dan komputer mengalami kontraksi.

Untuk bulan September 2019, data ini diperkirakan akan kembali turun 0.5%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Selasa, 5 November 2019:

  • Jam 01:30 WIB: pidato Presiden ECB Christine Lagarde (Berdampak tinggi pada EUR).

Christine Lagarde

Presiden ECB yang baru, Christine Lagarde, dijadwalkan berbicara pada acara Publishers' Night 2019 di Berlin. Isi pidato Lagarde bisa dibaca di sini.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin
290811

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.