6 Desember 2017: BoC Meeting, ADP Non Farm AS, GDP Australia

Data berdampak hari ini adalah suku bunga dan statement BoC, ADP Non Farm Employment Change AS, GDP Australia, persediaan minyak AS dan CPI Swiss.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Rabu, 6 Desember 2017:

Angka GDP menyatakan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu, dan dinyatakan dalam persentase perubahan dibandingkan periode sebelumnya. Tidak seperti negara-negara mata uang utama lainnya yang merilis data GDP per kwartal 3 kali (preliminary, second release dan final), Australia hanya merilis sekali per kwartal pada sekitar 65 hari setelah berakhirnya kwartal tersebut.

6 Desember 2017: BoC Meeting, ADP Non

 

Kwartal kedua lalu GDP Australia tumbuh 0.8% quarter per quarter (q/q), sesuai dengan perkiraan dan lebih tinggi dari kwartal sebelumnya yang tumbuh 0.3%, sementara untuk quarter per year (q/y) tumbuh 1.8%, terendah sejak kwartal ketiga 2009.

Naiknya GDP kwartal kedua tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya pengeluaran konsumen, pengeluaran pemerintah dan ekspor, sementara investasi dan sektor konstruksi non perumahan mengalami kontraksi.

Untuk kwartal ke 3 tahun 2017 diperkirakan GDP Australia q/q akan kembali tumbuh 0.7% sementara untuk q/y diperkirakan tumbuh 3.0% . Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan AUD menguat.

 

CPI adalah indikator utama guna mengukur tingkat inflasi di Swiss, dan karena perekonomian Swiss tidak sebesar negara-negara mata uang utama lainnya, maka data yang dirilis adalah CPI total (termasuk konsumsi makanan dan bahan bakar). Rilis data berupa perubahan CPI dibandingkan bulan sebelumnya (m/m) dan dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y/y). Yang berdampak tinggi adalah data inflasi tahunan atau CPI total y/y.

6 Desember 2017: BoC Meeting, ADP Non

 

Bulan Oktober lalu, inflasi tahunan Swiss naik 0.7%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.6% dan sama dengan bulan sebelumnya (tertinggi sejak bulan Maret 2011), sementara untuk basis bulanan (m/m) CPI total naik 0.1%, sesuai dengan perkiraan dan lebih rendah dari bulan sebelumnya yang naik 0.2%.

Diantara harga barang dan jasa yang mengalami kenaikan adalah harga makanan dan minuman (+0.4%), harga pakaian (+4.1%), perlengkapan rumah (+1.3%), biaya transportasi (+1.7%) dan biaya rekreasi (+0.6%), sementara biaya perawatan kesehatan turun 0.2%.

Untuk bulan November 2017 diperkirakan CPI total y/y akan naik 0.9% dan untuk m/m akan kembali naik 0.1%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan CHF menguat.

 

  • Jam 20:15 WIB: data Non Farm Employment Change AS versi ADP bulan November 2017 (Berdampak tinggi pada USD)

Indikator ini disebut juga dengan ADP Jobs Report atau ADP Employment Report. Data yang dibuat oleh Automatic Data Processing, Inc. (ADP) ini didasarkan pada hasil riset tenaga kerja diluar sektor pertanian oleh ADP Research Institute bekerja sama dengan Moody’s Analytics, dan dianggap sebagai indikator awal data Non-Farm Payrolls (NFP) dari biro statistik tenaga kerja AS yang akan dirilis Jum’at mendatang. Meski versi ADP ini bisa berdampak, namun tidak sebesar dampak rilis NFP.

6 Desember 2017: BoC Meeting, ADP Non

 

Bulan Oktober lalu, perkiraan dari ADP untuk jumlah job di AS akan bertambah 235,000, lebih tinggi dari perkiraan yang akan bertambah 202,000 job dan merupakan perkiraan yang tertinggi sejak bulan Maret lalu. Pertambahan tenaga kerja diperkirakan terjadi pada sektor jasa, keuangan, pendidikan, kesehatan dan tenaga profesional dan bisnis.

Untuk bulan November 2017 diperkirakan jumlah job di AS versi ADP Report akan bertambah 191,000. Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan maka akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 22:00 WIB: hasil meeting BoC : pengumuman suku bunga bulan Desember 2017 (Berdampak tinggi pada CAD):

Suku bunga BoC dijadwalkan di-update 8 kali dalam setahun dengan konsensus (permufakatan) antara anggota dewan gubernur bank sentral. Dalam tahun ini BoC telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak dua kali masing-masing sebesar 0.25% yaitu pada 12 Juli ke +0.75%, yang merupakan kenaikan pertama sejak tahun 2010, dan terakhir pada 6 September lalu ke +1.00%.

6 Desember 2017: BoC Meeting, ADP Non

 

Kenaikan pertama dipicu oleh pertumbuhan ekonomi Canada yang terus membaik sehingga perlu penyesuaian tingkat suku bunga, dan kenaikan terakhir yang menyebabkan CAD menguat signifikan juga disebabkan oleh GDP Canada kwartal kedua tahun ini yang melonjak ke +1.1% q/q dan +3.7% q/y, tertinggi dalam 6 tahun terakhir, serta inflasi tahunan bulan Juli yang kembali naik 1.2%.

Pada meeting terakhir 25 Oktober lalu, BoC mempertahankan suku bunga pada level +1.00%. Dalam statement disebutkan kebijakan moneter saat ini sudah tepat. Target inflasi yang +2% diharapkan bisa tercapai pada kwartal kedua tahun 2018, sementara investasi bisnis dan ekspor diharapkan bisa terus mendukung pertumbuhan. Meski demikian pasar tenaga kerja masih mengalami perlambatan termasuk tingkat pertumbuhan upah.

Dengan GDP kwartal ke-3 yang merosot ke +0.4% (rilis GDP Canada 1 Desember lalu), dan inflasi tahunan bulan Oktober yang turun ke +1.4% dibandingkan bulan sebelumnya yang +1.6%, maka untuk bulan Desember 2017 ini diperkirakan BoC akan mempertahankan suku bunga acuan pada +1.00%. Jika BoC kembali menaikkan suku bunga maka CAD akan menguat. Statement untuk meeting hari ini bisa dibaca disini.

 

  • Jam 22:30 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 1 Desember 2017 (Berdampak tinggi pada WTI/USD dan CAD)

Data ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels, yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barrel) untuk industri di AS.

Meski indikator ini dirilis oleh AS namun berdampak juga pada CAD mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Canada. Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi.

6 Desember 2017: BoC Meeting, ADP Non

 

Minggu lalu, persediaan minyak untuk industri berkurang 3.43juta barrel, lebih rendah dari perkiraan yang akan berkurang 2.50 juta barrel dan yang terendah sejak awal Oktober lalu. Untuk minggu ini diperkirakan akan kembali berkurang 3.50 juta barrel.

Jika persediaan minyak di AS lebih tinggi dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung melemah karena diasumsikan permintaan akan berkurang. Sebaliknya jika lebih rendah dari perkiraan maka harga WTI/USD akan cenderung menguat karena diasumsikan permintaan akan meningkat.

Namun demikian persediaan minyak di AS hanya salah satu faktor yang menggerakkan harga minyak dunia, yang paling berdampak adalah kebijakan negara-negara penghasil minyak mengenai kuota produksi, pernyataan pejabat negara penghasil minyak dan situasi politik di timur tengah. Rilis data persediaan minyak di AS tidak bisa dipastikan akan selalu mempengaruhi harga minyak dunia.
Baca juga: OPEC Umumkan Ekstensi Kuota, Harga Minyak Dihantam Produksi AS

Keterangan
: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex .

Arsip Analisa By : Martin

Bagaimana reaksi Anda tentang analisa ini?

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 79.65 -3
AUD/USD 0.7085 0
EUR/CHF 1.1412 -2
EUR/USD 1.1469 -2
GBP/JPY 145.95 -5
GBP/USD 1.2982 -2
NZD/USD 0.6551 -3
USD/CAD 1.3088 4
USD/CHF 0.9952 4
USD/JPY 112.43 -7
24 Oct 05:10